

Swell Network adalah protokol inovatif yang dirancang untuk menyederhanakan sekaligus meningkatkan pengalaman staking Ethereum. Dengan mengatasi tantangan utama dalam proses staking, jaringan ini bertujuan memperluas akses dan efisiensi staking Ethereum kepada lebih banyak pengguna.
Swell Network merupakan protokol staking non-kustodian yang menurunkan hambatan partisipasi bagi staking Ethereum. Berbeda dengan metode staking tradisional yang mensyaratkan minimal 32 ETH dan keahlian teknis untuk menjalankan node validator, jaringan ini memungkinkan pengguna melakukan staking dengan jumlah ETH berapapun tanpa perlu mengelola infrastruktur rumit. Pendekatan ini tidak hanya mendemokratisasi akses staking, tetapi juga memperkuat desentralisasi dan keamanan jaringan Ethereum.
Fitur utama Swell Network meliputi:
Proses liquid staking di Swell Network dirancang agar mudah dan inklusif:
Jaringan ini juga menawarkan restaking melalui rswETH, memungkinkan pengguna berpartisipasi di protokol seperti EigenLayer tanpa harus memenuhi syarat 32 ETH. Untuk pemegang Bitcoin, platform menyediakan swBTC, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam peluang DeFi sekaligus memperoleh yield native.
Swell Earn menawarkan strategi otomatis dengan penyesuaian risiko untuk memperoleh imbal hasil dari aset digital:
Manfaat utama meliputi manajemen otomatis, mitigasi risiko, serta likuiditas melalui token ERC-4626 yang dapat ditukar.
Token SWELL berfungsi sebagai token tata kelola untuk organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) jaringan:
Distribusi token mencakup alokasi untuk komunitas (35%), tim (25%), pendanaan (25%), dan yayasan (15%), dengan suplai maksimum 10 miliar SWELL.
Swell L2 adalah rollup restake yang dibangun di atas Ethereum, menggunakan mekanisme Proof of Restake (PoR):
Perkembangan terbaru meliputi peluncuran Devnet untuk pengujian dan pertumbuhan proyek yang beroperasi di Swell L2.
Swell Network merupakan terobosan penting dalam ekosistem staking Ethereum. Dengan menyederhanakan proses staking, menghadirkan solusi liquid staking, dan memperkenalkan inovasi seperti Swell L2, proyek ini berupaya memperluas akses sekaligus meningkatkan imbal hasil bagi lebih banyak pengguna. Seiring ekosistem DeFi terus berevolusi, pendekatan Swell Network yang menggabungkan staking dengan fungsionalitas DeFi yang lebih luas menempatkannya sebagai pemain utama dalam pengembangan keuangan terdesentralisasi.
Swell Network adalah protokol liquid staking Ethereum yang terdesentralisasi, memungkinkan pengguna melakukan staking ETH dan menerima token swETH, sehingga meningkatkan likuiditas sekaligus memperoleh imbal hasil staking.
Prospek Swell coin sangat menjanjikan, dengan potensi pertumbuhan signifikan. Seiring ekosistem Web3 berkembang, solusi staking inovatif dari Swell berpeluang mendorong tingkat adopsi dan kenaikan nilai.
Hingga tahun 2025, Swell Network belum mengumumkan CEO secara publik. Perusahaan ini menerapkan struktur terdesentralisasi, berfokus pada tata kelola komunitas daripada kepemimpinan korporat konvensional.











