

Keputusan kebijakan moneter Federal Reserve menjadi penggerak utama pergerakan pasar cryptocurrency pada tahun 2025. Dengan suku bunga tetap di kisaran 4,25%-4,50% selama beberapa pertemuan, pasar kripto mengalami peningkatan volatilitas. Proyeksi penurunan suku bunga oleh The Fed—dua kali di 2026 dan satu kali di 2027—berdampak besar pada sentimen investor, mendorong antisipasi di pasar aset digital.
Data pasar menunjukkan korelasi jelas antara pengumuman Fed dan pergerakan harga kripto:
| Tindakan Kebijakan Fed | Dampak pada Pasar Cryptocurrency |
|---|---|
| Rate Hold (4,25%-4,50%) | Volatilitas altcoin 10,63% dalam 24 jam |
| Pemangkasan Runoff Kepemilikan Obligasi | Dominasi Bitcoin meningkat |
| Proyeksi Pemotongan Suku Bunga | Apresiasi mingguan 16,2% pada token tertentu |
Kombinasi penurunan suku bunga yang minim dan pengetatan kuantitatif berkelanjutan menandakan kondisi keuangan yang lebih ketat, sehingga menjadi tantangan bagi pasar kripto. Situasi ini mendorong modal beralih ke Bitcoin sebagai aset safe haven di ekosistem kripto, di mana Bitcoin sering menjadi tujuan utama investasi saat ketidakpastian moneter.
Bukti dari pola perdagangan terkini menunjukkan ketika kekhawatiran inflasi berlanjut, investor semakin menjadikan cryptocurrency tertentu sebagai aset lindung nilai, terutama menjelang pergeseran strategi Fed menuju pemotongan suku bunga. Lanskap kebijakan moneter ini sangat berperan dalam membentuk model valuasi dan strategi perdagangan cryptocurrency sepanjang 2025.
Data historis mengungkap korelasi kuat antara rilis data inflasi dan koreksi signifikan pasar cryptocurrency, umumnya di kisaran 30% hingga 50%. Ketika data Consumer Price Index (CPI) atau Personal Consumption Expenditures (PCE) melebihi ekspektasi, investor cenderung menghindari aset berisiko seperti cryptocurrency.
Pola ini terlihat jelas saat peristiwa pasar Oktober 2025, di mana SOLV mengalami penurunan harga drastis sebesar 93,4% akibat data inflasi yang tidak terduga:
| Tanggal | Perubahan Harga | Pemicu |
|---|---|---|
| 10 Okt 2025 | -93,4% | Rilis data CPI melebihi ekspektasi pasar |
| 11 Okt 2025 | +9,7% | Koreksi/pemulihan pasar |
| 30 Okt 2025 | +11,4% | Data inflasi PCE di bawah ekspektasi |
Analisis sentimen pasar menunjukkan bahwa bahkan kejutan inflasi kecil dapat menimbulkan volatilitas besar, karena mekanisme makroekonomi menghubungkan data inflasi, ekspektasi suku bunga, dan harga cryptocurrency. Studi menunjukkan pasar cryptocurrency sangat sensitif terhadap kondisi likuiditas, dengan lonjakan volume perdagangan selama peristiwa yang dipicu data inflasi.
Misalnya, saat kejatuhan Oktober, volume perdagangan SOLV dalam 24 jam melonjak dari sekitar 5,6 juta menjadi lebih dari 153 juta. Sementara aset keuangan tradisional sangat dipengaruhi faktor makroekonomi seperti suku bunga dan inflasi, cryptocurrency memperlihatkan respons yang terkorelasi sekaligus perilaku unik yang dapat memperbesar pergerakan pasar melebihi reaksi pasar saham biasa.
Kinerja pasar Bitcoin terbaru sangat dipengaruhi oleh indikator volatilitas pasar keuangan tradisional. Cryptocurrency ini mengalami penurunan besar sebesar 26% sejak awal Oktober 2025, turun ke level $25.500 pada 11 Oktober, sementara S&P 500 justru mencetak rekor tertinggi baru pada periode yang sama.
Data pasar mengungkapkan korelasi kuat antara pergerakan harga Bitcoin dan metrik volatilitas tradisional:
| Indikator | Sebelum Penurunan | Selama Penurunan | Dampak pada Bitcoin |
|---|---|---|---|
| VIX | Di bawah 30 | Melonjak ke 42 | Negatif kuat |
| DXY | Stabil | Menguat | Peningkatan penjualan |
| Yield Treasury | Lebih rendah | Kenaikan mendadak | Pelarian modal |
Pola ini konsisten dengan tren historis ketika penurunan Bitcoin terjadi bersamaan dengan ketidakpastian makroekonomi. Saat kejatuhan Oktober, investor institusi beralih ke aset "safe haven" tradisional, dengan data on-chain menunjukkan lebih dari $217 juta posisi leverage dilikuidasi dalam 24 jam.
Indikator sentimen pasar bergeser dari "netral" ke "fear" (saat ini di angka 42 pada VIX), menandakan sensitivitas Bitcoin terhadap peristiwa risk-off lintas aset. Analis CryptoQuant menyebut penurunan ini sebagai "shakeout textbook bagi tangan lemah", mencatat Unrealized Loss sebesar $107K hanya 1,3% dari kapitalisasi pasar Bitcoin, jauh di bawah ambang 20% yang memicu bear market intensif pada 2022. Kondisi ini membuka peluang pemulihan saat stabilisasi makro terjadi.
Berdasarkan tren pasar terkini dan potensi Solv, mencapai $1 tetap memungkinkan namun tidak pasti. Faktor seperti adopsi, kemitraan, serta kondisi pasar kripto secara umum akan menentukan pergerakan harganya.
Solv adalah platform staking Bitcoin yang memungkinkan pengguna melakukan staking BTC dengan tetap menjaga likuiditas. Platform ini memanfaatkan Staking Abstraction Layer untuk mengoptimalkan efisiensi dan hasil staking.
SOLV diperkirakan mencapai $0,042164 dalam 30 hari ke depan, naik sekitar 5%. Pada tahun 2030, nilainya bisa mencapai $0,053597, menandakan potensi pertumbuhan jangka panjang.
Koin Melania Trump adalah $MELANIA. Token ini diluncurkan pada malam sebelum pelantikan presiden Donald Trump.











