


Solana Mobile, anak perusahaan Solana Labs, mempersembahkan Saga—ponsel Android flagship yang dirancang dengan fitur dan fungsi eksklusif, terintegrasi langsung dengan blockchain Solana. Perangkat ini dihadirkan untuk memudahkan serta mengamankan transaksi web3 dan pengelolaan aset digital, termasuk token dan non-fungible tokens (NFT). Seperti dikemukakan Anatoly Yakovenko, Co-founder Solana: "Hampir 7 miliar orang di dunia menggunakan smartphone dan lebih dari 100 juta memiliki aset digital—dan kedua angka tersebut terus meningkat." Inisiatif Saga Solana menjadi langkah strategis dalam mendorong teknologi blockchain dan pengalaman web3 ke pasar mobile utama.
Nama Saga sendiri sarat makna simbolis. Raj Gokal, Co-founder Solana, menyampaikan, "Kami memilih nama Saga karena kisah crypto masih terus berkembang. Ini adalah babak berikutnya dari narasi tersebut dan kami yakin membuka crypto ke perangkat mobile akan mempercepat adopsi, memperdalam pemahaman, dan menciptakan lebih banyak peluang." Visi ini menegaskan posisi ponsel Solana sebagai langkah penting untuk mendemokratisasi akses teknologi blockchain dan manajemen aset digital.
Bersamaan peluncuran perangkat Saga, Solana Mobile memperkenalkan Solana Mobile Stack—framework Android komprehensif yang memungkinkan developer menciptakan pengalaman mobile terbaik untuk dompet dan aplikasi di blockchain Solana. Framework ini menyertakan komponen "Secure Element" yang didesain khusus untuk manajemen private key, menjawab tantangan utama dalam transaksi kripto di perangkat mobile.
Solana Mobile Stack SDK langsung tersedia bagi developer pasca peluncuran, memungkinkan mereka membangun aplikasi inovatif yang memanfaatkan fitur unik perangkat ini. Pendekatan developer-first ini memastikan ekosistem berkembang secara alami dengan alat dan aplikasi yang mengoptimalkan potensi blockchain pada platform mobile.
Saga dikembangkan dan diproduksi oleh OSOM, perusahaan pengembang Android terkemuka yang timnya berpengalaman membangun hardware untuk perusahaan teknologi besar seperti Google, Apple, dan Intel. Ponsel Solana mengadopsi spesifikasi enterprise untuk mendukung performa web3-nya.
Perangkat ini dilengkapi layar OLED 6,67 inci, RAM 12 GB, penyimpanan internal 512 GB, dan didukung Snapdragon 8+ Gen 1 Mobile Platform flagship terbaru. Fitur keamanan unggulan Snapdragon menjadi fondasi Seed Vault Solana Mobile Stack. Secure Element khusus di perangkat memastikan private key, seed phrase, dan data keamanan kritis terpisah dari aplikasi, namun tetap dapat berinteraksi dengan aplikasi di perangkat maupun browser mobile. Arsitektur ini adalah lompatan besar dalam keamanan mobile untuk aplikasi blockchain dan kripto.
Saga dipasarkan melalui tahap pre-order yang dimulai pada acara peluncuran. Pre-order memerlukan deposit refundable sebesar US$100 yang akan diperhitungkan pada harga akhir perangkat sekitar US$1.000. Skema pre-order memprioritaskan developer, memberi mereka akses awal untuk menguji Solana Mobile Stack dan berkontribusi pada pengembangan ekosistem.
Peserta pre-order awal berhak mendapatkan Saga Pass—NFT khusus yang menyertai batch perdana perangkat Saga. NFT ini menjadi tiket pertama untuk ikut menentukan arah platform Solana Mobile Stack, sekaligus mekanisme governance yang mengapresiasi early adopter dan komunitas.
Kehadiran Saga menjadi tonggak penting dalam menghadirkan teknologi blockchain dan pengalaman web3 ke pengguna mobile arus utama. Dengan menggabungkan hardware mutakhir dan framework software khusus, Solana Mobile membangun ekosistem yang menjawab tantangan teknis, keamanan, dan pengalaman pengguna dalam manajemen aset digital serta kripto berbasis mobile. Ponsel Solana menjadi bukti nyata bahwa platform mobile kini semakin sentral dalam adopsi dan pemanfaatan blockchain. Kolaborasi hardware Saga dan framework Solana Mobile Stack memberikan developer alat canggih untuk membangun aplikasi web3 masa depan, sekaligus menghadirkan pengalaman aman dan seamless bagi pengguna dalam mengakses aset digital dan layanan blockchain.
Solana Mobile menghentikan update software dan keamanan untuk Saga pada tahun 2024, sehingga masa aktif perangkat berakhir. Saga kini tidak lagi mendapat dukungan.
Ponsel Solana menawarkan performa solid dengan fitur integrasi Web3 untuk penggemar kripto. Meski spesifikasi umum mendapat ulasan beragam, pengguna menilai positif fungsionalitas blockchain serta optimasi ekosistem Solana. Pilihan tepat bagi Anda yang mengutamakan akses kripto dan pengalaman Web3 di mobile.
Ponsel Solana mengintegrasikan teknologi blockchain ke OS untuk manajemen kripto yang aman dan dApps. Fitur keamanan hardware, dukungan Web3 native, dompet Seed Vault dengan biometric authentication, serta app store tanpa biaya dengan reward eksklusif menjadi keunggulan utama.
Solana Mobile dikembangkan oleh Solana Labs, pengembang asli Solana yang didirikan Anatoly Yakovenko dan Raj.
Solana Saga Phone menghadirkan keamanan tingkat tinggi, prosesor berperforma tinggi, baterai besar, dan integrasi blockchain seamless. Perangkat ini berharga kompetitif dan dirancang untuk aplikasi terdesentralisasi serta reward digital.
Ponsel Solana dilengkapi Solana Mobile Stack untuk akses Web3 tanpa hambatan, memprioritaskan dompet kripto dan marketplace NFT. Integrasi Android kelas atas memberikan performa unggul dibanding ponsel blockchain lain, dengan transaksi lebih cepat dan pengalaman pengguna lebih optimal untuk DeFi dan aplikasi Web3.











