

Status hukum penambangan cryptocurrency di Yordania menjadi isu utama bagi investor, trader, dan pelaku industri blockchain. Pemahaman atas regulasi yang berlaku sangat krusial untuk merencanakan investasi perangkat keras dan membangun operasi penambangan. Regulasi yang jelas dan spesifik meningkatkan kepercayaan investor dalam menanamkan modal, sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.
Kerangka hukum yang transparan juga sangat membantu strategi bisnis dan individu yang berorientasi pada keuntungan dari penambangan cryptocurrency. Perusahaan wajib memahami hak dan kewajiban hukum sebelum berinvestasi jangka panjang, terutama karena biaya perangkat penambangan dan konsumsi energi terus meningkat. Lingkungan regulasi yang terbuka mempermudah akses pendanaan dari bank dan lembaga keuangan yang biasanya enggan mendukung kegiatan dengan status hukum yang belum pasti.
Merespons tingginya animo terhadap cryptocurrency, pemerintah Yordania melalui Bank Sentral Yordania menetapkan regulasi komprehensif yang mewajibkan seluruh aktivitas penambangan terdaftar pada otoritas terkait. Regulasi tersebut berfokus pada pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan menjaga stabilitas jaringan listrik nasional.
Pendaftaran mengharuskan pengungkapan detail lokasi, kapasitas perangkat, dan proyeksi konsumsi energi. Penambang dikenakan tarif listrik progresif yang bertujuan menekan penggunaan energi berlebihan, sehingga meningkatkan biaya operasional dan bisa menyebabkan kelangkaan energi di sektor lain. Skema tarif ini mendorong penambang memanfaatkan energi terbarukan dan solusi efisiensi energi.
Regulasi juga mewajibkan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan keamanan siber demi melindungi infrastruktur digital dari ancaman. Penambang wajib menyerahkan laporan berkala mengenai aktivitas serta pendapatan, agar otoritas bisa memantau sektor dan memastikan kepatuhan pajak.
Di Yordania telah berdiri sejumlah farm penambangan cryptocurrency sukses, khususnya di daerah dengan akses energi terbarukan. Salah satunya adalah farm besar di sekitar Taman Surya Ma'an yang memanfaatkan energi surya murah, sehingga menekan biaya operasional penambangan secara signifikan.
Fasilitas ini telah sesuai regulasi lokal sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan nasional dengan energi hijau. Farm tersebut menampung lebih dari 500 perangkat penambangan canggih dan mempekerjakan sekitar 30 teknisi serta insinyur untuk mengelola dan merawat perangkat. Sistem pendingin canggih bertenaga surya juga diadopsi untuk efisiensi energi maksimal.
Farm lain di Aqaba memanfaatkan energi angin sebagai sumber listrik utama. Model bisnisnya inovatif, menggabungkan penambangan cryptocurrency dengan layanan hosting bagi penambang individu yang ingin memanfaatkan infrastruktur farm tanpa membangun fasilitas sendiri.
Beberapa tahun terakhir, Yordania mencatat lonjakan perusahaan penambangan cryptocurrency terdaftar berkat standar hukum yang semakin jelas dan ketersediaan energi terbarukan. Tren penambangan berkelanjutan makin pesat didorong kemajuan perangkat hemat energi dan dorongan global pada tanggung jawab lingkungan di industri crypto.
Saat ini, minat terhadap cloud mining dan penambangan bersama semakin meningkat, di mana penambang berbagi sumber daya dan keuntungan. Penambang juga mulai fokus pada cryptocurrency alternatif yang konsumsi energinya lebih rendah dibandingkan koin utama, sesuai kebijakan pemerintah soal efisiensi energi.
Kolaborasi antara perusahaan penambangan dan universitas di Yordania juga makin banyak, terutama dalam pengembangan solusi teknis inovatif dan pelatihan SDM blockchain serta crypto lokal demi memperkuat ekonomi digital nasional.
Kementerian Ekonomi Digital dan Kewirausahaan Yordania melaporkan sektor penambangan cryptocurrency berkontribusi sekitar 0,5% terhadap PDB Yordania pada periode pelaporan terakhir. Persentase ini memang masih kecil, namun menunjukkan pertumbuhan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya dan memperlihatkan potensi ekspansi besar di masa depan.
