

Transaksi Bitcoin Pizza menandai pembelian barang fisik pertama menggunakan Bitcoin di dunia nyata—dua pizza. Artikel ini membahas perjalanan peristiwa legendaris tersebut, mulai dari latar sejarah hingga maknanya yang tetap hidup di komunitas kripto.
Transaksi ikonik ini lahir dari pertukaran sederhana: 10.000 BTC untuk dua pizza. Pada 22 Mei 2010, ketika Bitcoin masih belum dikenal luas, Laszlo Hanyecz, seorang programmer di Florida, memutuskan membeli makanan dengan Bitcoin. Ia menawarkan 10.000 BTC untuk dua pizza di forum cryptocurrency. Tawaran itu diterima, pizza dipesan, dan diantar ke rumah Laszlo. Peristiwa ini menjadi kali pertama Bitcoin digunakan untuk membeli barang fisik di dunia nyata.
Pada 2010, Bitcoin nyaris tak punya nilai pasar nyata. Laszlo Hanyecz tak mencari keuntungan; ia ingin membuktikan Bitcoin bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Transaksi 10.000 BTC untuk dua pizza bukan terobosan teknis, tapi merupakan lompatan simbolis besar. Peristiwa ini membuktikan Bitcoin dapat menjadi metode pembayaran nyata, meski dalam lingkup kecil.
Saat transaksi berlangsung, 10.000 BTC bernilai sekitar $41 USD. Pada November 2025, dengan harga Bitcoin sekitar $180.000, 10.000 BTC bernilai sekitar $1,8 miliar. Lonjakan nilai yang luar biasa ini membuat pizza tersebut dijuluki "pizza termahal dalam sejarah manusia."
Laszlo Hanyecz, sosok di balik transaksi pizza ini, merupakan developer penuh semangat dan pionir Bitcoin. Ia selalu menegaskan tidak menyesal melakukan transaksi tersebut karena tujuannya adalah membuktikan Bitcoin dapat digunakan di dunia nyata. Tindakannya menjadi preseden dan mendorong Bitcoin mendapat perhatian, pengguna, dan kepercayaan.
Hari jadi transaksi ini menjadi perayaan budaya tahunan komunitas kripto global. Perusahaan kripto besar mengadakan acara seperti pembagian pizza gratis, airdrop cryptocurrency, dan promo trading. Pertemuan lokal dan aktivitas media sosial berperan besar dalam perayaan ini, menampilkan semangat kreatif komunitas Web3.
Kisah transaksi ini memberikan pelajaran penting soal pola pikir investasi, keyakinan pada teknologi baru, dan pentingnya visi jangka panjang. Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa sukses di kripto atau investasi apa pun menuntut pandangan di luar volatilitas jangka pendek serta pemahaman bahwa waktu pengambilan keuntungan adalah seni, bukan ilmu pasti.
Transaksi ini tetap menjadi simbol historis dari teknologi revolusioner, pengingat semangat pionir, dan inspirasi bagi era Web3. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana kejadian kecil mampu mengubah cara pandang dunia terhadap teknologi baru dan memotivasi startup, developer, serta investor untuk menciptakan pengalaman nyata yang bisa mengubah segalanya.
Jika Genesis Block atau peluncuran cryptocurrency besar lain berfokus pada infrastruktur, transaksi Bitcoin Pizza terhubung langsung dengan kehidupan sehari-hari. Momen ini menjadi saat blockchain keluar dari teori dan masuk ke dunia nyata, menjadikannya ikon budaya unik di ekosistem kripto.
Transaksi Bitcoin Pizza bukan sekadar perayaan pembelian pizza. Peristiwa ini menandai transisi cryptocurrency dari konsep teoretis ke aplikasi nyata. Kisah ini terus menginspirasi dan mengingatkan tentang pentingnya semangat pionir, visi jangka panjang, serta potensi perubahan besar di dunia finansial dan teknologi. Ketika kita mengenang momen penting ini, kita diingatkan pada evolusi berkelanjutan cryptocurrency dan potensinya mengubah masa depan finansial kita.
Ya, pada tahun 2010, Laszlo Hanyecz membayar 10.000 Bitcoin untuk dua pizza. Transaksi ini kini diperingati sebagai Hari Pizza Bitcoin.
Pada 2010, 10.000 Bitcoin bernilai sekitar $30. Jumlah tersebut kini bernilai jutaan pada tahun 2025.
Hingga tahun 2025, 10.000 Bitcoin itu bernilai lebih dari $500 juta, menyoroti pertumbuhan nilai Bitcoin yang luar biasa sejak transaksi pizza pada 2010.
Laszlo Hanyecz, pembeli pizza 10.000 BTC, kini hidup secara pribadi. Lokasinya tidak diketahui, namun pembelian pizza 10.000 BTC miliknya sekarang bernilai jutaan.











