

Securities and Exchange Commission menunda opsi ETF Ethereum BlackRock hingga 10 November untuk pertimbangan lebih lanjut. Keputusan ini diambil setelah persetujuan opsi ETF Bitcoin BlackRock baru-baru ini, yang menjadi tonggak penting dalam penerimaan regulasi terhadap ETF berbasis kripto. Penundaan dari SEC ini memberikan waktu tambahan untuk meninjau proposal, memperlihatkan kehati-hatian komisi terhadap produk keuangan yang berkaitan dengan cryptocurrency.
BlackRock, sebagai salah satu manajer aset terbesar di dunia, berupaya memperluas akses investor dengan menawarkan opsi ETF Ethereum kepada investor institusi maupun ritel. Penundaan ini menandakan bahwa SEC sedang mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan final. Persetujuan opsi ETF Bitcoin sebelumnya telah menetapkan preseden regulasi, namun proposal Ethereum memerlukan pengawasan ekstra mengingat karakteristik pasar Ethereum yang unik.
Banyak pengamat industri memperkirakan SEC akan menempuh jalur persetujuan serupa untuk opsi ETF Ethereum setelah proses peninjauan rampung. Kerangka regulasi yang dihasilkan melalui persetujuan ETF Bitcoin menjadi landasan evaluasi produk berbasis Ethereum, meski setiap kelas aset tetap menghadirkan pertimbangan tersendiri bagi regulator.
Jadwal peninjauan SEC melampaui proposal dari BlackRock. Komisi juga menunda keputusan atas sejumlah pengajuan ETF berbasis Ethereum lainnya, termasuk dari NYSE American LLC untuk Bitwise Ethereum ETF, Grayscale Ethereum Trust, dan Grayscale Ethereum Mini Trust.
Tenggat baru untuk pengajuan-pengajuan ini ditetapkan pada 11 November, sehari setelah keputusan BlackRock. Opsi ETF ini memungkinkan saham diperdagangkan dengan ketentuan tertentu terkait tanggal jatuh tempo, harga strike, dan suspensi perdagangan, sehingga memperluas peluang investasi melalui produk keuangan ini.
Persetujuan opsi ETF Ethereum akan membuka jalur investasi baru bagi investor institusi maupun ritel. Produk ini menyediakan mekanisme partisipasi yang diatur tanpa harus memiliki Ethereum secara langsung, sehingga mengurangi risiko volatilitas aset dan risiko kustodian.
Pendekatan hati-hati SEC terhadap persetujuan produk keuangan berbasis kripto mencerminkan pertimbangan regulasi yang berkelanjutan di pasar aset digital. Pelaku industri memperkirakan keputusan akhir akan membuka jalan bagi ekspansi lebih luas penawaran ETF cryptocurrency di sektor keuangan tradisional.
Penundaan regulasi menunjukkan proses evaluasi menyeluruh SEC atas produk berbasis aset digital. Dengan opsi ETF Bitcoin yang telah disetujui dan mendapat respons positif pasar, opsi ETF Ethereum menjadi langkah lanjutan dalam institusionalisasi investasi cryptocurrency. Persetujuan yang diantisipasi akan memperkuat integrasi aset digital ke portofolio investasi arus utama.
Opsi ETF Ethereum mengikuti harga kontrak berjangka, sedangkan spot ETF Ethereum secara langsung mengikuti harga aktual Ethereum. Opsi melibatkan pasar derivatif, sedangkan spot ETF memberikan eksposur langsung ke nilai Ethereum secara real-time.
SEC menunda keputusan untuk menilai risiko volatilitas cryptocurrency dan dampak stabilitas pasar. Hal ini mencerminkan sikap regulasi yang hati-hati terhadap derivatif kripto, dengan mengutamakan perlindungan investor dan integritas pasar sebelum menyetujui instrumen keuangan baru.
Opsi ETF Ethereum BlackRock diperkirakan akan meningkatkan likuiditas pasar, menarik investor institusi, mendorong volume perdagangan, dan memperkuat price discovery. Adopsi institusional ini merepresentasikan penerimaan arus utama dan dapat mendorong pertumbuhan pasar secara berkelanjutan.
Investor ritel dapat memperdagangkan opsi ETF Ethereum melalui platform broker standar setelah disetujui. Setelah mendapatkan persetujuan SEC, perdagangan opsi akan tersedia di bursa utama. Investor dapat membeli call/put option atau memiliki ETF dasar melalui akun perdagangan ritel.
Probabilitas persetujuan SEC untuk opsi ETF Ethereum pada November sekitar 50%. Ketidakpastian utama meliputi sikap regulasi, tantangan hukum, dan keputusan klasifikasi aset. Sentimen pasar tetap berhati-hati mengenai waktu persetujuan.
Persetujuan opsi ETF Ethereum lebih lambat karena kompleksitas regulasi. Berbeda dengan Bitcoin, jaringan Ethereum melibatkan smart contract dan aplikasi DeFi, sehingga memerlukan pengawasan tambahan. Regulator membutuhkan waktu lebih lama untuk menilai risiko teknologi, solusi kustodian, dan perlindungan terhadap manipulasi pasar yang khas pada ekosistem Ethereum.











