

Distribusi token AAVE menunjukkan tingkat konsentrasi kepemilikan yang tinggi, di mana 70,68% dari total token dikendalikan hanya oleh 30 alamat. Tingginya konsentrasi ini menimbulkan dampak penting baik dalam tata kelola maupun dinamika pasar protokol Aave. Jika menilik statistik pemegang secara menyeluruh, tingkat konsentrasi ini terlihat semakin menonjol.
| Kategori Pemegang | Persentase Pasokan | Dampak |
|---|---|---|
| 30 Alamat Teratas | 70,68% | Kendali tata kelola |
| Alamat Staking | 18,69% (2,99 juta token) | Keamanan protokol |
| Alamat Lain | 30,32% | Didistribusikan ke ~195.600 pemegang |
Konsentrasi ini memungkinkan keputusan utama dalam ekosistem Aave dapat dikendalikan oleh kelompok kecil pemilik token. Dengan total suplai AAVE yang dibatasi sebanyak 16 juta token dan suplai beredar sekitar 15,16 juta (94,77% dari total), para pemegang utama ini memegang kekuatan suara signifikan dalam keputusan tata kelola protokol.
Data on-chain mengindikasikan pemegang token besar cenderung jarang bertransaksi dan memiliki pola kepemilikan jangka panjang, menandakan komitmen mereka terhadap pengembangan jangka panjang protokol, bukan sekadar spekulasi harga jangka pendek. Namun, konsentrasi ini juga menimbulkan risiko pasar karena setiap aksi jual terkoordinasi dari pemegang utama bisa memicu volatilitas harga signifikan, seperti yang terjadi baru-baru ini ketika harga AAVE turun dari $300 ke $167,45 dalam 30 hari terakhir.
Penyebaran token AAVE di bursa menampilkan pola konsentrasi signifikan yang berdampak pada dinamika pasar. Satu platform perdagangan utama memiliki 11,06% dari total pasokan AAVE di bursa, menjadikannya penyedia likuiditas utama untuk token DeFi ini. Posisi dominan ini menegaskan peran strategis bursa tersebut dalam ekosistem AAVE.
Jika meninjau distribusi token AAVE secara keseluruhan, pola konsentrasi yang jelas terlihat:
| Jenis Kepemilikan | Persentase | Keterangan |
|---|---|---|
| 30 Alamat Teratas | 70,68% | Konsentrasi tinggi |
| Kepemilikan Whale | 7,23% | Investor besar individu |
| Bursa Utama | 11,06% | Penyedia likuiditas utama |
Pola konsentrasi ini berdampak pada dinamika pasar dengan beberapa cara. Kepemilikan bursa sebesar 11,06% menciptakan pool likuiditas besar yang membantu menstabilkan perdagangan dan mengurangi slippage pada transaksi besar. Namun, ini juga menjadi potensi risiko pasar, karena gangguan operasional atau perubahan kebijakan pada bursa dapat memicu volatilitas harga yang signifikan.
Pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan pengaruh tersebut, di mana AAVE mengalami fluktuasi harga besar, turun dari lebih dari $300 pada awal Oktober menjadi sekitar $167,45 saat ini. Fluktuasi ini bertepatan dengan peningkatan aktivitas whale dan pergerakan di bursa, mempertegas hubungan erat antara kepemilikan bursa dan performa pasar.
Pada akhir 2025, AAVE mengalami gejolak pasar signifikan. Data menunjukkan arus keluar bersih sekitar $45.750 pada 17 November. Meskipun nilainya kecil dibandingkan kapitalisasi pasar, arus keluar ini berlangsung bersamaan dengan penurunan harga tajam dari Agustus hingga November 2025.
Tren harga memperlihatkan pola penurunan yang mencemaskan:
| Periode Tanggal | Harga AAVE | % Perubahan |
|---|---|---|
| Agustus 2025 | $345,40 | - |
| 10 Oktober | $223,68 | -35,2% |
| 17 Oktober | $206,57 | -40,2% |
| 4 November | $188,18 | -45,5% |
| 14 November | $173,88 | -49,7% |
| 17 November | $169,14 | -51,0% |
Penurunan harga sebesar 51% selama tiga bulan terjadi meski pendiri Stani Kulechov sebelumnya memproyeksikan AAVE akan mencapai $100 miliar dalam net deposit pada akhir 2025. Fakta di lapangan menunjukkan data pasar gate mencatat harga $167,45 per 18 November dengan penurunan 4,84% dalam 24 jam terakhir.
Indikator sentimen pasar telah bergeser tajam ke level "Ketakutan Ekstrem" dengan indeks VIX sebesar 11, menandakan kekhawatiran investor terhadap prospek jangka pendek AAVE meski total value locked protokol telah mencapai $69 miliar pada Agustus 2025. Kontras antara performa aktual dan prediksi sebelumnya menyoroti volatilitas yang melekat pada aset keuangan terdesentralisasi di akhir 2025.
Aave merupakan platform pinjaman DeFi terdepan dengan potensi pertumbuhan yang solid. Platform ini menawarkan suku bunga bersaing dan likuiditas tinggi, menjadikannya menarik bagi investor yang optimis pada masa depan DeFi.
Koin Aave (AAVE) adalah token asli dari protokol Aave, sebuah platform pinjaman terdesentralisasi. Token ini digunakan untuk tata kelola, staking, dan diskon biaya dalam ekosistem Aave.
Ya, Aave memiliki prospek cerah di ranah DeFi. Platform ini menawarkan peluang pertumbuhan jangka panjang yang stabil dan tetap menarik bagi investor berkat model tata kelolanya. Namun, volatilitas pasar tetap menjadi faktor yang perlu dicermati.
Aave berpotensi mencapai $281–$352 pada 2025, dengan kemungkinan pertumbuhan lebih lanjut di tahun-tahun berikutnya. Proyeksi jangka panjang mengindikasikan potensi kenaikan yang signifikan.










