
Sikap The Federal Reserve yang semakin hawkish sepanjang 2025 telah menimbulkan gejolak signifikan di pasar kripto, dengan Hedera (HBAR) mencatat volatilitas paling menonjol. Oktober 2025 menjadi titik balik ketika The Fed mengisyaratkan suku bunga tinggi akan bertahan, sehingga memicu reaksi pasar yang tajam. Pergerakan harga HBAR menunjukkan dampak kebijakan moneter tersebut secara nyata:
| Periode | Perubahan Harga HBAR | Aksi Kebijakan The Fed |
|---|---|---|
| 9-10 Okt 2025 | -23,15% (dari $0,21293 ke $0,16366) | Rilis notulen hawkish |
| 28 Okt 2025 | +18,38% (dari $0,18479 ke $0,19451) | Spekulasi pasar terkait potensi pivot |
| 4 Nov 2025 | -3,81% (dari $0,17527 ke $0,16859) | The Fed menegaskan sikap restriktif |
Data ini menunjukkan bahwa valuasi kripto kini semakin responsif terhadap kebijakan moneter tradisional. Saat kejatuhan 10 Oktober, harga HBAR turun tajam dari $0,21293 ke $0,16366 hanya dalam 24 jam setelah komentar hawkish The Fed. Pada minggu-minggu berikutnya, volatilitas meningkat seiring pelaku pasar mencoba menginterpretasikan sinyal ekonomi yang saling bertentangan.
Pola ini tidak hanya terlihat dalam fluktuasi harian, namun juga pada performa negatif HBAR selama 30 hari sebesar -17,02%, bersamaan dengan retorika hawkish The Fed yang berkelanjutan. Indikator emosi pasar turut mengonfirmasi hal ini, dengan indeks ketakutan kripto mencapai level “Ketakutan Ekstrem” (15) pada pertengahan November, menandakan kebijakan moneter masih menjadi faktor utama dalam membentuk sentimen pasar kripto.
Data ekonomi terbaru mengindikasikan korelasi kuat antara tekanan inflasi dan kinerja pasar kripto. Lonjakan inflasi ke level 4,2% bertepatan dengan penurunan nilai Bitcoin sebesar 15%, memicu efek berantai di ekosistem aset digital. Korelasi ini menegaskan sensitivitas pasar kripto terhadap indikator makroekonomi, khususnya saat terjadi deviasi dari ekspektasi analis.
Respons pasar di berbagai kelas aset memperlihatkan tingkat kerentanan yang beragam terhadap isu inflasi:
| Kelas Aset | Perubahan Harga | Respons terhadap Inflasi |
|---|---|---|
| Bitcoin | -15% | Sangat sensitif |
| HBAR | -17,02% (30H) | Sangat tertekan |
| Emas | +3,2% | Lindung nilai tradisional |
| S&P 500 | -2,8% | Dampak moderat |
Data Hedera (HBAR) sangat menonjol, dengan penurunan 17,02% dalam 30 hari terakhir di tengah tekanan makroekonomi. Investor terlihat mulai mengalihkan portofolio ke aset lindung nilai inflasi tradisional daripada aset digital. Respons The Federal Reserve terhadap realisasi inflasi ini diperkirakan akan menjadi penentu arah pasar beberapa minggu ke depan, dengan potensi penyesuaian suku bunga yang diawasi ketat trader kripto. Analisis pasar Gate menunjukkan HBAR, yang kini diperdagangkan di $0,14639, kemungkinan masih akan tertekan hingga isu inflasi mereda dan kepercayaan institusi pulih di ranah aset digital.
Pasar kripto kembali menunjukkan korelasi erat dengan pasar keuangan tradisional, sebagaimana terlihat dari penurunan S&P 500 sebesar 8% yang memicu penurunan nilai Ethereum sebesar 12%. Hubungan ini semakin nyata khususnya di masa ketidakpastian ekonomi.
Data pasar mengilustrasikan dampak korelasi ini pada berbagai aset:
| Indeks/Aset Pasar | Persentase Penurunan | Periode Pemulihan |
|---|---|---|
| S&P 500 | 8% | 2-3 minggu |
| Ethereum | 12% | 3-4 minggu |
| Hedera (HBAR) | 17,02% (30 hari) | Sedang berlangsung |
| Rata-Rata Pasar | 10,5% | 2-5 minggu |
HBAR menjadi salah satu yang paling tertekan selama penurunan ini, dengan data harga menunjukkan penurunan 17,02% dalam 30 hari terakhir. Antara 10 hingga 16 November, HBAR turun tajam dari $0,19396 ke $0,14667, menjadikannya penurunan mingguan terbesar sepanjang 2025.
Pola ini menegaskan bahwa dalam kondisi pasar tertekan, kripto sering kali mengalami volatilitas berlipat dibanding pasar tradisional. Investor yang menggunakan gate untuk perdagangan kripto pun mengamati korelasi ini semakin intens dalam beberapa tahun terakhir, dengan aset digital seringkali bertindak sebagai “high-beta” dari instrumen finansial konvensional. Data ini menyoroti pentingnya memantau indikator pasar tradisional saat menganalisis potensi pergerakan harga kripto, terutama untuk aset seperti HBAR yang sangat sensitif terhadap kondisi pasar global.
Ya, HBAR berpotensi menjadi investasi yang solid pada 2025. Dengan teknologi mutakhir dan tingkat adopsi yang terus naik, HBAR menawarkan peluang imbal hasil signifikan di pasar kripto yang berkembang.
Ya, HBAR memiliki potensi untuk mencapai $1. Dengan tren adopsi dan pertumbuhan jaringan yang meningkat, HBAR dapat menembus level tersebut dalam beberapa tahun ke depan, didukung teknologi dan kemitraan yang kuat.
Ya, HBAR memiliki prospek yang cerah. Sebagai pemain utama dalam ekosistem Web3, HBAR diyakini akan meraih adopsi dan pertumbuhan nilai lebih tinggi pada 2025.
HBAR dan XRP sama-sama kripto yang kuat dengan keunggulan masing-masing. XRP berfokus pada pembayaran lintas batas, sedangkan HBAR unggul dalam solusi enterprise dan smart contract. Keduanya punya potensi pertumbuhan di ekosistem Web3.









