
Grass telah menjadi proyek revolusioner di ranah cryptocurrency, menarik perhatian besar sejak airdrop perdananya tahun lalu. Dengan basis pengguna yang melampaui 2,8 juta anggota, Grass dengan cepat menempati posisi penting di industri blockchain. Panduan komprehensif ini membahas aspek-aspek utama Grass, termasuk fitur, detail airdrop, serta cara berpartisipasi dalam peluang menarik ini.
Grass adalah platform berbagi bandwidth terbuka yang dibangun di atas blockchain Solana. Sebagai bagian dari gerakan Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN) yang terus berkembang, Grass berupaya memberikan reward kepada pengguna yang membagikan bandwidth internet idle mereka. Dikembangkan oleh Wynd Labs, platform ini menyediakan klien desktop dan ekstensi untuk mendukung web scraping aman dan pipeline data AI melalui kontribusi bandwidth.
Fitur utama Grass antara lain:
Dengan berpartisipasi di ekosistem Grass, pengguna tidak hanya memperoleh reward token, tetapi juga turut membangun ekonomi data terdesentralisasi, menjadikan Grass sebagai proyek unggulan di infrastruktur Web3 dan indeks AI.
Grass airdrop diselenggarakan dalam beberapa tahap untuk memastikan distribusi yang adil dan keterlibatan berkelanjutan. Tanggal-tanggal penting dalam linimasa airdrop meliputi:
Untuk memaksimalkan reward airdrop, peserta disarankan menyelesaikan tugas, mengundang pengguna, serta menjaga uptime node sebelum setiap snapshot epoch.
Token Grass dirancang dengan fokus pada keterlibatan komunitas dan pertumbuhan ekosistem jangka panjang. Total suplai ditetapkan sebanyak 1.000.000.000 token, dengan alokasi sebagai berikut:
Strategi distribusi ini dirancang untuk menyeimbangkan reward langsung kepada komunitas dan keberlanjutan proyek jangka panjang.
Berpartisipasi dalam Grass airdrop melibatkan beberapa langkah berikut:
Untuk hasil optimal, pengguna sebaiknya menyelesaikan seluruh tugas harian, mengundang pengguna aktif, mengikuti pengumuman, dan menjaga node aktif untuk mendapatkan bonus uptime.
Token Grass diluncurkan pada 28 Oktober 2024 dan terdaftar di bursa utama. Harga pasar saat ini sekitar $2,50, mencerminkan pertumbuhan signifikan sejak peluncuran. Dengan suplai total 1 miliar token dan alokasi komunitas sebesar 270 juta (27%), Grass siap untuk adopsi luas dan keterlibatan komunitas.
Analis memberikan sejumlah prediksi harga untuk Grass:
Penting untuk diingat bahwa prediksi ini bersifat spekulatif dan bukan nasihat keuangan.
Grass telah mencatat pertumbuhan signifikan sejak peluncuran, didorong oleh keberhasilan airdrop, minat terhadap reward berbasis bandwidth, serta ekspansi ke DePIN perangkat keras dan mobile. Ke depan, Grass menargetkan posisi sebagai pemimpin di ekosistem Solana dan DePIN, dengan fokus pada inovasi teknologi dan peningkatan adopsi pengguna.
Grass airdrop memberikan peluang menarik bagi penggemar cryptocurrency untuk berpartisipasi dalam ekosistem yang berkembang pesat di industri infrastruktur Web3. Dengan teknologi inovatif, tokenomics terstruktur, dan roadmap yang jelas, Grass siap membuat dampak signifikan dalam dunia berbagi internet terdesentralisasi. Seiring perkembangan proyek, penting bagi peserta yang berminat untuk selalu mengikuti perkembangan dan peluang di ekosistem Grass.
Ya, Grass akan melakukan airdrop. Pengguna dapat mengklaim token GRASS dengan mengumpulkan poin dan menghubungkan wallet Solana mereka. Perhatikan batas waktu klaim.
Hubungkan wallet Anda, cek kelayakan di dashboard, lalu ikuti tautan klaim. Catatan: Periode klaim telah berakhir pada Oktober 2025.
Grass secara unik memberikan reward kepada pengguna yang membagikan bandwidth internet tidak terpakai untuk web scraping terdesentralisasi dan verifikasi data AI. Platform ini menggabungkan data kontribusi pengguna dengan verifikasi blockchain, memungkinkan pengumpulan data AI berskala besar secara etis.
Per 28 Oktober 2025, token Grass bernilai $0,4265. Volume perdagangan 24 jam sebesar $22.831.843,55 dan suplai beredar mencapai 310 juta token.







