


SUI Blockchain hadir sebagai solusi potensial terhadap 'trilema blockchain' yang telah lama menjadi tantangan—yaitu pencapaian desentralisasi, keamanan, dan skalabilitas secara bersamaan. Artikel ini mengulas teknologi inovatif SUI, token native-nya, serta perbandingannya dengan sejumlah blockchain besar lainnya.
SUI merupakan blockchain Layer 1 yang dikembangkan oleh Mysten Labs, tim yang berakar dari proyek blockchain milik perusahaan teknologi ternama. Diluncurkan pada 2023, SUI bertujuan mengatasi keterbatasan blockchain konvensional dan mengoptimalkan potensi aplikasi Web3. Pendekatannya yang khas terhadap kecepatan, skalabilitas, dan keamanan membuatnya tampil menonjol di sektor kripto.
SUI menawarkan beragam fitur inovatif yang meningkatkan performa:
Eksekusi Transaksi Paralel: Berbeda dengan pemrosesan berurutan pada blockchain umumnya, SUI mampu menjalankan banyak transaksi secara bersamaan, sehingga throughput-nya meningkat hingga 125.000 TPS.
Move Programming Language: SUI mengadopsi Move, bahasa pemrograman berbasis Rust yang dirancang khusus untuk blockchain, mendukung pembuatan smart contract yang aman dan efisien.
Delegated Proof-of-Stake (DPoS): Mekanisme konsensus ini memberi pemegang token SUI hak memilih validator, menjaga keseimbangan antara desentralisasi dan efisiensi.
Kepemilikan Aset Unik: Konsep 'owned' dan 'shared' asset di SUI memungkinkan transaksi aset yang dimiliki berlangsung lebih cepat tanpa proses konsensus.
Distributed Computing: Desain SUI memungkinkan skala sumber daya secara dinamis, sehingga mampu menangani lonjakan beban tanpa menurunkan performa.
Biaya Gas Rendah: Biaya transaksi di SUI sangat terjangkau, memudahkan akses bagi berbagai pengguna dan aplikasi.
Token SUI menjadi inti fungsi jaringan:
Biaya Gas: Pengguna membayar biaya transaksi menggunakan SUI untuk berinteraksi dengan jaringan dan smart contract.
Staking: Pemegang token dapat melakukan staking SUI untuk berpartisipasi dalam konsensus DPoS, memperkuat keamanan jaringan sekaligus meraih reward.
Governance: Pemegang SUI dapat mengikuti proposal tata kelola, turut menentukan arah pengembangan jaringan.
SUI memiliki total pasokan tetap sebanyak 10 miliar token. Distribusi token sebagai berikut:
SUI telah mengembangkan ekosistem aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang beragam di berbagai sektor:
Dibandingkan blockchain utama lainnya, SUI memiliki sejumlah keunggulan:
Mekanisme Konsensus: SUI mengadopsi Delegated Proof-of-Stake, sementara blockchain lain menggunakan variasi Proof-of-Stake yang berbeda.
Bahasa Pemrograman: SUI menggunakan Move, sedangkan blockchain lain bisa menggunakan Solidity atau Rust.
Kecepatan Transaksi: SUI menawarkan throughput hingga 120.000 TPS, jauh melampaui banyak blockchain lain.
Biaya Gas: SUI menjaga biaya tetap rendah, tidak seperti beberapa blockchain lain dengan biaya yang fluktuatif atau lebih tinggi.
Desentralisasi: SUI terus berupaya meningkatkan tingkat desentralisasi seiring pertumbuhan jaringan.
SUI Blockchain memberikan solusi yang menjanjikan untuk trilema blockchain melalui desain dan fitur inovatifnya. Kecepatan transaksi tinggi, skalabilitas, dan biaya rendah menjadikannya sangat relevan bagi aplikasi yang membutuhkan throughput besar. Seiring perkembangan proyek, menarik untuk memantau bagaimana SUI mengatasi tantangan berkelanjutan dan berpotensi membentuk ulang lanskap blockchain.
SUI adalah blockchain berperforma tinggi yang dirancang untuk skalabilitas dan transaksi berlatensi rendah. SUI menggunakan eksekusi paralel, memiliki batas pasokan 10 miliar token, serta berfungsi untuk pembayaran biaya, staking, dan governance di ekosistemnya.
SUI merupakan singkatan dari Simple Unified Interface. Platform blockchain ini didesain untuk transaksi cepat dan aplikasi terdesentralisasi yang dapat diskalakan.











