
Funding rate merupakan mekanisme penting dalam perdagangan kontrak perpetual yang menjaga keselarasan antara harga transaksi kontrak dengan harga referensi aset dasar. Mekanisme ini bekerja melalui pertukaran biaya pendanaan secara berkala antara pemegang posisi long dan short di berbagai cryptocurrency exchanges.
Tujuan utama funding rate adalah memastikan harga kontrak perpetual tetap mengikuti harga spot aset dasar secara dekat. Dengan adanya mekanisme ini, trading platforms mampu mencegah perbedaan besar antara pasar futures dan spot, sehingga menjaga efisiensi pasar dan meminimalkan peluang arbitrase.
Funding rate diterapkan secara berkala, biasanya setiap 8 jam. Pada setiap periode pendanaan, trader dengan posisi long dapat membayar atau menerima dana dari trader dengan posisi short, atau sebaliknya, bergantung pada kondisi pasar saat itu. Jika harga kontrak perpetual lebih tinggi dari harga spot, pemegang posisi long akan membayar pemegang posisi short, dan sebaliknya jika harga kontrak perpetual lebih rendah.
Memahami funding rate sangat penting bagi trader karena langsung mempengaruhi keuntungan posisi mereka. Funding rate positif menguntungkan pemegang posisi short, sedangkan rate negatif menguntungkan pemegang posisi long. Trader perlu memperhitungkan potensi biaya atau imbal hasil ini dalam menyusun strategi perdagangan di berbagai cryptocurrency platforms.
Funding rate umumnya dihitung berdasarkan selisih antara harga kontrak perpetual dan harga spot aset dasar, serta perbedaan tingkat suku bunga antara quote currency dan base currency. Formula perhitungan dapat berbeda pada tiap trading platforms.
Mekanisme funding rate memiliki peran krusial di pasar derivatif cryptocurrency, terutama untuk kontrak perpetual. Mekanisme ini menjaga keseimbangan harga, memastikan efisiensi pasar, serta memberikan peluang dan tantangan unik bagi para trader. Seiring perkembangan pasar crypto, pemahaman mengenai konsep funding rate semakin vital, baik bagi trader pemula maupun profesional, khususnya saat bertransaksi di cryptocurrency exchanges yang populer.
Ya, funding rate negatif umumnya dianggap bullish. Kondisi ini menunjukkan posisi short membayar posisi long, sehingga dapat mendorong lebih banyak pembeli masuk ke pasar dan menaikkan harga.






