


Bonk mencatat fluktuasi harga tajam yang mencerminkan karakteristik pasar meme coin pada periode 2024 hingga 2026. Token ini mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di $0,000058 pada November 2024, menggugah antusiasme komunitas dan perhatian pasar secara luas. Namun, puncak tersebut tidak bertahan lama, karena Bonk memasuki fase koreksi berkepanjangan. Pada awal 2026, harga Bonk terkoreksi sekitar 81,96% dari ATH, menetap di kisaran $0,0000087. Penurunan tajam ini menyoroti sifat tidak terduga dari aset digital berbasis meme, di mana sentimen spekulatif dapat berubah drastis dalam waktu singkat. Volatilitas ini tidak sebatas tekanan penurunan saja—pergerakan harga juga melibatkan fase konsolidasi berulang, upaya pemulihan singkat, dan pencapaian titik terendah baru sepanjang periode penurunan tersebut. Pergerakan harga ekstrem ini memperlihatkan bagaimana meme coin merespons dinamika psikologi investor, momentum media sosial, serta kondisi pasar mata uang kripto secara keseluruhan. Berbeda dengan Bitcoin dan Ethereum yang didukung adopsi institusi dan infrastruktur utilitas yang mapan, meme coin seperti Bonk lebih banyak digerakkan oleh partisipasi komunitas dan dinamika sentimen. Perbedaan mendasar inilah yang menjadikan perbandingan volatilitas harga Bonk dengan Bitcoin dan Ethereum tidak cukup hanya dari sisi persentase pergerakan, melainkan juga perlu menelaah mekanisme yang memengaruhi perilaku harga masing-masing aset.
BONK memiliki koefisien korelasi sangat tinggi sebesar 0,94 terhadap Bitcoin, yang menandakan pergerakan harganya kerap mengikuti tren Bitcoin. Namun, analisis mendalam memperlihatkan karakter independen dalam siklus pasar yang lebih luas. Korelasi tinggi ini menunjukkan bahwa performa pasar Bitcoin sangat memengaruhi aksi harga BONK, namun hubungan ini menyimpang signifikan jika ditelaah dari faktor penggerak dan pola volatilitas yang mendasari. Siklus pasar Bitcoin tahun 2025 menandai pergeseran ke arah manajemen risiko dan penerimaan institusi, dengan ekspektasi likuiditas serta perubahan kebijakan sebagai faktor utama. Di saat yang sama, Ethereum mengalami siklus bullish, menorehkan harga tertinggi baru meski di penghujung tahun terjadi konsolidasi. Sebaliknya, BONK menunjukkan pola pergerakan independen yang khas, dipengaruhi fluktuasi sentimen media sosial dan aktivitas perdagangan spekulatif, bukan semata-mata faktor makroekonomi. Selama fase institusional Bitcoin dan siklus penguatan Ethereum, BONK berkonsolidasi di level lebih rendah, menandakan keterkaitannya yang lemah dengan pola siklus pasar tradisional. Karakter independen ini berasal dari status BONK sebagai memecoin di ekosistem Solana, di mana partisipasi komunitas dan pencatatan bursa menjadi pendorong harga yang berbeda dari mata uang kripto utama. Meskipun memiliki korelasi tinggi, perilaku harga BONK membuktikan bahwa korelasi saja tidak bisa menggambarkan volatilitas secara utuh ketika dinamika siklus pasar berbeda-beda di setiap kategori mata uang kripto.
Berdasarkan analisis teknikal, struktur harga BONK di tahun 2026 terbentuk oleh sejumlah level support dan resistance penting yang berfungsi sebagai batas alami perdagangan. Zona support utama berada di sekitar $0,00001076, menjadi area di mana tekanan beli umumnya muncul saat harga mendekati titik ini. Support tambahan tercatat pada $0,00001045 sebagai penahan sekunder dari potensi penurunan harga. Di sisi resistance, $0,00001601 menjadi penghalang utama yang perlu ditembus BONK guna mengonfirmasi pergerakan bullish berkelanjutan. Di antara batas teknikal tersebut terdapat rentang $0,000011–$0,00002195, yang menjadi zona perdagangan paling aktif untuk meme coin ini pada 2026. Para trader mencermati level support dan resistance ini karena sangat menentukan potensi perubahan arah harga. Saat BONK mendekati support, pelaku pasar umumnya melihatnya sebagai peluang akumulasi, sementara zona resistance menjadi pemicu aksi ambil untung. Level resistance di $0,0001378 merupakan titik breakout sekunder di atas resistance terdekat. Jika BONK mampu bertahan di atas support ini, skenario bullish secara teknikal memperkirakan harga bisa mencapai $0,00002771. Sebaliknya, kegagalan menahan support utama dapat membawa harga turun ke target bearish $0,00000472. Pemahaman terhadap batas teknikal ini sangat membantu trader dalam mengantisipasi volatilitas pergerakan BONK di tengah dinamika pasar tahun 2026.
