
Pemindahan aset dari exchange terpusat ke wallet terdesentralisasi merupakan proses utama dalam perdagangan cryptocurrency. Terdapat dua langkah penting: pertama, deposit dengan menggunakan mata uang fiat untuk membeli aset kripto di exchange, dan kedua, penarikan dengan memindahkan aset tersebut ke wallet pribadi Anda.
Exchange terpusat menjadi pintu masuk konversi mata uang fiat ke aset kripto, mendukung metode pembayaran umum seperti transfer bank dan kartu kredit. Sebaliknya, wallet terdesentralisasi memberikan kendali penuh atas aset serta memungkinkan integrasi dengan DApps dan partisipasi aktivitas on-chain. Pemahaman mengenai cara memindahkan aset antar platform sangat penting untuk navigasi ekosistem kripto secara optimal.
Exchange terkemuka menyediakan beberapa metode pembelian untuk memenuhi kebutuhan beragam pengguna. Setiap metode memiliki karakteristiknya, sehingga pengguna dapat memilih opsi paling sesuai dengan situasi mereka.
Quick Buy merupakan cara paling cepat dan mudah untuk membeli kripto, sangat ideal bagi pengguna baru. Langkah-langkahnya:
Klik [Quick Buy] dan masukkan nominal pembelian. Sistem otomatis menghitung jumlah kripto yang akan Anda terima. Tinjau detailnya, lalu klik [Confirm].
Selanjutnya, pilih metode pembayaran yang tersedia (transfer bank, kartu kredit, atau e-payment). Setelah pesanan dibuat, klik [Next] dan ikuti petunjuk pembayaran kepada penjual. Setelah pembayaran selesai, tunggu hingga aset kripto masuk ke akun Anda.
Keunggulan utama Quick Buy adalah prosesnya yang sederhana dan cepat, meski harga bisa sedikit lebih tinggi dari harga pasar. Metode ini cocok untuk transaksi kecil atau pembelian dengan urgensi tinggi.
C2C (Customer to Customer) memungkinkan pengguna bertransaksi langsung, memberikan fleksibilitas harga lebih besar. Prosesnya sebagai berikut:
Buka halaman pembelian C2C dan filter penjual sesuai nominal yang diinginkan. Anda dapat melihat riwayat transaksi, rating, dan harga setiap penjual.
Setelah memilih penjual, klik [Buy] dan masukkan jumlah pembelian. Ketika pesanan tercipta, klik [Next] dan ikuti instruksi pembayaran. Setelah penjual mengonfirmasi penerimaan, aset kripto akan dilepaskan ke akun Anda.
Perdagangan C2C menawarkan harga yang lebih kompetitif serta pilihan pembayaran yang beragam, namun waktu transaksi bisa lebih lama. Metode ini cocok untuk transaksi bernilai besar atau bagi pengguna yang berfokus pada efisiensi biaya.
Setelah membeli kripto di exchange, penarikan ke wallet terdesentralisasi memberikan kendali penuh serta akses ke DApps dan layanan on-chain lainnya. Proses penarikan meliputi langkah-langkah berikut:
Buka aplikasi exchange dan akses fitur [Withdraw] dari halaman aset. Pilih aset kripto yang akan ditarik (misal, USDT).
Pastikan [On-chain Transfer] sudah dipilih, lalu masukkan jumlah penarikan. Perhatikan batas minimum dan biaya penarikan.
Selanjutnya, pilih jaringan yang kompatibel dengan wallet terdesentralisasi Anda. Langkah ini sangat krusial—pemilihan jaringan yang salah dapat menyebabkan aset hilang. Masukkan alamat wallet yang sesuai dengan jaringan yang dipilih.
Periksa semua detail dan kirim permintaan penarikan. Lakukan verifikasi keamanan exchange (misal SMS atau email) untuk memulai proses penarikan.
Setelah transaksi terkonfirmasi di blockchain, aset kripto akan muncul di wallet terdesentralisasi Anda. Waktu konfirmasi bervariasi sesuai kepadatan jaringan, biasanya antara beberapa menit hingga puluhan menit.
