
PayPal Pay with Crypto menandai lompatan besar dalam teknologi pembayaran digital, memungkinkan merchant menerima lebih dari 100 cryptocurrency dengan konversi otomatis ke USD atau PYUSD. Solusi pembayaran inovatif ini mengatasi hambatan utama dalam perdagangan global—biaya transaksi tinggi, waktu penyelesaian lambat, dan volatilitas mata uang—sehingga menjadi pilihan strategis bagi bisnis yang ingin memperluas kanal pembayaran dan mengurangi biaya operasional.
PayPal Pay with Crypto menawarkan sejumlah keunggulan bagi bisnis di Amerika Serikat tahun 2025. Platform ini mendukung lebih dari 100 cryptocurrency, dengan konversi instan ke fiat atau PYUSD dan biaya merchant promosi hanya 0,99%, sekitar 90% lebih murah dari biaya pemrosesan kartu kredit konvensional. Merchant juga dapat memperoleh APY 4% per tahun atas saldo PYUSD mereka, sehingga pemrosesan pembayaran berubah menjadi aset produktif. Meski keunggulannya jelas, adopsi konsumen masih rendah—hanya sekitar 2% konsumen AS menggunakan kripto untuk pembayaran. Namun, pengguna mobile-first dan pasar berkembang di Asia Tenggara serta Amerika Latin mendorong pertumbuhan pesat, menandakan masa depan cerah untuk metode pembayaran ini.
PayPal Pay with Crypto merupakan solusi checkout yang dirancang untuk merchant, sehingga bisnis bisa menerima aset digital seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Tether (USDT), dan lebih dari 100 cryptocurrency lain. Sistem ini secara otomatis mengonversi pembayaran ke USD atau PYUSD—stablecoin PayPal yang didukung dolar AS—menjamin stabilitas nilai bagi merchant. Fitur ini memanfaatkan basis pengguna PayPal global dengan lebih dari 650 juta pemegang kripto, memungkinkan integrasi seamless dengan lebih dari 100 aset digital.
Teknologi ini sangat berarti bagi merchant, khususnya di Vietnam, Asia Tenggara, dan pasar berkembang, karena mampu mengatasi tiga masalah utama bisnis. Pertama, menurunkan biaya transaksi secara signifikan—biaya kripto PayPal hanya 0,99% di tahun pertama, jauh di bawah rata-rata biaya kartu lintas negara 2,5-3%. Kedua, mempercepat penyelesaian dana, dari hari menjadi menit dibanding jalur perbankan konvensional. Ketiga, menciptakan stabilitas nilai dengan settlement dalam PYUSD, sehingga merchant menghindari volatilitas kripto sekaligus memperoleh pendapatan tetap melalui APY 4% di saldo mereka.
Di tahun 2025, PayPal Pay with Crypto beroperasi secara efisien—merchant menerima lebih dari 100 aset digital dan mendapatkan settlement instan dalam USD atau PYUSD. Saat pelanggan checkout, mereka memilih kripto sebagai metode pembayaran, lalu PayPal melakukan konversi real-time. Dana hasil konversi langsung masuk ke akun merchant tanpa risiko volatilitas, menjadikan sistem ini aman dan dapat diakses secara global.
Platform ini mendukung berbagai cryptocurrency utama, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Tether (USDT), XRP, BNB, Solana (SOL), dan lainnya. Pembayaran bisa dilakukan menggunakan wallet terkemuka seperti exchange sentral, dompet DeFi populer seperti MetaMask, serta solusi self-custody seperti Phantom dan Exodus. Prosesnya sederhana: pembeli memilih "Pay with Crypto by PayPal" di checkout, menghubungkan wallet pilihan, dan mengonfirmasi transaksi. Merchant cukup mengaktifkan fitur ini di dashboard PayPal Business, tanpa perlu pengaturan tambahan—benar-benar plug-and-play.
Mekanisme konversi dari kripto ke fiat atau stablecoin berlangsung otomatis dan instan. Setelah pembayaran selesai, PayPal langsung mengonversi token dengan likuiditas terpusat atau terdesentralisasi ke PYUSD atau USD. Settlement masuk ke akun PayPal merchant dalam hitungan menit, menghilangkan jeda operasional konversi kripto ke fiat. Jika memilih menerima PYUSD, merchant dapat memperoleh APY hingga 4% selama saldo tetap di ekosistem PayPal, menggabungkan pemrosesan pembayaran dengan pendapatan pasif.
