

Polygon bridge adalah infrastruktur penting yang menghubungkan Ethereum mainnet dengan Polygon sidechain, memungkinkan interoperabilitas tanpa hambatan antara kedua jaringan. Solusi bridging ini memfasilitasi transfer ERC token dan non-fungible token (NFT) secara efisien dan aman pada kedua blockchain. Arsitektur Polygon bridge menyediakan dua jenis bridge: Proof of Stake (PoS) bridge dan Plasma bridge, masing-masing menawarkan mekanisme keamanan serta fungsi yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna.
PoS bridge menggunakan algoritma konsensus Proof of Stake demi menjaga keamanan dan integritas jaringan. Jenis Polygon bridge ini mendukung transfer Ether (ETH) dan sebagian besar standar ERC token, menjadikannya pilihan paling fleksibel untuk pengguna umum. Dengan dukungan token yang luas dan kemudahan penggunaan, PoS bridge direkomendasikan bagi mayoritas pengguna yang ingin mentransfer aset antara jaringan Ethereum dan Polygon.
Sebaliknya, Plasma bridge dirancang khusus bagi pengembang dan pengguna yang menuntut tingkat keamanan yang lebih tinggi. Polygon bridge ini mengadopsi solusi scaling Ethereum Plasma, menambahkan lapisan keamanan melalui mekanisme exit khusus. Plasma bridge mendukung transfer MATIC (token native Polygon), ETH, ERC-20 token, dan ERC-721 token (NFT), memberikan solusi yang kuat bagi pengguna yang membutuhkan jaminan keamanan maksimum.
Polygon bridge beroperasi dengan arsitektur dual consensus yang canggih, menyeimbangkan kecepatan transaksi dan desentralisasi jaringan. Desain inovatif ini memungkinkan Polygon bridge mengoptimalkan performa, sekaligus menjaga tingkat keamanan dan trustless yang tinggi. Arsitektur tersebut sepenuhnya kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan transisi state arbitrer di sidechain serta integrasi lancar dengan aplikasi dan smart contract berbasis Ethereum.
Mekanisme transfer token Polygon bridge sangat istimewa karena menjaga suplai token yang beredar tetap konstan di kedua jaringan. Saat token dipindahkan dari Ethereum ke Polygon, token di Ethereum dikunci di smart contract sehingga keluar dari peredaran. Pada saat yang sama, token pegged dalam jumlah setara dicetak di Polygon dengan rasio 1:1, memastikan suplai total tetap stabil melalui mekanisme Polygon bridge.
Misal, pengguna menjembatani 100 USDC dari Ethereum ke Polygon menggunakan Polygon bridge, maka 100 USDC di Ethereum dikunci dalam kontrak bridge, dan 100 USDC baru dicetak di jaringan Polygon. Untuk proses sebaliknya, saat token dikembalikan ke Ethereum, token pegged di Polygon dibakar (dimusnahkan), dan jumlah token di Ethereum dilepas kembali kepada pengguna.
Kedua jenis Polygon bridge menawarkan karakteristik berbeda dalam hal finalitas transaksi dan jaminan keamanan. PoS bridge menyediakan deposit yang hampir instan, sehingga pengguna bisa mengakses token di Polygon dalam hitungan menit. Namun, penarikan dari PoS bridge membutuhkan periode checkpoint, yang memerlukan beberapa jam hingga jaringan mencapai finalitas. Penundaan ini merupakan fitur keamanan untuk memastikan integritas transfer lintas-chain.
Plasma bridge dengan solusi scaling Ethereum Plasma menawarkan keamanan tambahan lewat mekanisme challenge period. Pendekatan ini memberi perlindungan ekstra terhadap potensi fraud, meski waktu penarikan lebih lama dibandingkan PoS bridge. Model keamanan Plasma bridge sangat sesuai untuk transfer bernilai tinggi atau aplikasi yang menuntut keamanan maksimal.
Proses transfer lintas-chain melalui Polygon bridge menghilangkan risiko pihak ketiga yang umum pada solusi bridging tradisional. Pengguna dapat melakukan transfer tanpa perantara berkat smart contract trustless Polygon bridge. Selain itu, tidak ada batasan likuiditas pasar, sehingga pengguna bisa menjembatani jumlah token yang didukung berapa pun tanpa khawatir slippage atau kedalaman likuiditas.
Polygon bridge menawarkan solusi interoperabilitas yang tangguh untuk menghubungkan ekosistem blockchain Ethereum dan Polygon. Dengan dua jenis bridge—PoS bridge untuk pengguna umum yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan, serta Plasma bridge untuk mereka yang menuntut keamanan ekstra—Polygon bridge mendukung berbagai use case dan preferensi pengguna. Arsitektur dual consensus, kompatibilitas EVM, dan pengoperasian trustless membuat Polygon bridge menjadi metode transfer aset yang handal dan efisien antar jaringan. Bagi pengguna yang ingin menjelajahi platform DeFi dan DApp di ekosistem Polygon, Polygon bridge adalah gerbang utama untuk mobilitas aset yang lancar, menjaga keamanan, dan stabilitas suplai token di kedua jaringan. Infrastruktur bridging ini meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus mendorong adopsi dan pemanfaatan Polygon secara luas, menjadikan Polygon bridge sebagai alat utama untuk transaksi lintas-chain.
Polygon Bridge adalah jalur lintas-chain trustless yang memungkinkan transfer aman antara jaringan Ethereum dan Polygon. Fitur ini memfasilitasi perpindahan ERC token dan NFT tanpa perantara, memastikan migrasi aset yang lancar di blockchain.
Proses Polygon bridge umumnya berlangsung sekitar 22 menit untuk transfer dari Ethereum ke Polygon, meski waktu aktual dapat bervariasi tergantung kondisi dan kepadatan jaringan.
Hubungkan wallet yang kompatibel dengan jaringan Ethereum dan Polygon. Pilih token atau NFT yang akan ditransfer, lakukan transaksi bridging dari Ethereum, lalu konfirmasi aset telah masuk ke wallet Polygon Anda. Anda dapat menggunakan aset di Polygon dengan biaya yang lebih rendah.











