Temukan 19 bursa terdesentralisasi terbaik tahun 2025 yang menghadirkan keamanan dan perdagangan kripto peer-to-peer tanpa kontrol terpusat. Dari AMM seperti Uniswap dan Curve sampai aggregator seperti 1inch, Anda dapat memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan trading Anda. Ketahui keuntungan serta risiko trading non-custodial melalui panduan lengkap kami. Dapatkan wawasan mengenai kripto terdesentralisasi, berbagai pilihan trading, dan koin-koin terdesentralisasi unggulan yang membentuk ekosistem DeFi saat ini.
19 Bursa Crypto Terdesentralisasi Terbaik Tahun 2025
Bursa terdesentralisasi (DEX) telah mengubah lanskap perdagangan cryptocurrency sejak kemunculan platform inovatif yang mengadopsi teknologi Automated Market Maker (AMM). Artikel ini membahas konsep DEX serta memberikan ikhtisar 19 bursa terdesentralisasi teratas yang tersedia pada tahun 2025.
Apa itu Bursa Terdesentralisasi?
Bursa terdesentralisasi merupakan platform pertukaran peer-to-peer (P2P) yang beroperasi tanpa otoritas terpusat. Berbeda dengan bursa terpusat, DEX bersifat non-custodial sehingga pengguna tetap memegang kendali atas dana mereka selama proses perdagangan. Platform ini memanfaatkan smart contract dan biasanya menggunakan AMM serta liquidity pool untuk memfasilitasi transaksi, sehingga menawarkan keamanan lebih tinggi dan biaya lebih rendah dibandingkan bursa terpusat.
19 Bursa Terdesentralisasi Terbaik Saat Ini
- Uniswap: DEX terbesar di jaringan Ethereum, dikenal dengan likuiditas tinggi dan tata kelola berbasis komunitas pengguna.
- Decentralized Exchange A: Aggregator lintas-chain yang menyediakan transaksi optimal di berbagai blockchain.
- ApeX Pro: Mengusung model AMM elastis dan antarmuka order book untuk kemudahan penggunaan.
- Curve: Ahli dalam pertukaran stablecoin dengan tingkat slippage rendah.
- KyberSwap: Menawarkan liquidity pool mendalam dan reward bagi liquidity provider.
- dYdX: DEX order book dengan fitur perdagangan leverage dan pinjaman cross-margin.
- 1inch: Aggregator DEX yang membandingkan berbagai bursa untuk mendapatkan kurs terbaik.
- Balancer: Memungkinkan pengguna membentuk liquidity pool kustom dengan konfigurasi beragam.
- Bancor: Menyediakan proteksi impermanent loss melalui mekanisme staking khusus.
- Slingshot: Menawarkan transaksi tanpa biaya dan dukungan multi-chain.
- CowSwap: Menggabungkan pencocokan P2P dengan AMM untuk harga optimal.
- IDEX: Mendukung perdagangan frekuensi tinggi dengan pembatalan tanpa gas fee.
- DEX.AG: Aggregator yang mengumpulkan likuiditas dari berbagai DEX.
- AirSwap: Menyediakan perdagangan token ERC-20 tanpa biaya transaksi.
- SushiSwap: Fork dari Uniswap dengan fitur tambahan serta token tata kelola sendiri.
- Decentralized Exchange B: DEX besar di platform smart contract populer yang terkenal dengan biaya rendah.
- WX Network: Mendukung beragam aset digital dan menawarkan fitur initial coin offering.
- Xfai: Menggunakan liquidity pool terentang untuk mengatasi fragmentasi likuiditas.
- ParaSwap: Aggregator lintas-chain yang memprioritaskan harga terbaik dan likuiditas tinggi.
Bursa terdesentralisasi menawarkan berbagai keunggulan seperti keamanan lebih, kontrol penuh atas dana, serta biaya yang umumnya lebih rendah dibandingkan platform terpusat. Namun, penggunaan DEX membutuhkan pemahaman teknis lebih mendalam dan berpotensi menghadapi risiko smart contract. Penting bagi trader untuk melakukan riset secara menyeluruh dan memahami kelebihan maupun kekurangan setiap platform sebelum bertransaksi di DEX.
Kesimpulan
Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem bursa terdesentralisasi berkembang pesat dan memberikan berbagai pilihan trading peer-to-peer bagi pengguna. Mulai dari platform berbasis AMM seperti Uniswap, model order book seperti dYdX, hingga aggregator seperti 1inch, DEX mampu memenuhi beragam preferensi dan strategi trading. Seiring DeFi terus berkembang, DEX diprediksi akan semakin berperan penting di pasar cryptocurrency, menawarkan kontrol, keamanan, dan efisiensi lebih baik bagi pengguna dalam aktivitas perdagangan mereka.
FAQ
Cryptocurrency Apa Saja yang Terdesentralisasi?
Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin merupakan contoh utama cryptocurrency terdesentralisasi yang beroperasi di jaringan terdistribusi tanpa kendali pusat.
Apa 5 Koin Terdesentralisasi Teratas?
Pada tahun 2025, lima koin terdesentralisasi teratas berdasarkan kapitalisasi pasar adalah Lido Staked Ether (STETH), Wrapped stETH (WSTETH), Chainlink (LINK), Hyperliquid (HYPE), dan Aave (AAVE).
* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.