Sistem pembayaran kripto PayPal menawarkan penghematan biaya substansial dan keunggulan operasional bagi merchant. Struktur biaya promosi PayPal untuk kripto sangat kompetitif—0,99% untuk tahun pertama layanan. Setelah masa promosi, biaya naik menjadi 1,5%, tetap jauh di bawah biaya kartu kredit internasional 1,75-3%. PayPal memperkirakan fitur ini dapat memangkas biaya transaksi hingga 90% dibandingkan kartu kredit internasional—sangat relevan untuk bisnis ekspor dan freelancer di pasar sensitif harga seperti Vietnam dan Asia Tenggara.
Di samping biaya rendah, platform ini menawarkan berbagai keunggulan strategis. Merchant bisa menerima pembayaran dari pengguna wallet kripto global, melewati jalur pembayaran lokal dan biaya konversi valas yang tinggi. Settlement cepat memastikan dana hasil konversi real-time masuk ke saldo merchant dalam hitungan menit. Potensi reward pun menarik—saldo PYUSD menghasilkan APY hingga 4%, mengubah transaksi menjadi aset berbunga. Integrasi satu klik memungkinkan fitur diaktifkan langsung dari dashboard PayPal Business tanpa setup baru. Fitur ini juga membantu merchant menjangkau konsumen kripto-native dan pengguna DeFi yang ingin membelanjakan aset digital mereka.
Walaupun infrastruktur merchant PayPal Pay with Crypto sudah siap di 2025, adopsi pembayaran kripto oleh konsumen masih rendah. Di AS, hanya 2% orang dewasa menggunakan kripto untuk pembelian, sedangkan lebih dari 80% masih mengandalkan kartu kredit atau dompet digital seperti Apple Pay.
Beberapa faktor menyebabkan rendahnya adopsi. Kekhawatiran volatilitas membuat pemilik kripto enggan membelanjakan aset yang berpotensi naik nilai. Budaya "HODL" mendorong kripto sebagai aset investasi, bukan medium pembayaran. Kompleksitas pajak juga menjadi hambatan, karena regulasi AS menganggap transaksi kripto sebagai objek pajak dengan pencatatan detail. Cerita sejarah seperti pembelian pizza dengan 10.000 Bitcoin memperkuat resistensi psikologis untuk membelanjakan aset digital yang terus meningkat. Analis industri menyarankan adopsi stablecoin seperti PYUSD, USDC, dan USDT serta kerangka regulasi yang jelas akan menjadi katalis pertumbuhan penggunaan konsumen di masa mendatang.
PayPal Pay with Crypto menonjol dari berbagai solusi pembayaran merchant kripto berkat sejumlah keunggulan. Layanan payment processor lain menyediakan alat checkout kripto yang andal, namun PayPal unggul karena integrasi mendalam ke ekosistem pembayaran konsumen, kekuatan merek, dan fitur APY 4% PYUSD yang unik—mengubah pembayaran menjadi aset produktif.
Penyedia alternatif biasanya hanya menerima kurang dari 20 mata uang kripto utama dan mengenakan biaya 1-1,5%, tanpa peluang APY atas saldo merchant. Beberapa solusi berbasis stablecoin hanya mendukung transaksi USDC, menawarkan pemrosesan gratis namun tanpa dukungan multi-kripto dan fitur hasil seperti PayPal. Struktur biaya merchant PayPal sebesar 0,99% di tahun pertama dan 1,5% setelahnya, ditambah konversi instan dan APY 4% pada PYUSD, menciptakan nilai strategis bagi merchant yang menginginkan solusi pembayaran sekaligus treasury management.
Wallet multi-chain self-custody berperan melengkapi ekosistem ini dengan memungkinkan pengguna menyimpan, menukar, dan mengirim kripto di lebih dari 100 blockchain—memberikan fleksibilitas dalam memilih metode dan kanal pembelanjaan, termasuk melalui PayPal Pay with Crypto. Bagi merchant, ini memperluas basis pelanggan kripto, khususnya dari Asia dan pasar berkembang dengan basis pengguna wallet yang kuat. PayPal berfungsi sebagai jalur pembayaran merchant, sementara solusi self-custody memberi kontrol penuh dan akses DeFi bagi pengguna, menciptakan sinergi antara bisnis dan warga digital yang menginginkan checkout dan utilitas kripto yang luas.
PayPal Pay with Crypto beroperasi dalam lanskap regulasi yang kompleks dan dinamis, dengan sejumlah risiko bagi merchant. PYUSD diterbitkan oleh Paxos Trust Company dan diawasi New York Department of Financial Services (NYDFS), namun persetujuan dan pembatasan yurisdiksi dapat memengaruhi ketersediaan dan fitur layanan.
Risiko utama termasuk persetujuan peluncuran PYUSD di blockchain Stellar yang direncanakan akhir 2025 dan masih menunggu otorisasi NYDFS. Skenario pembatasan dapat muncul jika regulator membatasi PYUSD di negara bagian tertentu atau memblokir blockchain tertentu. Berbeda dengan produk perbankan tradisional, aset digital via PayPal tidak dilindungi asuransi FDIC/SIPC, sehingga merchant berisiko terhadap kustodi dan gangguan operasional. Peraturan baru seperti GENIUS Act dapat membatasi fitur hasil seperti APY 4% PayPal jika dianggap tidak sesuai standar.
