

Pasar berkembang di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin kini menjadi pelopor dalam adopsi cryptocurrency karena lingkungan regulasi yang mendukung, akses pembiayaan lebih terjangkau dibandingkan perbankan tradisional, dan kondisi mata uang fiat lokal yang tidak stabil sehingga mendorong kebutuhan solusi keuangan alternatif. Secara total, wilayah ini dihuni sekitar 2,7 miliar penduduk, sehingga sangat menarik bagi proyek Web3 yang ingin memperluas basis pengguna dan dampaknya.
Perpaduan kemajuan teknologi, kebutuhan finansial, dan keterbukaan regulasi menghadirkan peluang unik bagi proyek blockchain untuk menjangkau populasi yang selama ini kurang terlayani oleh sektor keuangan dan hiburan konvensional. Kelompok demografi ini menjadi peluang pasar yang besar sekaligus menandakan kebutuhan nyata akan alat keuangan yang mudah diakses.
Jambo adalah proyek Web3 pionir yang secara strategis berfokus pada ekspansi di pasar berkembang. Proyek ini bertujuan membangun jaringan terdesentralisasi pertama yang tersebar secara global dan berbasis teknologi cryptocurrency, khusus untuk populasi mobile-first di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.
Strategi utama Jambo adalah mendistribusikan smartphone terjangkau bernama JamboPhone, yang dilengkapi aplikasi dan fitur cryptocurrency. Perangkat ini memungkinkan pengguna mengakses decentralized finance (DeFi), terlibat dalam game berbasis blockchain, dan memanfaatkan aplikasi blockchain mutakhir lainnya. Dengan menggabungkan akses perangkat keras dan fungsionalitas kripto, Jambo menghapus hambatan tradisional yang selama ini menghalangi adopsi massal Web3 di pasar berkembang.
Proyek ini memanfaatkan potensi konsumen yang terus tumbuh di pasar-pasar tersebut sekaligus memperluas inklusi keuangan. Pendekatan ganda ini membuka akses teknologi cryptocurrency bagi populasi yang sebelumnya diabaikan industri perbankan dan hiburan, menciptakan peluang ekonomi baru serta jalur partisipasi digital. Pengguna dapat terhubung dengan platform aset digital utama dan ekosistem trading untuk memperluas peluang finansial.
JamboPhone menghadirkan inovasi dalam menjembatani akses perangkat keras dan fungsionalitas Web3. Smartphone terjangkau ini telah dipasangi aplikasi cryptocurrency dan mekanisme reward, khusus bagi pengguna di lebih dari 120 negara pasar berkembang. Integrasi fitur kripto langsung ke perangkat memudahkan akses ke digital finance dan layanan blockchain lain tanpa memerlukan keahlian teknis atau pengaturan rumit.
Di inti ekosistem Jambo terdapat token J, yang menjalankan berbagai fungsi utama di platform. Token ini memfasilitasi pembayaran antar pengguna, distribusi reward dan insentif untuk mendorong partisipasi jaringan, serta pemberdayaan dalam pengambilan keputusan tata kelola platform. Struktur tokenomics ini menciptakan insentif yang selaras, menghubungkan pertumbuhan jaringan, keterlibatan pengguna, dan tata kelola komunitas untuk memastikan pengembangan ekosistem berkelanjutan.
Jambo merupakan langkah penting dalam mendemokratisasi akses teknologi Web3 di pasar berkembang. Dengan kombinasi perangkat keras terjangkau, fungsionalitas cryptocurrency terintegrasi, dan sistem tokenomics yang matang, proyek ini mengatasi berbagai hambatan nyata dalam adopsi blockchain sekaligus memenuhi kebutuhan pasar. Inisiatif JamboPhone membuktikan bahwa desain produk yang visioner dan fokus pasar strategis dapat menjembatani inovasi Web3 dengan akses nyata, khususnya bagi masyarakat di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin yang paling diuntungkan dari sistem keuangan terdesentralisasi dan aplikasi blockchain.
Jambo crypto (J) adalah governance token untuk proyek blockchain Jambo, yang menghadirkan solusi keuangan terdesentralisasi dengan skalabilitas dan keamanan. Token ini memfasilitasi tata kelola, interaksi lintas-chain, dan partisipasi jaringan. Diluncurkan pada 2025, token ini menjadi penggerak ekosistem blockchain mobile inovatif yang dirancang untuk adopsi Web3 secara massal.








