

Pada 2025, pasar kripto diguncang oleh destabilisasi signifikan ketika token LUNA milik Terra mengalami arus keluar modal besar, dengan sekitar $1 miliar ditarik hanya dalam satu minggu. Krisis likuiditas ini menegaskan volatilitas inheren yang menjadi ciri khas ekosistem stablecoin dan token tata kelola utamanya.
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Arus Keluar Modal | $1 miliar |
| Periode Waktu | 1 minggu |
| Harga Saat Ini | $0,1344 |
| Perubahan 24 Jam | +33,05% |
| Kapitalisasi Pasar | $92,42 juta |
Penarikan mendadak ini mencerminkan kekhawatiran investor atas stabilitas protokol Terra dan mekanisme yang mengatur stablecoin-nya. Terra yang beroperasi di jaringan Ethereum dan Solana mengandalkan stabilisasi harga LUNA melalui mekanisme arbitrase. Ketika kepercayaan pasar terganggu, mekanisme ini mendapat tekanan hebat.
Peristiwa arus keluar ini terjadi di tengah dinamika pasar yang lebih luas yang memengaruhi seluruh sektor kripto. ETF Bitcoin pada saat yang sama mencatat kerugian satu hari terbesar sebesar $903 juta, sementara arus modal institusi tetap sangat fluktuatif. Korelasi ini menandakan adanya tekanan sistemik, bukan sekadar masalah pada satu protokol.
Pemulihan harga LUNA, yang mencatat kenaikan 33,05% dalam 24 jam setelah periode arus keluar, mengindikasikan pelaku pasar melihat peluang akumulasi nilai. Namun, penurunan performa tahunan token sebesar 81,75% memperlihatkan tantangan struktural berkelanjutan dalam ekosistem Terra yang membutuhkan perbaikan mendasar dan pemulihan kepercayaan pengguna.
Pada 5 Desember 2025, Terra (LUNA) mencatat reli luar biasa, dengan harga token naik 69,81% dalam 24 jam hingga mencapai $0,0727. Lonjakan harga ini disertai partisipasi pasar yang tinggi, tercermin dari volume perdagangan yang naik ke $96,6 juta pada periode yang sama.
Kenaikan harga dan volume ini merupakan perubahan besar dari pola pergerakan LUNA sebelumnya. Sebelum lonjakan ini, token diperdagangkan dalam kisaran yang relatif sempit, dengan volatilitas harian minimal. Konvergensi antara apresiasi harga dan lonjakan aktivitas perdagangan ini menunjukkan adanya kepercayaan investor baru serta peningkatan partisipasi dari trader ritel dan institusi.
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Kenaikan Harga (24 jam) | 69,81% |
| Harga Saat Ini | $0,0727 |
| Volume Perdagangan | $96,6 Juta |
| Kapitalisasi Pasar | ~$144,95 Juta |
Rekor volume perdagangan ini menandakan para trader menganggap level harga saat ini sangat penting, dengan arus modal besar masuk ke aset tersebut. Likuiditas tinggi selama fase price discovery biasanya menarik pelaku pasar yang lebih berpengalaman untuk memanfaatkan volatilitas. Narasi pemulihan LUNA terus berkembang, sebagaimana tercermin dari kemauan pasar untuk menilai ulang fundamental dan potensi masa depan aset ini dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.
Meski Terra melakukan diversifikasi portofolio, LUNA tetap menghadapi risiko konsentrasi besar pada 2025. Dinamika pasar token ini menyoroti kerentanan struktural yang masih ada, bahkan ketika ekosistemnya berkembang di berbagai blockchain seperti Ethereum dan Solana.
Risiko konsentrasi ini tampak di berbagai aspek. Kapitalisasi pasar LUNA sekitar $144,95 juta hanya mewakili 0,0044% dari dominasi pasar kripto global, mengindikasikan ketergantungan pada basis investor yang sempit. Dengan 77.300 pemegang token dan suplai beredar 687,66 juta LUNA, distribusi tetap berat sebelah pada pemegang awal dan institusi yang sudah mengakumulasi sejak fase awal pasar.
| Metrik Pasar | Status Saat Ini |
|---|---|
| Kapitalisasi Pasar | $144,95J |
| Dominasi Pasar | 0,0044% |
| Total Pemegang | 77.300 |
| Volume Perdagangan 24 Jam | $6,18J |
Pola volatilitas sepanjang 2025 menyoroti eksposur ini secara jelas. LUNA anjlok 81,75% year-to-date, dengan fluktuasi ekstrem — termasuk penurunan dari $0,1347 ke $0,0329 pada 10 Oktober dan lonjakan harian 33,05% pada 7 Desember. Pergerakan ekstrem ini menunjukkan pemegang besar dapat sangat memengaruhi harga, memperbesar risiko bagi investor ritel.
Selain itu, ketidakpastian geopolitik dan tensi perdagangan yang berkelanjutan memperparah kerentanan ini. Seperti diuraikan dalam analisis pasar terbaru, aset berisiko cenderung mengalami tekanan saat ketidakpastian makroekonomi meningkat, sehingga posisi terkonsentrasi makin berisiko meskipun ada diversifikasi di berbagai jaringan.
Luna Coin memiliki prospek cerah. Para analis optimistis terhadap potensi pertumbuhan dan apresiasi nilainya dalam beberapa tahun ke depan.
Luna Coin mengalami crash besar pada 2022, kehilangan hampir seluruh nilainya. Kejatuhan ini dipicu oleh UST, stablecoin saudaranya, yang kehilangan patokan dolar dan menyebabkan kerugian $60 miliar di pasar kripto.
Melihat tren pasar saat ini, sangat tidak mungkin Luna mencapai $1 pada 2025. Koin ini membutuhkan lonjakan nilai luar biasa dan pengurangan suplai drastis untuk mencapai harga tersebut.
Per 07-12-2025, satu Luna coin bernilai $0,00555685. Dalam 24 jam terakhir, nilainya naik 49,71% dengan volume perdagangan sebesar $51,60.