Risiko pasar dan penebusan PYUSD juga harus diperhatikan. Walaupun PYUSD dijamin surat utang negara AS dan cadangan kas untuk menjaga nilai 1:1 dengan dolar AS, penebusan di luar kanal resmi PayPal atau Paxos tidak dijamin bagi pemegang PYUSD di wallet self-custody. Pada kondisi likuiditas rendah atau tekanan pasar, merchant di Vietnam atau Filipina dapat menghadapi slippage harga atau kesulitan konversi PYUSD ke mata uang lokal. Pemahaman mekanisme penebusan dan opsi pertukaran lokal sangat penting bagi bisnis yang membutuhkan konversi dari USD ke VND atau PHP secara efisien.
Semakin jelasnya regulasi stablecoin—khususnya melalui legislasi seperti GENIUS Act—menjadikan aset digital berpotensi beralih dari instrumen spekulatif menjadi infrastruktur pembayaran global utama. Ekspansi PayPal Pay with Crypto adalah langkah awal penting, membangun pondasi jaringan blockchain yang menghubungkan wallet dan pengguna lintas benua.
Evolusi infrastruktur pembayaran kripto membuka peluang transformasi besar. Ketika AS memperkuat regulasi stablecoin melalui GENIUS Act, kripto dapat beralih dari kasus penggunaan spekulatif ke infrastruktur pembayaran utama, khususnya untuk remitansi, pembayaran freelancer, dan settlement bisnis kecil global. Peluncuran PayPal mencerminkan Fase 1 dari "PayPal World"—inisiatif yang akan mengintegrasikan wallet dari Tiongkok, India, dan Amerika Latin ke settlement layer berbasis blockchain pada 2026.
Perdagangan lintas negara, terutama antara Asia dan Amerika Utara, kemungkinan akan bermigrasi ke jalur pembayaran kripto. Eksportir Asia Tenggara, freelancer, dan vendor SaaS bisa semakin sering menawarkan harga dalam PYUSD atau istilah kripto-native, memperlancar transaksi internasional. Jika pengeluaran konsumen dengan kripto tumbuh di atas baseline 2% saat ini di AS, merchant yang mulai lebih awal dengan PayPal Pay with Crypto akan memperoleh keunggulan dalam menangkap pendapatan global kripto. Teknologi ini berpotensi menjadi backbone perdagangan berbasis kripto, dengan stablecoin rails memungkinkan transaksi lebih cepat, murah, dan lintas batas di pasar internasional.
PayPal Pay with Crypto menjadi tonggak penting dalam evolusi infrastruktur pembayaran digital, menawarkan solusi praktis dan efisien bagi merchant untuk menerima pembayaran kripto dengan tetap menjaga stabilitas nilai dan kemudahan operasional. Dengan biaya 0,99% di tahun pertama, dukungan lebih dari 100 cryptocurrency, settlement instan, dan APY 4% unik pada saldo PYUSD, platform ini mengatasi hambatan utama pemrosesan pembayaran tradisional, terutama untuk transaksi lintas negara.
Walaupun adopsi konsumen pembayaran kripto masih sekitar 2% di AS, pondasi infrastruktur lewat PayPal Pay with Crypto membuka peluang pertumbuhan di masa mendatang. Kombinasi regulasi yang membaik, adopsi mobile di pasar berkembang, dan integrasi antara keuangan tradisional dan aset digital menunjukkan pembayaran kripto perlahan menjadi alat utama dalam perdagangan global.
Bagi merchant, terutama yang beroperasi di pasar internasional atau ingin menekan biaya transaksi, PayPal Pay with Crypto menawarkan nilai strategis, melampaui pemrosesan pembayaran biasa dengan treasury management dan yield generation. Seiring lanskap pembayaran global bergerak ke solusi digital-native, merchant yang mengadopsi infrastruktur pembayaran kripto seperti PayPal akan berada di posisi terbaik untuk memanfaatkan peluang baru di masa depan perdagangan global. Keberhasilan teknologi ini bergantung pada perkembangan regulasi, adopsi konsumen yang meluas, dan inovasi berkelanjutan dalam menjadikan pembayaran kripto semudah dan seandal metode konvensional.
Biaya transaksi Bitcoin sebesar $1.000 bervariasi tergantung permintaan jaringan dan ukuran data, bukan nominal dolar. Pada tahun 2025, umumnya berkisar antara $2 hingga $10 untuk transaksi standar.











