

Polygon 2.0 adalah pembaruan revolusioner untuk ekosistem blockchain Polygon, dirancang guna mengatasi tantangan utama dalam dunia blockchain saat ini. Artikel ini membahas fitur, manfaat, serta dampak potensial Polygon 2.0 terhadap ekosistem aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan teknologi blockchain.
Polygon, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2017 sebagai Matic Network, merupakan platform blockchain yang dikembangkan untuk mengatasi tantangan skalabilitas Ethereum. Polygon telah berevolusi dari pendekatan sidechain menjadi platform skalabilitas Ethereum yang serbaguna, mendukung berbagai solusi Layer-2. Pertumbuhan Polygon sangat pesat, dengan jumlah DApps meningkat dari 500 menjadi lebih dari 7.000 dan pengguna aktif harian dari 10.000 menjadi lebih dari 100.000.
Polygon 2.0 adalah peningkatan signifikan pada ekosistem Polygon yang bertujuan meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan interoperabilitas. Dengan teknologi mutakhir seperti zero-knowledge (ZK) rollups, Polygon 2.0 mampu memproses transaksi lebih cepat, biaya lebih rendah, serta menghadirkan pengalaman pengguna yang optimal.
Peningkatan Polygon 2.0 didorong oleh tingginya kebutuhan akan skalabilitas dan keamanan di ekosistem blockchain. Polygon 2.0 hadir untuk mengatasi masalah skalabilitas Ethereum yang sering memicu biaya transaksi tinggi dan waktu konfirmasi lambat.
Polygon 2.0 menargetkan sejumlah masalah mendasar dalam ekosistem blockchain:
Beberapa fitur kunci Polygon 2.0 meliputi:
Komunitas Polygon sangat berperan dalam pertumbuhan dan pengembangan ekosistem. Pengembang dapat berkontribusi dengan membangun DApps serta berpartisipasi dalam diskusi pengembangan inti, sehingga beragam perspektif dapat diakomodasi dalam pengambilan keputusan.
Teknologi Zero-Knowledge (ZK) memungkinkan pembuktian suatu pernyataan tanpa mengungkapkan informasi dasar. Di Polygon 2.0, teknologi ZK diintegrasikan lewat ZK-rollups, yang meningkatkan skalabilitas dan privasi dengan pemrosesan transaksi secara off-chain.
Teknologi ZK memberikan manfaat utama bagi Polygon 2.0:
Peluncuran Polygon 2.0 berlangsung bertahap dengan beberapa milestone penting:
Transisi dari MATIC ke POL menjadi bagian krusial dari Polygon 2.0. POL menjadi token utama untuk gas dan staking dengan rasio tukar 1:1 dari token MATIC. Perubahan ini ditujukan untuk mengatasi keterbatasan suplai tetap MATIC dan mendukung pertumbuhan ekosistem Polygon.
AggLayer merupakan protokol yang menghubungkan berbagai blockchain ke dalam jaringan terpadu menggunakan teknologi kriptografi canggih. AggLayer menyederhanakan pengalaman pengguna dan memungkinkan pengembang membangun aplikasi yang dapat beroperasi lintas blockchain secara seamless.
Type 1 prover, hasil pengembangan Polygon dan Toposware, memungkinkan chain EVM yang ada bertransformasi menjadi chain ZK Layer-2. Upgrade ini meningkatkan kecepatan transaksi dan menurunkan biaya, memproses transaksi 36 kali lebih cepat dan jauh lebih murah.
Polygon Chain Development Kit (CDK) merupakan framework open-source yang mempercepat pengembangan blockchain Layer-2 berbasis ZK di Ethereum. Sebuah bursa kripto ternama telah memanfaatkan CDK untuk meluncurkan X Layer, jaringan Ethereum Layer-2 yang menawarkan tingkat keamanan dan skalabilitas tinggi dengan biaya transaksi rendah.
Polygon 2.0 menandai lompatan besar dalam dunia blockchain, mengatasi tantangan utama di bidang skalabilitas, keamanan, dan interoperabilitas. Dengan teknologi mutakhir seperti ZK-rollups serta fitur inovatif seperti AggLayer dan Type 1 Prover, Polygon 2.0 bertujuan membuat blockchain lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Seiring perkembangan platform, Polygon 2.0 berpotensi mendorong adopsi masif teknologi blockchain dan mengubah cara kita berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi.
Polygon murah karena solusi skalabilitas Layer 2 yang efisien, throughput transaksi tinggi, dan biaya gas rendah. Arsitekturnya mengoptimalkan performa Ethereum, sehingga transaksi lebih terjangkau bagi pengguna.
Polygon lebih unggul berkat skalabilitas, biaya rendah, dan ekosistem yang solid. Dengan Polygon 2.0, performa dan interoperabilitas semakin maksimal, sehingga menjadi pilihan utama bagi pengembang dan pengguna Web3.
Ya, Polygon memiliki prospek cerah. Solusi skalabilitas dan ekosistem yang terus berkembang menempatkan Polygon sebagai pemain utama di ruang Web3.
Ya, Polygon berpotensi mencapai $3 pada tahun 2025. Dengan inovasi skalabilitas dan ekosistem yang semakin luas, nilai Polygon dapat meningkat signifikan seiring adopsi Web3 yang tumbuh pesat.