BONK menunjukkan volatilitas intraday yang tinggi sepanjang Januari 2026, mencerminkan kecenderungan aset kripto ini terhadap gejolak harga tajam. Token ini membukukan lonjakan 11,17% dalam satu sesi perdagangan 24 jam, sekaligus mengalami penurunan 5,9–8% pada sesi perdagangan lainnya, mempertegas ciri khas pasar altcoin yang sangat fluktuatif. Pola pembalikan arah yang cepat ini menandai ciri volatilitas harga BONK, saat pelaku pasar institusional maupun ritel bereaksi cepat terhadap katalis pasar.
Pergeseran tren bulanan menunjukkan kecenderungan bullish, dengan BONK mencatat kenaikan bulanan sebesar 24,98% di tengah fluktuasi harian yang tinggi. Namun, sentimen positif ini masih tertahan oleh penurunan 7 hari sebesar 9,42%, yang mengindikasikan bahwa momentum jangka pendek kerap berbeda arah dengan tren bulanan yang lebih luas. Pola volume perdagangan juga mendukung volatilitas ini, dengan volume 24 jam konsisten di atas $211 juta, memastikan likuiditas cukup untuk mendukung pergerakan harga yang tajam.
Ke depan, proyeksi analis untuk Februari 2026 memperkirakan rentang perdagangan lebar antara $0,000006 hingga $0,000023, menyoroti ketidakpastian tinggi dalam aksi harga BONK. Rentang signifikan ini menegaskan ekspektasi volatilitas tinggi yang akan mewarnai performa token sepanjang 2026, seiring pelaku pasar menghadapi koreksi bearish maupun potensi reli pemulihan.
BONK merupakan dog coin di blockchain Solana yang memiliki mekanisme burn unik dan suplai maksimum 1 miliar. Tidak seperti Bitcoin dan Ethereum, BONK memanfaatkan kecepatan serta fungsi cross-chain Solana, sehingga transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah.
BONK mencatat volatilitas jauh lebih tinggi dibandingkan BTC dan ETH pada 2024-2025, dengan penurunan tajam dan lonjakan harga yang tak terduga akibat karakter meme coin dan fluktuasi sentimen pasar.
Harga BONK dipengaruhi oleh mekanisme token burn, partisipasi komunitas, dan volume perdagangan. Ini berbeda dengan Bitcoin yang lebih dipengaruhi faktor makroekonomi dan Ethereum yang didorong upgrade jaringan. BONK tetap bersifat lebih spekulatif dan volatil.
BONK diperkirakan mengalami penurunan volatilitas sebesar 48,18% pada 2026, berbanding terbalik dengan mata uang kripto utama yang menunjukkan pertumbuhan relatif stabil. Tren penurunan BONK diprediksi akan berlanjut hingga 2028 dan stabil pada 2029.
BONK memiliki volatilitas lebih tinggi akibat kapitalisasi pasar dan volume perdagangan yang lebih kecil dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Sebagai token baru, BONK belum didukung adopsi institusi ataupun mekanisme stabilitas harga yang mapan. Harga lebih sulit diprediksi dan sangat rentan terhadap perubahan sentimen pasar serta penolakan di level resistance.
Investor dapat melakukan lindung nilai volatilitas BONK lewat derivatif seperti futures, opsi, atau produk terstruktur yang membentuk posisi berlawanan. Diversifikasi dengan Bitcoin dan Ethereum, atau menggunakan pairing stablecoin, dapat membantu mengurangi potensi kerugian dan menstabilkan hasil portofolio.







