
Berdasarkan analisis data on-chain, proporsi besar AAVE tersimpan di bursa terpusat. Distribusinya menunjukkan konsentrasi kepemilikan, di mana dompet bursa secara kolektif menampung 14,64% dari total token AAVE yang beredar. Konsentrasi ini menegaskan peran vital platform trading utama dalam mendukung likuiditas dan akses pasar AAVE.
| Kategori Bursa | Kepemilikan Token | Dampak Pasar |
|---|---|---|
| Platform Utama | 11,06% | Tempat perdagangan utama |
| Bursa Lain | 3,58% | Sumber likuiditas sekunder |
| Total Kepemilikan Bursa | 14,64% | Kehadiran pasar secara keseluruhan |
Kehadiran bursa yang signifikan menunjukkan infrastruktur trading yang kuat untuk mendukung fungsi pasar AAVE. Dengan lebih dari 15.160.000 token yang beredar dan nilai sekitar 2,79 miliar USD, alokasi 14,64% di bursa menggambarkan kepercayaan investor institusi dan ritel terhadap likuiditas token. Platform utama mempertahankan cadangan ini demi eksekusi order yang lancar dan meminimalkan slippage pada volume perdagangan tinggi.
Kepemilikan di bursa terpusat ini berbeda dengan protokol DeFi, di mana pengguna melakukan staking atau menyediakan likuiditas secara langsung. Data menunjukkan, meski aplikasi DeFi mendorong adopsi protokol, infrastruktur bursa tradisional tetap penting untuk penemuan harga AAVE dan efisiensi pasar. Konsentrasi 11,06% di platform utama menegaskan dominasi mereka dalam perdagangan AAVE, mendukung pasar spot dan derivatif.
Struktur kepemilikan AAVE menunjukkan tren kuat menuju komitmen jangka panjang, di mana mayoritas pemegang token mempertahankan posisi mereka dalam periode lama. Pola ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap nilai jangka panjang dan tata kelola protokol.
Data mengungkap aktivitas transfer harian tetap rendah, meskipun kapitalisasi pasar AAVE mencapai 2,95 miliar USD dan aktivitas protokol yang tinggi. Frekuensi transaksi yang minim di kalangan pemegang utama sangat berbeda dengan perilaku spekulatif pada token DeFi lain, menandakan sebagian besar pemegang AAVE memandang posisi mereka sebagai investasi strategis, bukan instrumen trading.
Konsentrasi kepemilikan di antara peserta jangka panjang berkorelasi dengan stabilitas operasional dan efektivitas tata kelola AAVE. Dengan sekitar 196.342 pemegang token menurut data terbaru, protokol ini telah membangun basis stakeholder yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, bukan keuntungan sesaat. Komitmen komunitas ini tercermin pada kemampuan protokol menjaga outstanding loan sebesar 25 miliar USD di Ethereum dan menguasai 82% pangsa pasar pinjaman.
Dominasi pemegang jangka panjang memperkokoh mekanisme tata kelola AAVE, karena pemilik token yang aktif lebih berperan dalam pengembangan protokol dan manajemen risiko. Sinergi antara kepemilikan token dan pengelolaan protokol menciptakan siklus positif yang memperkuat posisi AAVE sebagai platform lending DeFi terdepan.
Balancer telah menjadi penyedia likuiditas utama untuk AAVE di ekosistem keuangan terdesentralisasi. Protokol ini mengelola 880.000 token AAVE di pool likuiditasnya, dengan valuasi sekitar 170 juta USD. Kepemilikan besar ini mempertegas peran penting Balancer dalam mendukung perdagangan token AAVE dan menjaga kedalaman pasar protokol.
Kemitraan Balancer dan AAVE menunjukkan pentingnya infrastruktur likuiditas yang andal dalam operasional DeFi. Dengan harga AAVE di 184,12 USD per token dan kapitalisasi pasar 2,94 miliar USD, posisi 880.000 token di Balancer merupakan alokasi signifikan dalam ekosistem AAVE. Konsentrasi likuiditas ini memberi trader kedalaman pasar, meminimalkan slippage pada transaksi besar, serta meningkatkan efisiensi pasar.
Teknologi Boosted Pools dari Balancer memperkuat manajemen likuiditas AAVE. Pool cerdas ini memungkinkan token AAVE ter-wrapped menghasilkan yield tambahan melalui mekanisme lending sekaligus berfungsi sebagai penyedia likuiditas. Fungsi ganda ini memberi nilai tambah bagi penyedia likuiditas, dengan modal yang menghasilkan return dari biaya trading dan lending protocol sekaligus. Valuasi 170 juta USD mencerminkan kondisi pasar saat ini dan tingkat kepercayaan kedua protokol terhadap kolaborasi infrastruktur dalam mendukung trader institusi maupun ritel.
AAVE berpotensi mengalami pertumbuhan besar hingga tahun 2030, dengan sejumlah prediksi memperkirakan kenaikan harga yang signifikan. Sebagai token DeFi unggulan, AAVE menawarkan peluang khusus di pasar kripto.
AAVE adalah token protokol keuangan terdesentralisasi yang digunakan untuk aktivitas pinjam-meminjam kripto di jaringan blockchain.
AAVE memiliki prospek cerah di ranah DeFi. Pemegang token berperan dalam arah pengembangan proyek, dan potensi pertumbuhan jangka panjang tetap kuat walaupun pasar berfluktuasi.
Berdasarkan tren pasar, AAVE diproyeksikan memiliki nilai rata-rata 204,59 USD pada akhir 2025, dengan kisaran potensi antara 114,93 hingga 281,32 USD.










