

Menjelang tahun 2025, Bitcoin Gold (BTG) terus berkembang di ranah cryptocurrency. Walaupun data metrik on-chain yang pasti untuk alamat aktif dan volume transaksi belum tersedia, tren saat ini bersama prediksi para ahli menunjukkan adanya prospek bullish bagi BTG. Fokus BTG pada penambangan terdesentralisasi dan akses blockchain yang lebih baik diperkirakan akan meningkatkan aktivitas jaringan. Sebagai gambaran pertumbuhan potensial, berikut perbandingan metrik BTG saat ini dengan estimasi tahun 2025:
| Metrik | Saat Ini (2023) | Perkiraan (2025) |
|---|---|---|
| Alamat Aktif | ~10.000 | ~50.000 |
| Volume Transaksi Harian | $2–3 juta | $15–20 juta |
Perkiraan ini dibuat dengan asumsi bahwa inisiatif BTG dalam menghidupkan kembali penambangan terdesentralisasi dan memperluas akses blockchain akan terus berkembang. Kenaikan alamat aktif diperkirakan menandakan peningkatan adopsi dan keterlibatan pengguna. Demikian juga, prediksi kenaikan volume transaksi harian mencerminkan optimisme terhadap utilitas dan kepercayaan pasar terhadap BTG. Namun, angka-angka tersebut bersifat spekulatif dan sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar, perkembangan teknologi, serta perubahan regulasi di industri kripto. Menjelang 2025, pemantauan berkelanjutan terhadap perkembangan BTG dan performa pasarnya akan menghasilkan gambaran metrik on-chain yang lebih akurat dan arah keseluruhan di ekosistem cryptocurrency.
Pada 2025, perilaku whale Bitcoin dan pola distribusi pemegang besar mengalami perubahan signifikan, mencerminkan dinamika pasar yang berkembang. Akumulasi whale meningkat pasca penurunan harga, menandakan potensi pembalikan tren pasar. Namun setelah reli, terjadi fragmentasi kepemilikan dan aksi ambil untung. Modal institusional menunjukkan pergeseran kuat ke Ethereum karena imbal hasil staking yang lebih tinggi.
Alamat Bitcoin terbesar tetap menguasai sebagian besar suplai:
| Kategori Alamat | BTC Dimiliki | % dari Suplai Beredar |
|---|---|---|
| 10 Alamat Teratas | 140.575 | Kira-kira 0,7% |
| 100 Alamat Teratas | 248.598 | Kira-kira 1,2% |
Data ini menyoroti konsentrasi kekayaan di tangan pemegang besar. 100 dompet teratas mengelola sekitar 14–15% dari total suplai, memberi mereka pengaruh besar terhadap pergerakan pasar.
Pada kuartal III 2025, whale memindahkan $5,7 miliar dari dompet jangka pendek ke bursa, menandakan aktivitas ambil untung yang intens. Sementara itu, arus masuk ETF dan akumulasi institusional meningkatkan dominasi pasar. Interaksi antara aksi whale dan kepercayaan institusional membentuk dinamika harga Bitcoin sepanjang tahun.
Pada Bitcoin Gold (BTG), pemegang besar mulai mengurangi kepemilikan sejak 2023, dengan perubahan menonjol di 2025. Tren distribusi aktif ini berpotensi memengaruhi proyeksi harga BTG sebesar $1,17 pada akhir tahun.
Per Oktober 2025, biaya transaksi Bitcoin Gold (BTG) cenderung lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya, dengan kenaikan 6,25% tercatat pada 14 Oktober. Stabilitas biaya ini berbeda dengan jaringan Bitcoin yang menghadapi tekanan pada keberlanjutan penambang akibat reward blok yang terus menurun. Keterkaitan biaya jaringan dan aktivitas penambang sangat penting bagi daya tahan BTG dalam jangka panjang.
| Metrik | Bitcoin | Bitcoin Gold |
|---|---|---|
| Hashrate | 100 EH/s | Tidak tersedia |
| Penambang Aktif | 200.000 | Tidak tersedia |
| Volatilitas Biaya | Tinggi | Rendah |
Walau data hashrate BTG tidak disebutkan, jaringan Bitcoin menunjukkan hashrate kuat 100 EH/s dan 200.000 penambang aktif, menandakan persaingan mining yang tinggi. Model mining GPU BTG yang menyasar pasar berkembang bisa menghadapi tantangan dalam situasi ini. Konsentrasi mining pool BTG pada Foundry USA, AntPool, dan ViaBTC mencerminkan tingkat sentralisasi yang dapat berdampak pada keamanan dan upaya desentralisasi jaringan.
Korelasi antara volume transaksi dan biaya tampak jelas di pasar kripto, di mana volume transaksi Bitcoin melonjak seiring kenaikan biaya. Tren ini berpotensi memengaruhi struktur biaya dan profitabilitas penambang BTG dalam waktu dekat, serta posisinya di pasar cryptocurrency yang sangat fluktuatif.
BTG adalah cryptocurrency hasil fork dari Bitcoin pada tahun 2017. BTG bertujuan mendesentralisasi penambangan dan sedang bertransisi menjadi aset native Bitcoin pada tahun 2025.
Prospek BTG masih belum pasti. Meski sempat mengalami penurunan harga, BTG tetap memiliki potensi pemulihan di pasar kripto yang terus berkembang.
BTG didelisting untuk melindungi aset pengguna dan menjaga ekosistem perdagangan yang sehat. Keputusan ini diambil sesuai kondisi pasar dan volume perdagangan BTG saat ini.
Ya, BTC Gold dapat menjadi investasi menarik. Teknologi Bitcoin yang dikombinasikan dengan stabilitas emas berpotensi memberikan imbal hasil tinggi dan diversifikasi portofolio di pasar kripto yang berkembang pada tahun 2025.











