


Sejak 2016, Brad Garlinghouse memimpin Ripple, membimbing perusahaan melewati fase pertumbuhan pesat dan tantangan regulasi yang kompleks. Di bawah kepemimpinannya, Ripple berkembang dari startup awal menjadi pemain utama di industri teknologi keuangan. Sebelum bergabung dengan Ripple, Garlinghouse menduduki posisi senior di Yahoo dan AOL, memperoleh pengalaman luas dalam inovasi digital dan manajemen. Visi strategisnya untuk Ripple berpusat pada pemanfaatan XRP, aset digital asli XRP Ledger, sebagai solusi transaksi internasional yang lebih cepat dan efisien.
Produk utama Ripple, RippleNet, merupakan jaringan pembayaran global berbasis blockchain yang telah diadopsi lebih dari 300 institusi keuangan di 40 negara. Platform ini memungkinkan pengiriman pesan, kliring, dan penyelesaian transaksi secara real-time. Pendekatan Ripple terhadap blockchain technology menonjol karena memprioritaskan efisiensi waktu dan biaya transaksi—dua kendala besar pada sistem perbankan tradisional. Misalnya, pembayaran lintas negara melalui bank konvensional biasanya memakan waktu 3-5 hari, sedangkan dengan RippleNet, transaksi dapat selesai dalam hitungan detik.
Penggunaan teknologi Ripple oleh bank dan institusi keuangan besar dunia membuktikan efektivitas dan potensinya dalam mendisrupsi lanskap keuangan tradisional. Lembaga keuangan global seperti Santander, Axis Bank, dan Standard Chartered memanfaatkan RippleNet untuk meningkatkan layanan pembayaran lintas negaranya. Adopsi luas ini tidak hanya mempertegas kepemimpinan dan visi Garlinghouse, tetapi juga menandai pergeseran besar menuju sistem keuangan yang lebih terbuka dan saling terhubung.
Meski sukses, Ripple menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam aspek regulasi. Pada Desember 2020, U.S. Securities and Exchange Commission menggugat Ripple Labs dengan tuduhan penjualan XRP sebagai penawaran sekuritas yang tidak terdaftar. Proses hukum ini menjadi episode penting yang dapat membawa dampak luas bagi industri cryptocurrency secara umum. Brad Garlinghouse secara aktif menyuarakan perlunya kerangka regulasi yang jelas untuk aset kripto dan terlibat langsung dengan para pembuat kebijakan guna mendorong inovasi di industri ini.
Perkembangan sistem pembayaran terus menunjukkan tren digitalisasi dan desentralisasi yang semakin kuat. Teknologi blockchain yang dikembangkan Ripple menjadi pionir perubahan ini. Kemampuan mengirim uang secara global secara instan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas inklusi keuangan ke wilayah yang selama ini kurang terlayani perbankan. Seiring meningkatnya adopsi mata uang digital, peran perusahaan inovatif seperti Ripple akan semakin krusial dalam membentuk ekosistem keuangan global.
Kepemimpinan Brad Garlinghouse sebagai CEO Ripple Labs diwarnai pencapaian besar dan tantangan berat. Upayanya memajukan teknologi blockchain untuk aplikasi keuangan menunjukkan perubahan mendasar menuju sistem finansial yang lebih efisien dan inklusif. Meski Ripple masih menghadapi tantangan regulasi, teknologinya tetap menjadi elemen penting dalam evolusi infrastruktur pembayaran global. Dengan pengaruh pasar dan potensi pertumbuhan ke depan, Ripple menegaskan posisinya sebagai pemain utama industri fintech yang mengubah cara uang bergerak secara global.
Brad Garlinghouse adalah pengusaha asal Amerika Serikat dan CEO Ripple Labs, perusahaan teknologi blockchain. Ia bergabung dengan Ripple sebagai COO pada 2015 dan kemudian menjabat sebagai CEO. Ia memimpin pengembangan solusi cryptocurrency dan teknologi keuangan.
Brad Garlinghouse menjabat sebagai Chief Executive Officer Ripple sekaligus anggota dewan direksi. Tanggung jawab utamanya adalah mengelola strategi serta operasi perusahaan di sektor blockchain dan pembayaran digital.
Brad Garlinghouse merupakan pendukung kuat cryptocurrency dan teknologi blockchain, khususnya untuk pembayaran lintas negara serta kerangka regulasinya. Ia menilai teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi sistem keuangan dan secara aktif berbagi wawasan tentang evolusi aset digital di forum industri.
Selama kepemimpinan Brad Garlinghouse, Ripple sukses meluncurkan aset digital XRP, memperluas jaringan pembayaran melalui kemitraan global, serta meraih kemenangan hukum penting yang memperkuat reputasi dan posisi pasar perusahaan.
Brad Garlinghouse mengumumkan bahwa SEC mencabut bandingnya terhadap Ripple pada Maret 2025, menandai kemenangan hukum besar. Setelah proses hukum empat tahun, XRP dinyatakan bukan sekuritas dalam perdagangan publik, meski penjualan langsung ke institusi membutuhkan penyelesaian. Hasil ini menunjukkan adanya fleksibilitas regulasi terhadap aset kripto.
Brad Garlinghouse memperkirakan XRP akan menguasai 14% pembayaran lintas negara SWIFT dalam lima tahun ke depan, dengan nilai penyelesaian tahunan sekitar 210 triliun dolar, menegaskan potensi besar XRP di pasar pembayaran global.











