
Kebijakan moneter Federal Reserve yang makin hawkish sepanjang 2025 menimbulkan tekanan besar di pasar kripto. Usai pertemuan FOMC Oktober 2025, di mana The Fed mempertahankan suku bunga di 4,25%-4,50% dan memberi sinyal panduan lebih ketat, sentimen pasar berubah tajam. Meski The Fed kemudian memangkas suku bunga kredit utama sebesar 0,25% di November menjadi 4,0%, komunikasi hawkish awal membuat minat risiko investor menurun drastis.
| Kinerja Kripto | Dampak Harga |
|---|---|
| XRP | Turun 15% ke $2,17 |
| Bitcoin | Turun dari $126.000 ke $80.000 |
| Pasar kripto secara keseluruhan | Kehilangan $1,1 triliun di akhir November |
Reaksi pasar menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap perubahan kebijakan Federal Reserve. Ketika harapan penurunan suku bunga memudar pada akhir November, kripto utama mengalami likuidasi tajam lebih dari $1 miliar. Volatilitas ini menegaskan aset kripto masih sangat terpengaruh kondisi makroekonomi dan ekspektasi moneter. Penurunan Bitcoin dari level sebelumnya mencerminkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas suku bunga yang berkepanjangan dan semakin terbatasnya likuiditas untuk aset digital pencari imbal hasil. Sensitivitas pasar kripto terhadap komunikasi The Fed menandakan partisipasi institusi dan perdagangan berbasis makro kini sangat memengaruhi valuasi aset digital di samping faktor adopsi tradisional.
Saat inflasi melonjak ke 4,2%, Federal Reserve menanggapi dengan tetap mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan tekanan harga. Keputusan ini menciptakan dampak besar pada pasar kripto, secara mendasar mengubah dinamika likuiditas.
Suku bunga tinggi mendorong aliran dana keluar dari aset berisiko ke instrumen yang lebih aman dan berimbal hasil. Dana pasar uang, yang kini mengelola sekitar $7,4 triliun, menjadi semakin menarik seiring suku bunga tetap tinggi. Investor pun mengalihkan dana dari posisi spekulatif seperti kripto ke instrumen pendapatan tetap konvensional yang menawarkan imbal hasil langsung tanpa risiko volatilitas.
Keterkaitan antara kebijakan The Fed dan likuiditas kripto berjalan langsung: saat suku bunga tinggi, biaya peluang menyimpan aset digital volatil meningkat pesat. Instrumen keuangan tradisional memberi imbal hasil pasti, sehingga lebih menarik dibanding prospek kripto yang tidak pasti. Perpindahan dana ini mengurangi tekanan beli di pasar kripto, membatasi likuiditas untuk trading dan institusi.
Riset dari platform analisis blockchain mengonfirmasi likuiditas kripto tetap terbatas dalam lingkungan suku bunga tinggi saat ini. Kendala ini sangat terasa untuk altcoin dan proyek baru seperti Tradoor (TRADOOR), yang membutuhkan likuiditas pasar kuat demi stabilitas harga dan volume perdagangan. Dengan institusi lebih memilih aset berimbal hasil, ekosistem kripto mengalami penurunan volume transaksi dan efisiensi penemuan harga, sehingga token dengan ambisi pertumbuhan menghadapi tantangan besar.
Integrasi Bitcoin ke pasar keuangan tradisional telah mengubah perilaku fundamentalnya. Koefisien korelasi 0,8 antara volatilitas S&P 500 dan pergerakan harga Bitcoin menjadi tonggak penting dalam perkembangan pasar kripto, yang dikenal analis sebagai "Wall Streetization" Bitcoin.
Penguatan relasi ini terjadi karena partisipasi institusi mengubah dinamika aset digital. Data terkini menunjukkan indeks volatilitas implisit Bitcoin—khususnya Volmex BVIV dan Deribit DVOL—kini melacak S&P 500 VIX dengan sinkronisasi sangat tinggi, korelasi hingga 0,88 pada periode 90 hari. Konvergensi ini menunjukkan Bitcoin telah berubah dari aset independen menjadi mekanisme yang merespons sentimen pasar ekuitas global.
| Metrik | Nilai | Implikasi |
|---|---|---|
| Korelasi BTC-S&P 500 | 0,8 | Keterkaitan arah kuat |
| Korelasi BVIV-VIX 90 Hari | 0,88 | Sinkronisasi rekor tertinggi |
| Rentang Korelasi 30 Hari | 70%+ | Keterkaitan pasar konsisten |
Peningkatan partisipasi institusi, termasuk penjual volatilitas dengan strategi sistematis, telah mengubah mekanisme penemuan harga Bitcoin secara mendalam. Ketika investor tradisional menerapkan kerangka ekuitas konvensional ke derivatif kripto, independensi Bitcoin sebagai aset kontrasi siklus kian berkurang, sehingga membentuk dinamika baru untuk konstruksi portofolio dan strategi manajemen risiko.
Tradoor coin adalah token yang digunakan di platform DeFi untuk trading opsi dan kontrak perpetual. Pengguna dapat melakukan staking untuk memperoleh fee dari aktivitas trading di platform.
Koin kripto favorit Elon Musk adalah Dogecoin. Ia secara terbuka menyebutnya sebagai 'kripto milik rakyat' dan aktif mendukung penggunaan serta pengembangannya.
Per 25 November 2025, Tor coin bernilai $0,01642. Harga tersebut menunjukkan fluktuasi terbaru di pasar.
Koin TRADOOR memiliki peluang kuat mencapai $1 berkat teknologi inovatif dan adopsi yang pesat di ekosistem web3.







