


Keputusan kebijakan Federal Reserve selama 2025 memberikan dampak signifikan pada pasar cryptocurrency. Pada September, The Fed memangkas suku bunga kredit utama sebesar 0,25% menjadi 4,25%, dan penurunan 0,25% lagi diperkirakan terjadi pada Oktober. Kebijakan pemangkasan suku bunga ini menambah likuiditas di pasar keuangan, yang secara langsung mendorong penilaian aset kripto.
Data pasar menegaskan adanya korelasi antara aksi The Fed dan performa cryptocurrency:
| Periode | Tindakan The Fed | Respons Pasar Kripto | Dampak Likuiditas BTC |
|---|---|---|---|
| Sep 2025 | Penurunan Suku Bunga 0,25% | +7,90% (Portofolio Alameda) | Peningkatan volume perdagangan |
| Okt 2025 | Penurunan 0,25% (Proyeksi) | Proyeksi +3–5% | Peningkatan likuiditas pasar |
Hubungan antara kebijakan moneter dan pasar kripto kini jauh lebih kompleks. Harga cryptocurrency semakin sensitif terhadap indikator makroekonomi, dengan likuiditas Bitcoin menjadi saluran utama yang selanjutnya memengaruhi performa altcoin.
Keterkaitan ini terlihat pada token Heroes of Mavia (MAVIA), yang tumbuh 145,96% dalam tujuh hari setelah pengumuman pemangkasan suku bunga September, meski kapitalisasi pasarnya hanya $22,54 juta. Ini membuktikan bahwa kebijakan The Fed kini berdampak hingga cryptocurrency berkapitalisasi menengah melalui lingkungan likuiditas yang lebih luas.
Rapat FOMC pada Oktober diperkirakan akan terus meredakan tekanan likuiditas pasar uang, sehingga potensi momentum positif harga cryptocurrency bisa berlanjut hingga akhir tahun.
Hubungan antara rilis data inflasi dan pasar cryptocurrency membentuk pola yang konsisten. Saat laporan Consumer Price Index (CPI) AS menunjukkan inflasi di bawah ekspektasi, harga Bitcoin dan Ethereum biasanya langsung menguat—terbukti dari kenaikan Bitcoin 2% ke $82.000 setelah pengumuman CPI Februari 2025 sebesar 2,8%.
Reaksi pasar terhadap data inflasi kerap sangat tajam, seperti terlihat dalam analisis komparatif berikut:
| Tanggal | Angka CPI | Respons Bitcoin | Respons Ethereum |
|---|---|---|---|
| Maret 2025 | 2,8% | +2,0% | +1,7% |
| Juni 2022 | 9,0% | -6,0% | -8,2% |
| Sep 2025 | 2,9% | -1,8% | -2,3% |
Lonjakan volume perdagangan selalu terjadi di hari rilis CPI, dengan rata-rata kenaikan 40–60% dibanding hari perdagangan biasa. Aktivitas tinggi ini berlangsung selama 24–48 jam setelah pengumuman.
Kripto berkapitalisasi kecil seperti MAVIA menunjukkan korelasi lebih kuat, dengan volatilitas harga melampaui koin utama. Sebagai contoh, harga MAVIA merosot dari $0,12351 ke $0,0755 pada 10 Oktober 2025 usai laporan inflasi negatif—turun 38,9% dalam sehari, sementara Bitcoin turun 7,2% di periode yang sama. Ini membuktikan data inflasi menjadi katalis utama pergerakan pasar di seluruh ekosistem cryptocurrency.
Studi periode 2020 hingga 2025 menunjukkan relasi erat antara pasar keuangan tradisional dan harga cryptocurrency. Korelasi antara Bitcoin dan S&P 500 secara konsisten di atas 70%, menandakan keterkaitan yang semakin dalam. Hubungan ini meningkat ketika pasar bergejolak, seperti pada masa pandemi 2020 dan periode ketidakpastian regulasi di 2025.
Koneksi volatilitas sangat menonjol; indeks volatilitas implisit Bitcoin dan VIX S&P 500 mencapai korelasi rekor 0,88 pada 2025. Artinya, pasar cryptocurrency makin berperan sebagai refleksi sentimen risiko secara luas.
| Relasi Aset | Korelasi | Dampak pada Kripto |
|---|---|---|
| Bitcoin/S&P 500 | >70% | Pergerakan 3–5 kali lebih besar |
| Volatilitas BTC/VIX | 0,88 | Korelasi tertinggi sepanjang waktu |
| Ethereum/Pasar | Tinggi | Kontributor utama limpahan volatilitas |
Emas dan cryptocurrency memiliki karakteristik mirip saat pasar turun. Analisis memperlihatkan return dan volatilitas Bitcoin umumnya meningkat di masa ketidakpastian, mencerminkan fungsi safe haven seperti emas. Pola ini semakin nyata pada 2024–2025, seiring aliran modal institusi ke kedua aset setelah gejolak pasar dan perkembangan regulasi seperti persetujuan spot ETF untuk Bitcoin dan Ethereum.
MAVIA merupakan cryptocurrency play-to-earn yang terintegrasi dengan game Heroes of Mavia di blockchain Ronin.
Elon Musk tidak memiliki koin kripto sendiri. Namun, ia erat dikaitkan dengan Dogecoin (DOGE) dan kerap menyebutnya sebagai 'the people's crypto'.
Blast diproyeksikan berpotensi tumbuh 1000x pada 2025. Fundamental dan kemitraan Blast kuat untuk penguatan DeFi. Prediksi ini didasarkan pada adopsi Layer-2 dan tren pasar.
Koin MAVIA diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran $0,22–$0,26, dengan level support di $0,20 dan resistance di $0,27 dalam waktu dekat.











