

Peningkatan open interest futures TON sebesar 15% menandakan pergeseran penting dalam perilaku pelaku pasar, yang mencerminkan keyakinan yang menguat di kalangan trader mengenai arah harga mata uang kripto ini. Open interest—yakni nilai total kontrak futures yang masih aktif—merupakan indikator utama posisi trader dan semangat pasar. Jika open interest futures terus meningkat, artinya trader semakin berani menempatkan modal dan mengambil risiko leverage pada TON, menunjukkan keyakinan terhadap pergerakan harga yang berkelanjutan, bukan sekadar volatilitas sementara.
Tren pertumbuhan ini semakin menarik saat dikaitkan dengan ekosistem derivatif TON yang lebih luas. Data terbaru mengungkap bahwa open interest perpetual futures TON melonjak 62% hingga mencapai $162,74 juta, menunjukkan momentum yang jauh lebih besar dari angka 15%. Lonjakan open interest seperti ini biasanya mendahului pergerakan harga signifikan, karena konsentrasi posisi trader bisa menjadi katalis perubahan arah pasar. Kenaikan open interest futures yang sejalan dengan proyeksi analis bahwa TON berpotensi mencapai $2,40 pada Januari 2026 menandakan pelaku pasar sudah mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan harga di masa mendatang.
Sinyal derivatif ini menjadi semakin penting karena pertumbuhan open interest menunjukkan komitmen modal nyata, bukan sekadar sentimen. Ketika trader bersama-sama meningkatkan eksposur futures, mereka secara kolektif menunjukkan optimisme atas arah pasar TON, yang berpotensi membentuk pondasi apresiasi harga karena posisi tersebut membutuhkan kondisi yang menguntungkan agar tetap menguntungkan.
Rasio long-short saat ini sebesar 1,14 merupakan pergeseran drastis dari kondisi pasar bearish TON di tahun 2024, saat metrik ini berada di angka 0,36. Pergeseran tajam ini menandakan perubahan mendasar dalam posisi trader dan psikologi pasar di ekosistem derivatif TON. Rasio di atas 1,0 berarti jumlah posisi long lebih banyak dari short, menunjukkan dominasi sentimen bullish di kalangan trader futures dan peserta opsi.
| Periode | Rasio Long-Short | Sentimen Pasar | Karakteristik Utama |
|---|---|---|---|
| 2024 | 0,36 | Bearish | Pesimisme investor, penurunan minat bullish |
| 2026 | 1,14 | Bullish | Posisi long lebih kuat, keyakinan akan pemulihan |
Rasio 0,36 pada 2024 mencerminkan keyakinan bearish yang kuat, dengan posisi short jauh melebihi long—indikator klasik kepercayaan pasar yang rendah dan ketakutan yang meluas. Masa tersebut bertepatan dengan proyeksi pemulihan lambat dan situasi ekonomi yang beragam. Rasio 1,14 saat ini menunjukkan perbaikan sentimen lebih dari tiga kali lipat, membuktikan trader derivatif telah beralih signifikan ke posisi bullish atas proyeksi harga TON. Pergeseran ini sejalan dengan narasi pemulihan ekonomi yang lebih luas dan optimisme investor yang kembali di pasar bullish 2026. Dinamika rasio semacam ini di pasar derivatif biasanya mendahului perubahan momentum harga, karena posisi ekstrem sering kali menjadi sinyal kapitulasi atau kelelahan pasar.
Data funding rate terbaru dari bursa derivatif utama menunjukkan trader TON berada di lingkungan yang relatif seimbang. Funding rate delapan jam saat ini bergerak antara 0,0011% hingga 0,0100%, menandakan posisi leverage yang moderat dibandingkan dengan ekstrem historis. Tren funding rate ini berfungsi sebagai barometer sentimen pasar secara real-time—tingkat positif yang tinggi menunjukkan dominasi posisi long, sedangkan tingkat negatif mengindikasikan konsentrasi posisi short. Ketika funding rate melonjak, trader membayar lebih untuk mempertahankan posisi, sering kali menandakan leverage ekstrem yang tidak berkelanjutan dan biasanya mendahului koreksi tajam.
