

Di dunia cryptocurrency dan pasar finansial tradisional, istilah 'whale' merujuk pada individu atau entitas yang menguasai aset dalam jumlah besar. Artikel ini membahas konsep whale, pentingnya peran mereka di pasar, serta bagaimana mereka memengaruhi ekosistem trading.
Whale adalah individu atau entitas yang memiliki aset dalam jumlah besar di wallet atau akun pribadi. Definisi spesifiknya dapat berbeda, namun banyak perusahaan analitik mengategorikan whale sebagai wallet atau akun dengan kepemilikan signifikan terhadap suatu aset. Untuk cryptocurrency, ambang batas ini bervariasi, namun umumnya setara dengan nilai besar dalam dolar.
Selain whale, ekosistem trading juga mengelompokkan investor dengan kepemilikan lebih kecil, mulai dari 'shrimp' (investor ritel kecil) hingga 'shark' (investor institusi besar).
Whale berperan penting di pasar trading karena beberapa alasan berikut:
Pengaruh Harga: Whale mampu memengaruhi harga aset secara signifikan melalui aktivitas jual beli karena kepemilikan mereka yang besar.
Pembuat Pasar: Sebagian whale berfungsi sebagai market maker di bursa, meningkatkan likuiditas dan efisiensi transaksi.
Desentralisasi Pasar: Distribusi aset oleh whale dapat menjadi indikator tingkat desentralisasi pasar, yang penting untuk stabilitas dan keadilan.
Trader memantau pergerakan whale dengan seksama karena alasan berikut:
Sentimen Pasar: Pergerakan whale memberikan gambaran tentang sentimen pasar dan potensi tren harga.
Prediksi Harga: Dengan memantau transfer whale ke dan dari bursa, trader berupaya memprediksi pergerakan harga selanjutnya.
Analisis Kedalaman Pasar: Trader memanfaatkan data kedalaman pasar untuk menilai dampak transfer whale terhadap harga aset.
Pelacakan whale dapat dilakukan melalui beberapa metode berikut:
Laporan Publik: Di pasar tradisional, transaksi dan kepemilikan besar biasanya tercatat dalam dokumen publik.
Rich Lists: Situs web tertentu menyediakan daftar pemilik terbesar di berbagai blockchain atau aset spesifik.
Alat Khusus: Aplikasi perangkat lunak dan perusahaan analitik menawarkan layanan pelacakan whale baik untuk pasar tradisional maupun kripto.
Kebanyakan identitas whale tetap anonim, namun beberapa figur penting di industri trading dikenal memiliki aset dalam jumlah besar:
Warren Buffett: Dijuluki "Oracle of Omaha," ia merupakan salah satu whale paling terkenal di pasar tradisional.
Perusahaan Investasi Besar: BlackRock dan Vanguard dikategorikan sebagai whale karena kepemilikan aset mereka yang sangat besar.
Bank Sentral: Institusi ini termasuk whale di pasar mata uang karena pengaruhnya terhadap nilai tukar.
Investor Awal Kripto: Beberapa pelopor cryptocurrency telah mengumpulkan aset dalam jumlah besar seiring waktu.
Whale merupakan aktor utama di ekosistem trading tradisional maupun cryptocurrency, yang memiliki pengaruh besar terhadap dinamika pasar. Memahami aktivitas dan dampak mereka sangat penting bagi trader, analis, serta semua pihak yang berkecimpung di pasar keuangan. Seiring perkembangan pasar, peran whale akan tetap menjadi sorotan dan pengawasan, serta membentuk masa depan strategi trading dan investasi.
Investor disebut whale karena mereka memiliki aset cryptocurrency dalam jumlah besar, seperti whale di lautan. Kepemilikan mereka yang masif dapat memengaruhi harga pasar secara signifikan saat melakukan jual beli.
Bitcoin whale adalah individu atau entitas yang memiliki Bitcoin dalam jumlah besar, biasanya cukup untuk memengaruhi harga pasar melalui aktivitas trading yang dilakukan.
Whale dalam trading adalah investor besar atau institusi dengan modal besar yang mampu memengaruhi harga pasar melalui volume trading dan kepemilikan aset mereka.
Secara umum, akun yang memiliki 1.000 BTC atau lebih dikategorikan sebagai whale dalam trading Bitcoin. Ambang batas ini dapat berubah sesuai dengan perkembangan kondisi pasar.











