

Penurunan Solana dari puncak $293 menandai koreksi besar yang secara signifikan mengubah dinamika pasar sepanjang 2025 hingga awal 2026. Aset kripto ini mengalami depresiasi sekitar 58% hanya dalam kuartal IV 2025, yang secara mendasar mengubah posisi trader dan evaluasi risiko. Penurunan tajam ini tidak terjadi dalam satu sesi perdagangan, melainkan melalui beberapa fase konsolidasi yang memperlihatkan psikologi pasar utama.
Level $136 menjadi area penting setelah fase kapitulasi pada bulan Desember, di mana SOL terkonsolidasi antara $120-$126 sebelum stabil. Konsolidasi ini mengindikasikan potensi pola pembalikan walau sentimen bearish tetap dominan. Volatilitas bulanan 4,60%, walaupun tinggi secara absolut, sebenarnya mencerminkan kompresi jika dibandingkan dengan fluktuasi ekstrem pada saat pergerakan dari puncak ke dasar. Data volatilitas ini menunjukkan transisi SOL dari likuidasi berbasis kepanikan ke penemuan harga yang lebih terukur.
Yang menarik, partisipasi institusi tetap tangguh meskipun terjadi pelemahan teknikal. Adopsi infrastruktur blockchain utama terus meningkat, dengan institusi tetap mempertahankan eksposur meski trader ritel mulai kapitulasi. Divergensi antara fundamental on-chain dan aksi harga ini membentuk dikotomi pasar yang menarik. Pergerakan harga 10% dari level saat ini dapat memicu likuidasi posisi leverage sekitar $400 juta, menandakan kerentanan pasar yang masih tinggi. Memahami dinamika ini sangat penting untuk memproyeksikan bagaimana Solana akan menghadapi level support dan resistance pada 2026.
Pemahaman terhadap level harga penting ini memberikan panduan bagi trader dan analis dalam menavigasi volatilitas Solana sepanjang 2026. Level support $145-148 menjadi ambang breakout utama yang harus dijaga SOL untuk memicu momentum bullish berkelanjutan. Banyak analis menyorot rentang ini sebagai kunci validasi keberlanjutan tren naik, dengan kegagalan di bawah zona ini dapat menandakan koreksi lebih dalam.
Level psikologis $200 menjadi titik infleksi strategis yang menjadi fokus pasar. Target bulat ini memuat bobot teknikal sekaligus psikologis, bertindak sebagai barometer sentimen trader. Konsensus analis terkait proyeksi SOL mencapai $200 pada 2026 memperlihatkan optimisme, meski pencapaian level ini membutuhkan tekanan bullish berkelanjutan dan akumulasi institusi.
Di atas level tersebut, zona resistance $220-260 menjadi batas atas apresiasi jangka pendek. Kerangka resistance ini bukan sembarangan—ia mencerminkan aksi harga historis dan titik konfluensi teknikal. Menembus zona ini menandakan momentum kuat dan berpotensi membuka jalan ke valuasi yang lebih tinggi. Trader umumnya melakukan scaling posisi di zona resistance dan memanfaatkan pullback teknikal untuk menyusun strategi masuk. Kerangka support-resistance tiga lapis ini menawarkan metodologi terstruktur dalam mengelola eksposur harga SOL selama volatilitas tahun 2026.
Investor institusi memperkuat posisi bullish untuk Solana sepanjang 2025-2026, dengan proyeksi harga antara $304 sampai $450 seiring mereka mengalokasikan modal melalui kanal regulasi baru yang telah disetujui. Persetujuan ETF spot Solana mendorong arus modal institusi secara signifikan, dengan data terbaru menunjukkan inflow delapan minggu sebesar $41,08 juta, menandakan SOL telah diterima sebagai aset institusi arus utama. Infrastruktur ETF ini menghilangkan hambatan tradisional yang sebelumnya membatasi akses institusi besar ke pasar kripto, sehingga mengubah dinamika permintaan Solana secara mendasar.
Perubahan kebijakan moneter turut memperkuat prediksi institusi, karena pelonggaran bank sentral biasanya menguntungkan aset berisiko dan kripto alternatif yang bersaing dalam alokasi modal. Konvergensi akses ETF, akomodasi moneter, dan fundamental jaringan menciptakan kondisi yang menjadi dasar analis memproyeksikan rentang $304-$450 pada 2026. Solana dari sisi teknis—terutama upgrade yang menjanjikan kecepatan transaksi lebih dari satu juta per detik—memperkuat kepercayaan institusi terhadap kelangsungan jangka panjang platform. Prediksi institusi ini didasarkan pada penilaian terukur tentang kejelasan regulasi, mekanisme arus modal, dan kondisi makroekonomi yang menempatkan Solana untuk pertumbuhan signifikan pada periode krusial ini.
Prediksi harga Solana SOL tahun 2026 berada pada kisaran minimum 155 USD dan maksimum 163 USD, dengan rata-rata sekitar 113 USD. Faktor utama meliputi fundamental pasar serta tren pasar kripto secara umum.
Level support SOL berada di 25.244, dengan resistance di kisaran 22.845-23.460. Gunakan support sebagai titik entry potensial dan resistance sebagai titik exit potensial dalam strategi trading teknikal.
Pembaruan jaringan dan pertumbuhan ekosistem Solana pada 2026 akan menurunkan volatilitas harga SOL melalui peningkatan stabilitas teknis dan adopsi institusi. Upgrade seperti Firedancer memperkuat kepercayaan, sementara pertumbuhan aplikasi DeFi dan inflow ETF institusi memberikan stabilitas pasar, menopang harga pada support $123-$125 dan resistance $220.
Solana unggul dalam kecepatan dan biaya rendah, mengungguli Ethereum dan pesaing lain. Namun, Ethereum tetap memimpin dalam aspek keamanan dan kematangan ekosistem. Desentralisasi Solana masih tertinggal dibanding Ethereum, tetapi mengutamakan performa dan throughput.
Volatilitas harga SOL dipengaruhi oleh risiko teknis seperti kemacetan jaringan dan isu validator, risiko regulasi dari kebijakan pemerintah, serta risiko pasar akibat perubahan sentimen dan kondisi makro yang memengaruhi permintaan dan adopsi kripto secara keseluruhan.
Volatilitas historis Solana berkisar $155-$205 di 2025 dengan fluktuasi tajam periodik. Pada 2026, volatilitas diperkirakan akan turun signifikan berkat upgrade jaringan seperti Firedancer serta meningkatnya arus modal institusi melalui ETF, sehingga stabilitas harga lebih terjaga.
Investor jangka panjang sebaiknya memandang 2026 sebagai tahun konsolidasi bagi Solana. Setelah lonjakan 2025, SOL diproyeksikan stabil dengan support di kisaran ratusan pertengahan, rata-rata $300-400 dengan potensi lonjakan ke $500. Ini merupakan pullback sehat sebelum gelombang pertumbuhan berikutnya.











