

Kebijakan moneter Federal Reserve secara signifikan memengaruhi volatilitas pasar cryptocurrency melalui beberapa saluran transmisi penting. Ketika The Fed memperketat kebijakan dengan menaikkan suku bunga dan menerapkan pengetatan kuantitatif (QT), likuiditas pasar menurun, yang biasanya menurunkan harga kripto. Hubungan ini terlihat jelas selama siklus pengetatan 2023-2024, ketika Bitcoin mengalami koreksi harga yang substansial.
Sebaliknya, selama siklus pelonggaran, seperti yang terjadi pada 2020-2021 dan diantisipasi pada 2025, pasar cryptocurrency umumnya mengalami kenaikan. Pemotongan suku bunga Fed sebesar 0,25% pada Oktober 2025 memberikan dorongan moderat bagi aset kripto, meskipun efeknya diperlemah oleh kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut.
| Fase Kebijakan | Dampak Likuiditas | Respons Bitcoin | Respons Altcoin |
|---|---|---|---|
| Pengetatan | Menurun | Penurunan moderat | Penurunan tajam |
| Pelonggaran | Meningkat | Kenaikan kuat | Keuntungan bervariasi |
Reaksi pasar terhadap komunikasi Fed sering melebihi dampak kebijakan sebenarnya. Misalnya, token AMP mengalami penurunan 15,29% selama 30 hari meskipun ada antisipasi pemotongan suku bunga, menunjukkan bagaimana kebijakan moneter berinteraksi dengan faktor-faktor khusus kripto. Bitcoin, yang dipersepsikan sebagai "emas digital", cenderung menarik modal selama fase pengetatan sementara altcoin menghadapi tantangan lebih besar, diilustrasikan dengan penurunan AMP sebesar 31,16% selama tahun lalu.
Dinamika ini menggarisbawahi bagaimana kondisi likuiditas dolar AS, yang secara langsung dikendalikan oleh Federal Reserve, telah menjadi pendorong fundamental sentimen dan volatilitas pasar cryptocurrency.
Bukti empiris dari 2017 hingga 2025 menunjukkan korelasi signifikan antara indikator inflasi AS dan pergerakan harga cryptocurrency. Ketika inflasi meningkat, Bitcoin dan Ethereum biasanya mengalami kenaikan harga yang sesuai karena investor mencari lindung nilai inflasi. Laporan CPI September 2025, yang menunjukkan inflasi pada 2,9% (naik dari 2,7% pada Juli), memicu reaksi pasar yang signifikan, dengan Bitcoin naik 2,09% dan Ethereum naik 0,81% dalam beberapa jam setelah rilis data.
Data PCE juga memengaruhi pasar kripto, dengan Indeks Harga PCE Agustus 2025 sebesar 2,74% year-over-year menciptakan momentum pasar. Korelasi menjadi lebih jelas ketika memeriksa kejutan inflasi spesifik dan respons pasar:
| Indikator Inflasi | Pembacaan | Respons BTC | Respons ETH |
|---|---|---|---|
| CPI (Sept 2025) | 2,9% | +2,09% | +0,81% |
| PCE (Agt 2025) | 2,74% | +1,5%* | +0,7%* |
| Core PCE | 2,9% | Kenaikan moderat | Stabil |
*Persentase kenaikan kapitalisasi pasar dalam 24 jam









