

Biaya gas Ethereum adalah elemen krusial dalam jaringan Ethereum yang secara langsung memengaruhi biaya transaksi dan pengalaman pengguna. Memahami biaya ini dan mengetahui kapan biaya gas berada di titik terendah dapat memberikan manfaat signifikan bagi pengguna blockchain Ethereum. Artikel ini membahas secara mendalam seluk-beluk biaya gas Ethereum, fluktuasinya, serta strategi untuk meminimalkan biaya.
Biaya gas Ethereum merupakan pembayaran yang dilakukan oleh pengguna sebagai kompensasi atas energi komputasi yang diperlukan untuk memproses dan memvalidasi transaksi di jaringan Ethereum. Biaya ini dinyatakan dalam satuan gwei, yaitu pecahan dari Ether (ETH), di mana 1 gwei setara dengan 0,000000001 ETH. Biaya gas menjadi insentif bagi validator untuk memasukkan transaksi ke dalam blok, sekaligus menjaga efisiensi jaringan.
Gas di Ethereum berfungsi sebagai ukuran atas upaya komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu operasi di jaringan. Setiap transaksi atau eksekusi smart contract membutuhkan jumlah gas tertentu, yang kemudian dikalikan dengan harga gas untuk menentukan total biaya. Pengguna dapat menetapkan harga gas sesuai preferensi; harga yang lebih tinggi biasanya mempercepat proses transaksi. Sistem ini tidak hanya memberikan insentif bagi validator, tetapi juga mencegah spam di jaringan dengan membuat pengiriman transaksi berlebihan menjadi mahal.
Biaya gas Ethereum dapat meningkat karena beberapa faktor:
Periode dengan biaya tinggi yang signifikan, seperti masa booming DeFi beberapa tahun terakhir, memperlihatkan bagaimana popularitas jaringan dapat memengaruhi biaya transaksi secara drastis.
Biaya gas Ethereum cenderung lebih rendah saat aktivitas jaringan menurun. Hal ini umumnya terjadi:
Namun, perlu diingat bahwa walaupun biaya gas lebih rendah di waktu-waktu tersebut, pemrosesan transaksi bisa lebih lambat akibat partisipasi jaringan yang berkurang.
Berbagai strategi dapat digunakan untuk meminimalkan biaya gas Ethereum:
Memahami biaya gas Ethereum dan fluktuasinya sangat penting untuk berpartisipasi secara efisien di ekosistem Ethereum. Dengan memanfaatkan pengetahuan tentang pola biaya, menggunakan alat optimasi, serta menjajaki solusi layer 2, pengguna dapat menekan biaya transaksi secara signifikan. Seiring jaringan Ethereum terus berkembang, memahami dinamika biaya gas akan menjadi keahlian utama bagi seluruh pengguna Ethereum, baik peserta kasual maupun trader tingkat lanjut di dunia decentralized finance.
Biaya gas ETH biasanya paling rendah pada pagi hari antara pukul 01.00 hingga 02.00 UTC, atau malam hari antara pukul 21.00 hingga 23.00 UTC.
Biaya gas umumnya paling rendah pada hari Senin. Hari Jumat juga cenderung memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan hari kerja lainnya.
Biaya gas biasanya paling rendah antara pukul 05.00-08.00 CET. Untuk penghematan lebih, gunakan harga gas rendah di luar jam sibuk.
Gunakan waktu di luar jam sibuk, atur pengaturan harga gas, dan pertimbangkan solusi Layer 2 untuk transaksi ETH yang lebih hemat.











