

Pada setiap platform perdagangan yang berkembang, dua tipe trader berperan penting: market maker dan market taker. Market maker memberikan likuiditas dengan memasang order yang tidak langsung dieksekusi, sehingga memperdalam pasar. Sebaliknya, market taker mengambil likuiditas dengan memasang order yang langsung terisi, sehingga kedalaman pasar berkurang.
Untuk memahami konsep market maker dan taker, kita dapat menggunakan analogi pasar petani. Penjual berperan sebagai market maker, menetapkan harga produk dan menyediakan likuiditas. Sementara itu, pembeli sebagai market taker membeli atau menjual pada harga yang ditentukan penjual, sehingga memengaruhi likuiditas dan harga pasar. Analogi ini menunjukkan pentingnya kedua peran dalam membentuk pasar yang dinamis dan efisien.
Di platform perdagangan digital, konsep market maker dan taker diterapkan melalui sistem order book dan matching engine. Order market maker tercantum di order book, sedangkan taker melakukan transaksi pada order yang sudah tersedia. Platform perdagangan biasanya memberi insentif kepada market maker untuk meningkatkan likuiditas, sehingga harga lebih kompetitif dan spread bid-ask lebih sempit, yang menandakan pasar yang efisien.
Platform perdagangan umumnya menggunakan struktur biaya yang membedakan antara order maker dan taker. Order taker dikenakan biaya lebih tinggi karena langsung dieksekusi dan mengambil likuiditas. Order maker yang menambah order book dikenakan biaya lebih rendah untuk mendorong likuiditas. Tarif biaya dapat berbeda sesuai volume perdagangan dan kelayakan diskon, misalnya bagi pemegang token atau NFT di beberapa platform.
Market maker dan taker merupakan bagian krusial dari ekosistem perdagangan yang sehat. Maker memberikan likuiditas dan memperdalam pasar dengan memasang order yang tetap di order book, sedangkan taker mengeksekusi transaksi pada order tersebut sehingga kedalaman dan likuiditas pasar berkurang. Model maker-taker dengan struktur biaya berbeda bertujuan menyeimbangkan kedua peran dan menjaga pasar tetap efisien serta likuid.
Market taker adalah trader yang memasang order yang langsung terisi oleh order yang sudah ada di order book, sehingga secara langsung mengambil likuiditas dari pasar.
Market maker menyediakan likuiditas dengan memasang limit order, sedangkan taker mengeksekusi transaksi pada order yang sudah ada dan mengurangi likuiditas pasar.
Market maker menyediakan likuiditas dengan memasang order beli dan jual, sedangkan risk taker aktif melakukan transaksi untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga dan mengambil risiko pasar yang lebih tinggi.











