

Euro stablecoin merupakan jenis cryptocurrency yang dipatok pada euro dan dirancang untuk menjaga stabilitas harga. Euro stablecoin mengatasi masalah volatilitas harga pada cryptocurrency, sehingga menjadi pilihan utama bagi investor maupun pengguna yang ingin melindungi nilai aset dari fluktuasi. Dengan mengaitkan nilainya pada mata uang fiat, euro stablecoin memadukan keunggulan teknologi blockchain dengan keandalan mata uang tradisional Eropa.
EURS, stablecoin yang diterbitkan oleh Stasis yang berbasis di Malta, menonjol sebagai contoh sukses. Dengan patokan 1:1 terhadap euro, EURS menawarkan manfaat blockchain sekaligus stabilitas dari fiat euro. Setiap token EURS sepenuhnya dijamin oleh euro sungguhan yang disimpan dalam cadangan, sehingga memastikan keandalan dan transparansi.
Stablecoin mulai hadir di pasar kripto untuk mengatasi volatilitas ekstrem pada cryptocurrency utama seperti Bitcoin dan Ethereum. Namun, mayoritas stablecoin awalnya dipatok ke dolar AS sehingga membatasi manfaatnya bagi perdagangan dan keuangan di Eropa.
Menyadari kebutuhan tersebut, sejumlah perusahaan blockchain mulai mengembangkan dan meluncurkan stablecoin yang dipatok ke euro. Inovasi ini membawa solusi baru bagi sektor keuangan Eropa. Pada 2018, EURS menjadi stablecoin pertama di dunia yang sepenuhnya dipatok ke euro dan didukung 1:1 oleh euro dalam cadangan khusus. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan stablecoin dan memperluas peluang di pasar kripto.
Euro stablecoin berperan krusial dalam ekosistem kripto maupun keuangan tradisional:
Penyimpan Nilai yang Andal: Euro stablecoin menyediakan stabilitas di tengah volatilitas pasar kripto, sehingga pengguna dapat mempertahankan nilai aset tanpa terkena risiko fluktuasi harga. Fitur ini sangat relevan bagi investor dan trader jangka panjang yang ingin meminimalkan risiko.
Memfasilitasi Pertukaran Mata Uang: Berperan sebagai jembatan efisien antara fiat dan kripto, euro stablecoin mempermudah proses konversi dan pertukaran. Nilai yang stabil memungkinkan pengguna bergerak cepat antara pasar kripto dan pasar tradisional.
Alat untuk Transaksi Internasional: Euro stablecoin mendukung remitansi dan pembayaran lintas negara, sehingga transfer global menjadi lebih cepat dan hemat biaya. Teknologi blockchain menghilangkan perantara dan mempercepat proses penyelesaian.
Fondasi untuk Aplikasi Keuangan Terdesentralisasi: Euro stablecoin menjadi fondasi bagi aplikasi DeFi, seperti pinjaman, peminjaman, dan berbagai layanan keuangan lain yang membutuhkan aset stabil dan terpercaya.
Kemunculan euro stablecoin membuka peluang baru untuk perbankan, remitansi, dan transaksi daring di Eropa. Euro stablecoin memungkinkan transaksi kripto yang lancar dan stabil, menurunkan risiko harga, serta mempercepat adopsi blockchain di sektor keuangan Eropa.
Euro stablecoin juga menghadirkan akses ke keuangan terdesentralisasi (DeFi), membuka peluang imbal hasil investasi kripto bagi pengguna Eropa. Pengguna dapat berpartisipasi dalam ekosistem kripto global dengan risiko mata uang yang minim. Inovasi-inovasi ini mentransformasi lanskap keuangan tradisional dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Eropa.
Euro stablecoin terus berkembang dan semakin diakui dalam beberapa tahun terakhir. Lembaga keuangan besar dan bank sentral Eropa tengah mengeksplorasi potensi euro digital—calon central bank digital currency (CBDC). Inisiatif seperti proyek euro digital dari European Central Bank mencerminkan konsensus yang semakin kuat mengenai pentingnya stablecoin dan teknologi kripto.
Hal ini menandakan masa depan cerah bagi euro stablecoin dalam lanskap keuangan Eropa dan potensinya untuk menjadi fondasi utama keuangan digital. Pengembangan dan inovasi berkelanjutan akan mendorong adopsi yang lebih luas dan integrasi dengan sistem tradisional.
Euro stablecoin kini menjadi elemen penting di pasar kripto dan semakin berpengaruh di sektor keuangan Eropa. Stabilitas dan kemanfaatannya dalam transaksi membangun jembatan antara keuangan tradisional dan sistem terdesentralisasi. Euro stablecoin siap memperkuat adopsi teknologi blockchain di Eropa dan memainkan peran utama dalam pertumbuhan ekonomi digital kawasan ini.
Euro stablecoin adalah cryptocurrency yang dipatok pada euro dan sepenuhnya didukung oleh cadangan euro. EURC merupakan euro stablecoin terbesar, didukung oleh euro sungguhan di bank-bank Eropa yang teregulasi. Berbeda dengan stablecoin dolar (USDC, USDT), euro stablecoin dirancang khusus untuk transaksi berdenominasi euro dan sesuai standar MiCA.
Euro stablecoin menjaga stabilitas melalui mekanisme agunan dengan aset nyata, termasuk euro dan aset kripto. Mekanisme tersebut mengandalkan proses pencetakan, pembakaran, serta struktur insentif untuk mempertahankan patokan terhadap euro.
Anda bisa memperoleh euro stablecoin di platform terkemuka dengan menukar USDT atau stablecoin lainnya. Token ini kompatibel dengan dompet populer seperti MetaMask, Trust Wallet, dan dompet perangkat keras. Setelah pembelian, dana akan tersedia di dompet pilihan Anda dan siap dipakai dalam protokol DeFi maupun transfer.
Euro stablecoin menawarkan perlindungan tinggi berkat dukungan cadangan dan pengawasan regulasi. Risiko utama meliputi tingkat adopsi yang masih rendah, ketidakpastian regulasi, dan ketergantungan pada kredibilitas penerbit. European Central Bank secara aktif mengawasi perkembangan pasar ini.
Kelebihan: euro stablecoin melindungi pengguna dari volatilitas dolar dan memberikan kemudahan untuk masyarakat Eropa. Kekurangan: likuiditas lebih rendah, volume perdagangan lebih kecil, serta jangkauan terbatas dibanding stablecoin dolar.
Euro-stablecoin diatur di bawah kerangka MiCA di Uni Eropa. UE kini tengah mengembangkan euro digital dan mendorong iklim kripto yang kondusif. Euro stablecoin semakin mendapat tempat sebagai alternatif dolar di kawasan Eropa.
Euro stablecoin EURAU diterbitkan oleh perusahaan Jerman AllUnity yang memegang lisensi uang elektronik dari BaFin. Hal ini memastikan keandalan tinggi dan kepatuhan regulasi sesuai standar Eropa.
Euro stablecoin memiliki potensi pertumbuhan besar seiring upaya Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada dolar. Volume perdagangan diperkirakan meningkat sejalan dengan ekspansi DeFi, pembayaran lintas negara, dan tokenisasi aset. Pada 2029, pasar euro stablecoin diperkirakan akan tumbuh pesat bersamaan dengan kemunculan euro digital.