Pola likuidasi memberikan gambaran langsung tentang risiko harga. Data pasar derivatif menunjukkan peristiwa likuidasi berantai kerap mengikuti pergerakan harga TON yang besar, memicu spiral volatilitas. Selama periode aktivitas trading tinggi, likuidasi long memicu margin call dan penutupan posisi yang mempercepat tekanan turun dan likuidasi lanjutan. Sebaliknya, short squeeze juga dapat menghasilkan efek berantai serupa ke arah sebaliknya. Trader yang menelaah pasar derivatif gate telah mencatat bahwa ketika volume likuidasi terkonsentrasi di satu sisi—long atau short—kemungkinan pembalikan arah mendadak meningkat tajam. Volatilitas yang dipicu leverage ini menciptakan peluang terprediksi bagi trader derivatif yang memahami mekanismenya, sebab hubungan antara funding rate dan aktivitas likuidasi berikutnya mengindikasikan kapan ekstrem pasar mendekati level yang tidak lagi berkelanjutan.
Kehadiran trader besar di pasar derivatif TON mengungkap dinamika posisi yang sangat terpusat dan berdampak besar pada kestabilan harga. Lebih dari 75% seluruh open interest berada pada posisi long, menunjukkan trader institusional menaruh modal besar dalam taruhan bullish pada futures TON di bursa utama. Konsentrasi ini bukan sekadar cerminan sentimen—melainkan pondasi struktural bagi level harga saat ini.
Jika mayoritas open interest berasal dari trader besar yang mempertahankan posisi long, pasar menjadi sangat peka terhadap peristiwa likuidasi terkoordinasi. Level support $2,10 menjadi titik uji utama di mana konsentrasi posisi bullish menghadapi risiko terbesar. Jika harga TON mendekati atau menembus $2,10, posisi trader besar dapat memicu likuidasi berantai, sehingga menambah tekanan turun. Sebaliknya, bila harga bertahan di atas $2,10, ini menandakan kepercayaan trader besar untuk mempertahankan zona tersebut.
Konsentrasi open interest di tangan trader besar juga memengaruhi dinamika likuiditas pasar. Modal besar dari pelaku institusional biasanya membuat order book di sekitar level support lebih dalam, namun juga meningkatkan risiko volatilitas. Jika trader besar secara bersamaan menyesuaikan eksposur futures TON mereka, pergerakan harga kecil dapat meluas secara signifikan di pasar. Memahami struktur posisi ini sangat penting bagi trader yang memantau sinyal derivatif TON dan kemungkinan perubahan arah harga.
TON Futures Open Interest adalah nilai total kontrak belum terselesaikan. OI yang meningkat menandakan sentimen bullish karena semakin banyak peserta membuka posisi long, sementara penurunan OI berarti sentimen bearish. Jika dikombinasikan dengan pergerakan harga, OI mengungkap keyakinan pasar dan memprediksi kemungkinan pembalikan harga.
Funding rate TON menunjukkan premi dan diskon kontrak perpetual. Kenaikan funding rate biasanya menandakan titik balik harga ke atas, sedangkan funding rate negatif menunjukkan titik balik ke bawah. Dengan memantau siklus funding rate, trader dapat mengidentifikasi ekstrem pasar dan potensi titik pembalikan untuk penempatan strategi.
Data likuidasi futures TON mengungkap risiko pasar dengan mencatat penutupan paksa pada level harga tertentu. Volume likuidasi yang tinggi menandakan zona support lemah dan potensi efek berantai. Dengan funding rate dan open interest, klaster likuidasi mengisyaratkan koreksi harga yang segera terjadi dan percepatan volatilitas.
Peningkatan posisi pemegang jangka panjang sering mengindikasikan potensi tren naik, sedangkan fluktuasi posisi jangka pendek mencerminkan ketidakpastian pasar. Meningkatnya posisi long menunjukkan momentum bullish, sementara lonjakan likuidasi dapat memicu pembalikan tajam dan volatilitas harga.
Gabungkan moving average (periode 5, 10, 20), RSI untuk mengukur overbought/oversold, dan MACD untuk perubahan tren. Pantau funding rate dan data likuidasi bersama indikator tersebut untuk prediksi pergerakan harga TON jangka pendek yang menyeluruh.
Jika volume perdagangan dan open interest bergerak searah dengan harga, tren cenderung berlanjut lebih lama. Kenaikan open interest biasanya menandakan tren naik yang lebih kuat, sedangkan penurunan open interest mengindikasikan potensi pembalikan atau konsolidasi tren turun.








