


Daftar Red Alarm adalah mekanisme perlindungan penting di ekosistem blockchain, yang dirancang untuk melindungi pengguna dari aplikasi terdesentralisasi yang bersifat penipuan dan berisiko tinggi. Sistem peringatan ini secara komprehensif mengidentifikasi dApp dengan karakteristik risiko signifikan, mulai dari rug pull hingga skema penipuan canggih. Daftar ini berperan sebagai sistem peringatan komunitas yang diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan perkembangan ancaman di decentralized finance.
Dengan memelihara daftar Red Alarm yang aktif, DappBay membantu pengguna membuat keputusan terinformasi terkait aplikasi yang patut digunakan di jaringan blockchain yang didukung. Sistem ini mengumpulkan laporan proyek dengan perilaku mencurigakan, kontrak tidak terverifikasi, atau klaim menyesatkan, sehingga membangun basis data transparan aplikasi bermasalah.
dApp berisiko biasanya beroperasi melalui kontrak yang secara mendasar menyimpang dari klaim materi pemasaran atau dokumentasi resminya. Ketika pengguna berinteraksi dengan kontrak yang berbahaya atau buruk desain, mereka menghadapi risiko kehilangan seluruh dana investasi. Proses identifikasi proyek berisiko melibatkan berbagai kriteria penilaian.
Indikator risiko yang sering ditemukan meliputi: smart contract tidak terverifikasi yang tidak dapat diaudit publik, tidak adanya whitepaper atau dokumentasi resmi proyek, pengikut media sosial palsu yang menandakan pemasaran menyesatkan, sentralisasi suplai token pada pemegang utama, peran istimewa yang diberikan ke externally owned accounts (EOA) alih-alih struktur governance yang tepat, fungsi backdoor tersembunyi dalam kode kontrak, serta ketiadaan audit keamanan profesional dari pihak berwenang.
Sebagai contoh, DogeBets ditandai karena tidak memiliki dokumentasi dan menggunakan kontrak non-open source dengan backdoor, sementara EtherPOS diidentifikasi sebagai skema penipuan yang memanfaatkan reputasi blockchain mapan melalui penamaan saja.
Pembaruan Red Alarm terkini menyoroti banyak dApp bermasalah dan token palsu yang memerlukan perhatian ekstra dari pengguna. Proyek yang paling mencolok antara lain VCash yang dengan sengaja meniru proyek cryptocurrency kredibel; DogeBets dengan fungsi kontrak tersembunyi; EtherPOS yang beroperasi secara menyesatkan; serta Mist Metaverse yang memusatkan suplai token LP secara ekstrem sehingga menimbulkan risiko sentralisasi tinggi.
Proyek lain yang juga diwaspadai mencakup Crypto Zoon dengan mayoritas pengikut bot, Palladium yang mengenakan biaya token berlebih dan potensi metode backdoor, WazirX tanpa dokumentasi dan verifikasi memadai, PlaceWar Game yang memiliki catatan deployer bermasalah, serta Solv Protocol dengan banyak tanda bahaya seperti metrik interaksi palsu dan risiko akses istimewa.
Setiap proyek yang diidentifikasi menyediakan alamat kontrak spesifik yang dapat diverifikasi, sehingga pengguna dan peneliti dapat menyelidiki aktivitas mencurigakan secara langsung di blockchain.
Pengguna sangat disarankan untuk selalu berhati-hati saat berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi, terutama untuk proyek yang tercantum di daftar Red Alarm. Sebelum menginvestasikan dana ke dApp, lakukan pemeriksaan menyeluruh dengan memverifikasi kode sumber kontrak, meninjau whitepaper resmi, memeriksa keaslian media sosial, dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional.
Tim DappBay menegaskan bahwa proyek dalam daftar dicantumkan berdasarkan penilaian risiko, bukan urutan peringkat, dan pengguna harus memperlakukan semua entri Red Alarm dengan skeptisisme tinggi. Tetap mengikuti pembaruan Red Alarm terbaru adalah langkah penting untuk keamanan dan menjaga integritas ekosistem blockchain.
Daftar Risiko dApp Red Alarm menjadi mekanisme perlindungan utama bagi komunitas blockchain, karena menandai dan mengkatalogkan aplikasi yang membawa risiko finansial besar bagi pengguna. Dengan pembaruan rutin yang menyertakan penilaian risiko detail dan alamat kontrak terverifikasi, DappBay membantu partisipasi yang lebih terinformasi dalam ekosistem terdesentralisasi dan meminimalkan paparan terhadap proyek penipuan. Pengguna dianjurkan untuk selalu waspada, menggunakan daftar Red Alarm sebagai referensi, dan memprioritaskan keamanan saat menggunakan aplikasi berbasis blockchain.
DApp adalah aplikasi yang berjalan secara otomatis di blockchain dengan smart contract. DApp digunakan untuk decentralized finance, NFT, dan fungsi lain tanpa server terpusat, sehingga memungkinkan transaksi dan operasi tanpa kepercayaan (trustless).
Beberapa dApp populer antara lain Uniswap (decentralized exchange), Aave (lending protocol), OpenSea (NFT marketplace), Lido (staking), dan Axie Infinity (gaming). Semua beroperasi di jaringan blockchain tanpa perantara terpusat.
DApp wallet adalah dompet digital yang memungkinkan interaksi aman dengan aplikasi terdesentralisasi di blockchain. Dompet ini memungkinkan pengguna mengelola aset, melakukan transaksi, dan mengakses layanan terdesentralisasi langsung tanpa perantara, memberikan pengalaman Web3 yang lancar di berbagai platform DeFi dan NFT marketplace.











