


Proof of Reserves (PoR) kini menjadi konsep penting dalam industri cryptocurrency, terutama setelah terjadinya kegagalan beberapa bursa utama dalam beberapa tahun terakhir. Artikel ini membahas secara mendalam tentang PoR, cara penerapannya, keterbatasannya, serta panduan menemukan audit PoR.
Proof of Reserves merupakan proses audit yang bertujuan memastikan bahwa platform atau bursa cryptocurrency memiliki dana yang memadai untuk memenuhi seluruh permintaan nasabahnya. PoR bertujuan menjaga rasio aset dan liabilitas tetap 1:1, sehingga membangun kepercayaan di kalangan trader dan pengguna. PoR digunakan tidak hanya pada bursa terpusat, tetapi juga dalam protokol decentralized finance (DeFi) maupun issuer wrapped token.
Audit PoR umumnya menggunakan teknologi verifikasi kriptografi bernama Merkle tree. Metode ini memungkinkan pengumpulan data liabilitas bursa tanpa mengorbankan privasi nasabah. Proses audit meliputi:
Meski bermanfaat, PoR memiliki sejumlah batasan:
Keterbatasan ini menegaskan pentingnya peningkatan dan standarisasi berkelanjutan dalam praktik PoR.
Trader dapat memperoleh audit PoR melalui berbagai sumber berikut:
Dengan memanfaatkan sumber-sumber tersebut, trader dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait platform penyimpanan aset.
Proof of Reserves kini menjadi alat utama dalam membangun kembali kepercayaan ekosistem cryptocurrency. Meski menyediakan gambaran kesehatan finansial bursa, penting untuk memahami keterbatasannya. Seiring perkembangan industri crypto, mekanisme PoR diperkirakan akan semakin maju dan terstandarisasi, memberikan transparansi dan keamanan lebih bagi pengguna di seluruh dunia.
PoC dalam crypto adalah Proof of Concept, yaitu demonstrasi untuk memastikan konsep atau teori tertentu berpotensi diaplikasikan pada dunia nyata. Dalam blockchain, istilah ini merujuk pada tahap demonstrasi awal suatu proyek.
Proof of Reserve pada USDT merupakan metode verifikasi bahwa penerbit stablecoin memiliki cadangan yang memadai untuk mendukung seluruh token yang beredar, sehingga memastikan transparansi dan kepercayaan dalam ekosistem USDT.
Proof of reserve hanya memverifikasi aset pada waktu tertentu dan bukan secara berkelanjutan. Pendekatan ini tidak dapat mendeteksi perubahan secara real-time maupun mencegah potensi penyalahgunaan dana di masa depan.










