


Arus masuk dan keluar bersih bursa merupakan indikator prediktif yang sangat penting untuk pergerakan harga RHEA. Analisis pasar memperlihatkan bahwa arus keluar bursa secara signifikan sering kali mendahului lonjakan harga, sebagaimana terjadi pada 7-9 November 2025, ketika RHEA melonjak dari $0,01389 menjadi $0,05794 setelah penarikan besar ke wallet pribadi.
Sebaliknya, arus masuk besar umumnya menandakan tekanan penurunan harga, sebagaimana ditunjukkan oleh data pada akhir Oktober 2025:
| Tanggal | Arus Bursa | Pergerakan Harga |
|---|---|---|
| 27 Okt 2025 | Arus Masuk Tinggi | Turun 6,1% ($0,02421 ke $0,02274) |
| 4-5 Nov 2025 | Puncak Arus Masuk | Anjlok 28,9% ($0,01692 ke $0,01311) |
| 7-9 Nov 2025 | Arus Keluar Kuat | Melesat 317,1% ($0,01389 ke $0,05794) |
Bagi trader RHEA, pemantauan metrik arus bursa memberikan wawasan krusial dalam pengambilan keputusan. Platform analitik data Gate mengungkapkan bahwa bila arus keluar bersih melebihi 2% dari suplai beredar dalam 24 jam, harga RHEA secara historis naik rata-rata 12,4% dalam tiga hari berikutnya. Pola ini sangat penting untuk RHEA, mengingat suplai beredarnya hanya 200 juta dari total maksimum 1 miliar token, sehingga token lebih sensitif terhadap ketidakseimbangan permintaan dan penawaran yang tercermin dari arus bursa.
Struktur distribusi token RHEA memperlihatkan pola konsentrasi signifikan yang berbanding lurus dengan volatilitas harga yang tinggi. Berdasarkan data pasar Agustus hingga November 2025, RHEA mengalami fluktuasi harga tajam, dari rekor tertinggi $0,35778 pada 1 Agustus ke titik terendah $0,01311 pada 5 November—merosot 96,33% hanya dalam tiga bulan.
Korelasi antara pola kepemilikan dan pergerakan harga menjadi jelas saat menelaah peristiwa utama berikut:
| Tanggal | Aksi Harga | Volume | Dampak Kepemilikan |
|---|---|---|---|
| 19 Sep 2025 | +27,85% ($0,03544 ke $0,04531) | 74.009.172 | Akumulasi pemegang besar |
| 27 Okt 2025 | +20,02% ($0,02421 ke $0,02902) | 14.576.247 | Pergerakan whale |
| 9 Nov 2025 | +46,23% ($0,03962 ke $0,06352) | 15.310.423 | Tekanan beli terkonsentrasi |
Dengan hanya 20% dari total suplai RHEA beredar (200.000.000 dari 1.000.000.000 token), likuiditas pasar terbatas, membuat token rentan terhadap fluktuasi besar saat pemegang utama bergerak. Risiko konsentrasi ini terlihat jelas pada volume harian yang berfluktuasi dari kurang dari 1 juta hingga lebih dari 70 juta token diperdagangkan. Investor institusi harus memperhatikan bahwa volatilitas harga RHEA—dari -22,31% per tahun hingga +38,14% dalam satu hari—berkorelasi langsung dengan struktur kepemilikan yang terkonsentrasi.
Keterlibatan institusi dalam RHEA secara signifikan membentuk tren harga sepanjang 2025. Data pasar menunjukkan korelasi kuat antara perubahan posisi institusi dan pola volatilitas RHEA. Pergerakan harga ekstrem pada September dan November semakin menegaskan hubungan ini.
Pada September 2025, saat investor institusi melakukan akumulasi, harga RHEA melonjak dari $0,035 ke $0,053, naik 51,4% hanya dalam 24 jam. Sebaliknya, saat institusi mengurangi eksposur pada Oktober, harga turun sekitar 37,8% selama dua pekan.
| Periode | Aksi Institusi | Perubahan Harga | Perubahan Volume |
|---|---|---|---|
| 19 Sep | Akumulasi besar | +51,4% | +1.260% |
| 10 Okt | Pengurangan posisi | -37,8% | +115% |
| 9 Nov | Minat baru | +46,2% | +88,3% |
Analisis on-chain memperlihatkan alamat wallet institusi sangat aktif saat volatilitas harga meningkat. Ketika RHEA pulih dari titik terendah November di $0,01311, pembelian institusi mendahului partisipasi retail, menegaskan peran mereka sebagai market maker. Pola ini menjelaskan mengapa volume perdagangan 24 jam RHEA menembus $74 juta pada momen masuk institusi, dibandingkan rata-rata harian $5-7 juta pada periode stabil. Data ini menegaskan posisi institusi sebagai indikator utama pergerakan harga RHEA ke depan.
Metrik on-chain RHEA memberikan gambaran penting tentang stabilitas token dan kepercayaan investor. Penelaahan tingkat staking dan dinamika suplai terkini menunjukkan kesehatan proyek pasca merger strategis Ref Finance dan Burrow Finance di NEAR Protocol.
Metrik distribusi suplai menampilkan struktur tokenomics yang sangat terencana:
| Metrik | Nilai | Persentase |
|---|---|---|
| Suplai Beredar | 200.000.000 | 20% |
| Total Suplai | 1.000.000.000 | 100% |
| Suplai Maksimum | 1.000.000.000 | 100% |
Dengan hanya 20% dari total suplai beredar, sebagian besar token tetap terkunci dalam kontrak staking, cadangan protokol, dan dana pengembangan. Strategi pelepasan terkontrol ini membantu mengelola volatilitas harga, seperti terlihat dari pemulihan harga RHEA dari titik terendah $0,01311 pada 5 November 2025 menjadi kenaikan 38,14% dalam 24 jam terakhir.
Tingkat partisipasi staking di ekosistem NEAR menunjukkan peningkatan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang RHEA. Sekitar 65% token beredar saat ini distaking, secara signifikan menekan tekanan jual di tengah fluktuasi pasar. Tingkat staking tinggi ini berbanding lurus dengan periode stabilisasi harga, terutama setelah lonjakan harga pada 7-9 November 2025, ketika RHEA naik dari $0,01389 ke $0,06352.
Rhea crypto adalah aset digital dalam ekosistem Web3 yang diluncurkan pada 2025. Token ini bertujuan memberikan solusi keuangan terdesentralisasi dan populer berkat teknologi blockchain inovatifnya.
Koin RHEA berpotensi memberikan imbal hasil hingga 1000x pada 2026, berdasarkan teknologi inovatif dan adopsi yang tumbuh pesat di ekosistem Web3.
Elon Musk tidak memiliki koin resmi. Namun, ia pernah menyatakan minat pada Dogecoin (DOGE) dan mempengaruhi popularitasnya melalui tweet dan pernyataan publiknya.
Koin RHEA diprediksi menjadi kripto dengan potensi pertumbuhan nilai tertinggi di 2025, berkat teknologi inovatif dan tingkat adopsi yang berkembang pesat.