Pemilihan jaringan yang tepat menjadi langkah krusial dalam proses penarikan. Setiap jaringan memiliki keunikan serta struktur biaya tersendiri:
BEP20 Network (BSC): Berbasis Binance Smart Chain, BEP20 menawarkan biaya rendah (sekitar 1 USDT) dan konfirmasi cepat, ideal untuk interaksi DApps di ekosistem BSC.
TRC20 Network (Tron): Berjalan di blockchain Tron, TRC20 memberikan biaya sangat rendah (sekitar 1 USDT) dan konfirmasi cepat, cocok bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi.
Polygon Network: Polygon merupakan solusi Layer 2 untuk Ethereum dengan biaya rendah (sekitar 1 USDT) dan kompatibilitas tinggi di ekosistem Ethereum.
ERC Network (Ethereum): Sebagai jaringan paling populer, ERC (Ethereum) cenderung memiliki biaya lebih tinggi (dapat mencapai puluhan USDT) dan waktu konfirmasi lebih lama saat terjadi kemacetan jaringan.
Kesesuaian Jaringan dan Alamat: Selalu pastikan jaringan penarikan sesuai dengan alamat jaringan wallet penerima. Contohnya, jika memilih BEP20, gunakan alamat BSC wallet Anda. Penggunaan jaringan yang tidak sesuai dapat menyebabkan aset hilang secara permanen.
Perhatikan Biaya: Penarikan USDT umumnya memakai jaringan BEP20, Polygon, atau TRC20 yang semuanya memiliki biaya rendah (sekitar 1 USDT). Untuk nilai penarikan besar, pilih jaringan dengan biaya paling efisien.
Pilih Sesuai Kebutuhan: Jika penarikan dilakukan untuk keperluan DApps atau aktivitas on-chain, pilih jaringan yang didukung DApps tersebut. Misal, jika DApp hanya mendukung BSC, tarik USDT via BEP20.
Transfer Uji Coba: Saat pertama kali menggunakan jaringan untuk penarikan, lakukan transfer kecil sebagai uji coba agar memastikan penerimaan sebelum memindahkan dana utama.
Verifikasi Alamat: Selalu periksa ulang alamat penarikan Anda. Kesalahan saat menyalin, menempel, atau memasukkan alamat dapat menyebabkan aset hilang tanpa dapat dikembalikan.
Gunakan Platform Resmi: Pastikan selalu menggunakan aplikasi dan situs web resmi untuk exchange dan wallet. Hindari situs palsu atau aplikasi tiruan.
Perlindungan Private Key: Simpan private key dan mnemonic phrase wallet terdesentralisasi Anda secara aman, jangan pernah membagikannya. Kehilangan private key berarti kehilangan aset selamanya.
Setelah penarikan, Anda dapat melacak transaksi melalui blockchain explorer (misal BscScan atau Tronscan). Masukkan TxHash untuk memeriksa status, jumlah konfirmasi, biaya, dan detail lainnya. Jika transaksi lama belum terkonfirmasi, periksa apakah ada kemacetan jaringan atau masalah terkait.
Exchange terpusat dikelola pihak ketiga, sedangkan wallet terdesentralisasi sepenuhnya dikelola pengguna. Pemindahan aset ke wallet terdesentralisasi meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko platform.
Periksa alamat wallet dengan teliti, lakukan transfer uji coba dalam nominal kecil, pilih jaringan yang sesuai, cek biaya gas, dan lakukan transfer. Jangan pernah membagikan private key dan simpan dengan aman.
Waktu transfer umumnya berkisar antara beberapa menit hingga beberapa jam. Biaya bergantung pada kemacetan jaringan dan harga gas. Biaya gas di jaringan Ethereum biasanya lebih tinggi.
Pastikan alamat wallet benar, hindari DApps yang tidak terverifikasi, backup private key Anda, dan lakukan transfer uji coba untuk mengurangi risiko kehilangan aset.
Penarikan Bitcoin memerlukan waktu konfirmasi lebih lama, sedangkan Ethereum menawarkan transfer lebih cepat berkat interval blok yang singkat dan biaya gas yang dapat disesuaikan.
Transaksi blockchain bersifat irreversible. Jika transfer gagal atau terjadi kesalahan, aset umumnya tidak bisa dipulihkan. Selalu pastikan alamat penerima sebelum transfer.





