


Alamat wallet, atau disebut juga alamat blockchain, adalah pengenal unik yang digunakan dalam transaksi mata uang kripto. Alamat ini terdiri dari rangkaian huruf dan angka acak yang merepresentasikan jenis kripto tertentu yang tersimpan di wallet blockchain. Seperti nomor telepon atau alamat email pada perbankan tradisional, alamat wallet memberikan informasi penting untuk mengarahkan dana ke akun pemilik tanpa mengorbankan aspek keamanan.
Alamat wallet memang dibuat agar dapat dibagikan ketika menerima transfer kripto. Setiap kripto membutuhkan alamatnya masing-masing karena protokol blockchain yang berbeda-beda. Penggunaan alamat yang sesuai untuk setiap jenis kripto sangat penting agar dana tidak hilang.
Meskipun tampak acak, alamat wallet umumnya memiliki ciri khusus atau ‘tag’ yang menandai blockchain tertentu. Contohnya:
Tag ini membantu pengguna memastikan bahwa mereka sudah memakai jaringan yang benar untuk transaksi.
Alamat wallet berbasis pada kriptografi, cabang ilmu komputer yang berfokus pada sistem komunikasi yang aman. Alamat ini menggunakan public key dan private key:
Alamat wallet merupakan versi public key yang telah dipersingkat melalui proses ‘hashing’ agar lebih mudah dikelola dan dibaca.
Trader memanfaatkan alamat wallet untuk berbagai kebutuhan, seperti:
Untuk menyelesaikan transaksi, alamat wallet penerima harus diberikan kepada pengirim.
Platform trading kripto terpusat memberikan alamat wallet kepada pengguna untuk berbagai jenis kripto. Namun, wallet yang diberikan bersifat kustodian, sehingga platform memegang kendali atas private key. Hal ini berbeda dengan wallet self-custodial di mana pengguna memiliki kendali penuh atas private key dan dana mereka sendiri.
Ada tiga cara utama untuk memperoleh alamat wallet:
Alamat wallet adalah pondasi utama dalam ekosistem mata uang kripto. Alamat ini memungkinkan transaksi yang aman sekaligus menjaga privasi pengguna. Memahami berbagai tipe alamat wallet dan cara kerjanya sangat penting bagi siapa pun yang terlibat dalam trading atau investasi kripto. Seiring perkembangan dunia kripto, pengelolaan dan penggunaan alamat wallet yang tepat tetap menjadi faktor kunci untuk menjaga keamanan dan efisiensi transaksi aset digital.
Contoh alamat wallet adalah 0x742d35Cc6634C0532925a3b844Bc454e4438f44e. Ini merupakan alamat Ethereum, biasanya terdiri dari 42 karakter dan diawali '0x'.
Untuk mendapatkan alamat wallet, buat wallet kripto, buka, lalu cari bagian ‘Receive’ atau ‘Deposit’. Alamat unik Anda akan muncul di sana dan siap digunakan.
Agar dapat mengirimkan kripto atau token kepada Anda. Fungsinya seperti nomor rekening bank untuk aset digital, sehingga orang lain dapat mentransfer dana langsung ke wallet Anda.
Alamat wallet memperlihatkan riwayat transaksi, saldo, dan kepemilikan token. Alamat ini juga dapat menampilkan aktivitas jaringan serta interaksi dengan smart contract.











