


Ondo Finance telah menjadi pelopor dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA), dengan pengelolaan aset OUSG sebesar $545 juta. Didirikan pada 2021, perusahaan ini berkembang pesat dan kini menjadi pemain terbesar kedua dalam tokenisasi U.S. Treasuries, menguasai sekitar 17% pangsa pasar. Keberhasilan platform ini menunjukkan meningkatnya minat institusi terhadap aset keuangan tradisional berbasis blockchain.
Ekspansi perusahaan ke produk di luar Treasury, seperti saham dan ETF AS yang ditokenisasi melalui Ondo Global Markets (GM), menunjukkan komitmen Ondo terhadap diversifikasi dan pertumbuhan sektor RWA. Langkah strategis ini menempatkan Ondo Finance dalam ekosistem total value locked (TVL) sebesar $1,6 miliar.
| Jenis Aset | Platform | Posisi Pasar |
|---|---|---|
| U.S. Treasuries | OUSG | $545 juta dalam aset |
| Sekuritas Tokenisasi | Ondo Global Markets | Segmen yang berkembang |
| Platform Keseluruhan | Ondo Finance | 17% pangsa pasar tokenisasi Treasuries |
Token ONDO menunjukkan aktivitas pasar yang kuat, dengan data terbaru mencatat kenaikan 10,34% dalam perdagangan 24 jam dan volume transaksi harian lebih dari $142 juta. Platform ini terus menarik investor global yang mencari eksposur terregulasi terhadap aset keuangan tradisional melalui teknologi blockchain, menandakan makin diterimanya aset dunia nyata yang ditokenisasi di pasar utama.
Keunggulan Ondo Finance berasal dari integrasi ekosistem DeFi yang luas, menjadikannya infrastruktur utama untuk RWA on-chain. Kemitraan strategis dengan institusi besar seperti BlackRock dan JPMorgan memperkuat kredibilitas pasar serta memudahkan akses ke instrumen keuangan tradisional melalui blockchain.
Metrik keuangan protokol berikut menegaskan dominasinya di pasar:
| Metrik | Nilai | Signifikansi |
|---|---|---|
| Total Value Locked | $1,641 miliar | Posisi terdepan di industri |
| Aset yang Dikelola | $1,3 miliar | Dukungan institusional yang kuat |
| Kapitalisasi Pasar | $2,91 miliar | Kepercayaan investor yang tinggi |
Strategi multi-layer Ondo menghubungkan keuangan tradisional dengan pasar modal on-chain melalui pendekatan prioritas regulasi, membedakannya dari protokol lain. Produk-produk Ondo meliputi dana tokenisasi, stablecoin berbunga, dan platform perdagangan khusus, membentuk ekosistem komprehensif yang mencakup seluruh siklus hidup RWA sejak penerbitan hingga sirkulasi perdagangan.
Keberhasilan platform juga tercermin dari tingkat adopsi pengguna, di mana pemegang token obligasi U.S. Treasury menyumbang lebih dari 90% total pasar. Penetrasi pasar yang luar biasa ini, bersama dengan fokus Ondo untuk mendemokratisasi akses ke produk keuangan kelas institusi, menempatkannya di persimpangan antara reliabilitas TradFi dan inovasi DeFi.
Meskipun ekosistem Ondo Finance berkembang pesat, struktur terpusatnya menjadi hambatan besar bagi investor ritel. Model tata kelola token ONDO tetap terbatas akibat persyaratan KYC/AML yang ketat dan pembatasan yurisdiksi, terutama bagi warga AS yang tidak dapat mengakses token tanpa pengecualian registrasi.
Sentralisasi ini memengaruhi partisipasi pasar di berbagai wilayah, sebagaimana tercermin dari dampak regulasi berikut:
| Yurisdiksi | Akses Ritel | Persyaratan | Dampak terhadap Inovasi |
|---|---|---|---|
| Amerika Serikat | Sangat Terbatas | Registrasi/Pengecualian | Masukan pengembangan terbatas |
| Pasar Global | Kondisional | Kepatuhan KYC/AML | Kontribusi komunitas berkurang |
| Wilayah Terlarang | Tidak Ada Akses | Pembatasan Total | Pertumbuhan ekosistem terisolasi |
Walaupun Ondo mencatat pencapaian seperti TVL $1 miliar di awal 2025 dan kemitraan dengan institusi seperti Anchorage Digital dan Cobo, kecepatan inovasi tetap terbatas akibat minimnya partisipasi ritel. Fokus produk pada kelas institusi menciptakan hambatan masuk tinggi dan membatasi kontribusi pengembangan dari komunitas akar rumput.
Dampak sentralisasi ini juga terlihat pada mekanisme distribusi token, di mana alokasi utama tetap terpusat pada pengembangan protokol dan dana pertumbuhan ekosistem yang dikendalikan oleh tata kelola foundation, bukan inisiatif komunitas. Keterbatasan struktural ini pada akhirnya memengaruhi kemampuan Ondo untuk meraih inovasi pasar yang lebih luas dibandingkan pesaing RWA yang lebih terdesentralisasi.
Ya, Ondo berpotensi mencapai $10. Kapitalisasi pasar yang dibutuhkan adalah $13 miliar, dan hal ini dapat tercapai dengan pertumbuhan serta kondisi pasar saat ini.
ONDO memiliki potensi pertumbuhan yang kuat. Tren pasar dan analisis para ahli menunjukkan peluang investasi yang menguntungkan di tahun 2025.
Ondo coin merupakan protokol DeFi yang melakukan tokenisasi aset dunia nyata seperti U.S. Treasuries, menjembatani keuangan tradisional dan blockchain. Coin ini beroperasi di Ondo Chain, memberikan akses global ke produk keuangan kelas institusi.
Ondo coin diproyeksikan mencapai $380,26 pada tahun 2030, menandakan potensi pertumbuhan lebih dari 40.000% berdasarkan tren dan analisis pasar.