Sektor ini menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja langsung dan mendukung berbagai layanan pendukung, meliputi perawatan perangkat keras, pengembangan software, keamanan, dan penyediaan peralatan. Dengan demikian, dampak ekonomi sektor ini menjangkau ribuan pekerjaan tidak langsung di berbagai bidang.
Data juga menunjukkan operasi penambangan cryptocurrency memakan sekitar 3% dari total konsumsi listrik nasional. Sebanyak 70% dari energi tersebut bersumber dari energi terbarukan, menempatkan Yordania sebagai pemimpin regional dalam keberlanjutan sektor penambangan. Proporsi energi hijau yang tinggi ini menekan jejak karbon industri sekaligus memperkuat posisi Yordania sebagai hub penambangan ramah lingkungan.
Proyeksi ke depan, kontribusi sektor terhadap PDB diperkirakan dapat meningkat dua kali lipat jika pemerintah terus menjaga regulasi yang kondusif dan memperluas infrastruktur energi terbarukan.
Penambangan cryptocurrency di Yordania diizinkan secara hukum di bawah kerangka regulasi komprehensif yang diterbitkan pemerintah. Regulasi ini memastikan aktivitas penambangan berjalan bertanggung jawab dan berkelanjutan, dengan penekanan pada konservasi energi, kepatuhan hukum, dan kontribusi ekonomi.
Investor dan pelaku penambangan cryptocurrency di Yordania mendapat keuntungan dari komitmen negara pada energi terbarukan sehingga menekan biaya operasional sekaligus mendukung tujuan lingkungan global. Regulasi yang jelas menciptakan iklim investasi yang aman, mendorong inovasi, dan pertumbuhan sektor yang sangat prospektif.
Poin penting bagi pihak yang tertarik dengan penambangan cryptocurrency di Yordania meliputi:
Memahami dan mematuhi regulasi lokal: Setiap penambang wajib terdaftar pada otoritas dan memenuhi standar keselamatan serta keamanan siber.
Manfaat adopsi energi terbarukan: Investasi pada tenaga surya dan angin menurunkan biaya operasional dan mendukung kebijakan pemerintah.
Dampak ekonomi yang positif: Sektor penambangan membuka lapangan kerja, mendukung layanan pendukung, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Peluang masa depan: Seiring kemajuan teknologi serta ekspansi energi terbarukan, prospek bagi investor baru makin terbuka.
Bagi pihak yang ingin mendirikan atau berinvestasi di operasi penambangan cryptocurrency, Yordania menawarkan lingkungan yang sangat menarik, didukung regulasi transparan dan komitmen pemerintah pada keberlanjutan. Kerangka hukum yang jelas, sumber daya terbarukan, serta lokasi strategis menjadikan Yordania destinasi ideal bagi investor di sektor dinamis ini.
Penambangan mata uang digital dinyatakan ilegal di Yordania. Bank Sentral Yordania secara tegas melarang dan menyarankan untuk tidak melakukan aktivitas penambangan. Status hukum ini jelas dan tidak mendukung keberadaan operasi penambangan.
Bank Sentral Yordania melarang segala bentuk transaksi langsung maupun tidak langsung dengan cryptocurrency, termasuk perdagangan komersial publik. Namun, kepemilikan pribadi di dompet digital tidak dikategorikan sebagai tindak pidana.
Ya, pendapatan penambangan dikenakan pajak penghasilan di Yordania dengan tarif 20% sesuai sistem perpajakan yang berlaku.
Penambang di Yordania menghadapi tantangan seperti tingginya biaya listrik, belum adanya regulasi yang jelas, risiko keamanan siber, keterbatasan infrastruktur, volatilitas pasar global, dan ketidakstabilan ekonomi lokal.
Bank di Yordania saat ini tidak mendukung transfer dana hasil penambangan mata uang digital, sesuai arahan Bank Sentral Yordania. Penambangan mata uang digital belum diatur dalam pedoman transaksi aset virtual yang berlaku.











