


Arus masuk dan keluar aset kripto di bursa menjadi indikator sentimen yang sangat penting bagi pelaku pasar. Saat investor memindahkan aset ke bursa, mereka cenderung akan menjual, menandakan sentimen bearish. Sebaliknya, arus keluar menunjukkan aset dipindahkan ke cold storage untuk disimpan jangka panjang, mencerminkan sentimen bullish.
Data terbaru Archivas (RCHV) secara jelas menggambarkan pola ini:
| Periode Waktu | Arus Bersih Bursa | Pergerakan Harga | Sentimen Pasar |
|---|---|---|---|
| 10-11 Nov | +2,5M RCHV | -12,3% | Bearish |
| 11-12 Nov | -4,8M RCHV | +57,8% | Bullish |
| 12-13 Nov | -8,7M RCHV | +148,1% | Sangat Bullish |
Arus keluar besar antara 12-13 November terjadi sebelum lonjakan harga RCHV sebesar 148%, memperkuat nilai prediktif metrik ini. Trader profesional di gate rutin memantau arus ini di berbagai timeframe untuk mendeteksi potensi pembalikan tren sebelum harga bergerak.
Pola ini juga ditemukan pada aset kripto besar lainnya. Analisis historis menunjukkan arus keluar signifikan sering mendahului reli harga dalam 24-72 jam. Bagi investor, memantau arus bursa memberikan wawasan sentimen pasar sebelum tercermin pada harga, sehingga dapat menjadi keunggulan dalam mengantisipasi pergerakan pasar.
Distribusi token Archivas (RCHV) memperlihatkan isu konsentrasi yang dapat mempengaruhi volatilitas harga secara langsung. Meski total pasokan dibatasi 1 miliar RCHV, pola distribusi pemegang menunjukkan dampak besar terhadap stabilitas pasar.
Konsentrasi kepemilikan RCHV mengikuti pola umum token baru:
| Tipe Pemegang | Persentase Pasokan | Dampak pada Volatilitas |
|---|---|---|
| 10 alamat teratas | ~55% | Dampak tinggi |
| 100 alamat berikutnya | ~25% | Dampak sedang |
| Alamat tersisa | ~20% | Dampak terbatas |
Konsentrasi ini menyebabkan kerentanan terhadap pergerakan whale, seperti yang terjadi pada 12-13 November saat harga RCHV melonjak 157,49% dalam 24 jam. Volume perdagangan naik ke $5.569.461, menandakan aktivitas pemegang besar yang terkoordinasi.
Data historis token ekosistem BNB Chain serupa menunjukkan proyek dengan konsentrasi tinggi sering mengalami volatilitas harga 2-3 kali lipat dibanding token dengan distribusi lebih merata. Distribusi tahap awal RCHV memperlihatkan potensi mengikuti pola ini, apalagi dengan peluncuran di tujuh pasar aktif yang menciptakan banyak pool likuiditas dan membuka peluang arbitrase bagi pemegang besar. Pemantauan konsentrasi pemegang sangat penting untuk memproyeksikan stabilitas harga ke depan.
Pola investasi institusi pada aset kripto seperti Archivas (RCHV) menunjukkan korelasi tinggi dengan pergerakan pasar. Data terbaru menyebutkan saat harga RCHV naik 148,13% dalam 24 jam, kepemilikan institusi pun meningkat sekitar 37%. Hubungan ini semakin jelas jika dilihat dalam rentang waktu lebih panjang:
| Rentang Waktu | Perubahan Harga RCHV | Perubahan Kepemilikan Institusi |
|---|---|---|
| 7 Hari | +16.579,17% | +142,5% (perkiraan) |
| 30 Hari | +16.579,17% | +156,3% (perkiraan) |
| 60 Hari | +16.579,17% | +168,9% (perkiraan) |
Investor profesional tertarik dengan posisi unik RCHV di sektor DeFi dan storage ekosistem BNB Chain. Market cap self-reported $2.699.239 dan volume perdagangan harian di atas $5,5 juta menunjukkan minat institusi walau baru masuk pasar sejak November 2025. Gate dan bursa utama lainnya melaporkan peningkatan aktivitas institusi untuk RCHV, sejalan dengan lonjakan harga yang terjadi.
Peningkatan institusi ini didorong oleh peran RCHV dalam DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Networks) dan posisinya sebagai solusi Layer 1 buatan Amerika. Koefisien korelasi antara kepemilikan institusi dan pergerakan harga RCHV tercatat 0,87, menegaskan hubungan erat antara kepercayaan institusi dan performa pasar.
Archivas (RCHV) menawarkan studi kasus menarik tentang mekanisme pasokan dengan maksimal total 1.000.000.000 token. Data on-chain menunjukkan RCHV memiliki keselarasan penuh antara pasokan beredar dan total pasokan, tanpa token yang terkunci di staking contract atau dompet treasury. Dinamika pasokan ini menciptakan eksposur pasar langsung untuk semua token, berpotensi menyebabkan volatilitas harga seperti lonjakan 157,49% dalam 24 jam terakhir.
Ketiadaan token terkunci ini berbeda dari banyak token kontemporer yang menerapkan vesting atau cadangan strategis. Model ini memengaruhi dinamika pasar sebagai berikut:
| Metrik Pasokan | Nilai | Dampak Pasar |
|---|---|---|
| Total Pasokan | 1.000.000.000 RCHV | Batas maksimum |
| Pasokan Beredar | 1.000.000.000 RCHV | Eksposur penuh di pasar |
| Pasokan Terkunci | 0 RCHV | Tidak ada proteksi supply shock |
Market cap fully diluted sebesar $2.699.240 sama persis dengan market cap saat ini, sehingga kekhawatiran inflasi di masa depan yang biasanya terjadi pada token dengan pasokan terkunci besar tidak relevan. Transparansi pasokan ini turut menjelaskan volume perdagangan besar $5.566.433,55 di tujuh pasar aktif, karena trader dapat beroperasi dengan kepastian penuh atas ketersediaan token tanpa risiko peningkatan pasokan mendadak akibat token terkunci yang dilepas.
Koin RSV adalah stablecoin yang dirancang untuk menjaga nilai stabil terhadap aset atau kumpulan aset tertentu. Koin ini bertujuan memberikan stabilitas harga di pasar kripto yang volatil.
Per November 2025, sekitar 18,7 juta koin BSV beredar dari maksimum 21 juta. Sekitar 2,3 juta koin BSV masih bisa ditambang.
CRV adalah token native Curve Finance, decentralized exchange untuk perdagangan stablecoin. CRV digunakan untuk governance, staking, dan reward di ekosistem Curve.











