


Adopsi institusional kini menjadi pendorong utama pertumbuhan Avalanche, dengan proyek tokenisasi senilai $300 juta dari SkyBridge Capital sebagai pencapaian penting. Inisiatif ini, yang mentokenisasi aset hedge fund di blockchain Avalanche, secara signifikan meningkatkan kredibilitas platform di sektor keuangan tradisional dan mendorong lonjakan volume transaksi.
Dampak partisipasi institusi tercermin dalam metrik performa Avalanche berikut:
| Metrik | Kinerja | Periode |
|---|---|---|
| Pertumbuhan Volume Transaksi | 493% | QoQ (2025) |
| Penurunan Biaya | 99,9% | Setelah pembaruan Octane/Etna |
| Kepemilikan AVAX oleh BlackRock | $53,8 juta | 2025 |
Selain proyek SkyBridge, peluncuran stablecoin FRNT milik Wyoming di Avalanche semakin memperkuat status blockchain ini sebagai platform utama untuk tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Kolaborasi dengan Crypto Finance memungkinkan kustodi dan perdagangan AVAX yang teregulasi di Eropa, sehingga semakin banyak investor institusi yang masuk ke dalam ekosistem.
Saat ini, platform telah menampung aset tokenisasi senilai $187,9 juta, dengan kemitraan tambahan yang memperluas jejak keuangan institusionalnya. Peningkatan adopsi institusional ini tidak hanya mendorong aktivitas jaringan, tetapi juga memperkuat fundamental AVAX, memposisikannya untuk potensi apresiasi nilai jangka panjang seiring jembatan antara keuangan tradisional dan sistem terdesentralisasi terus berkembang.
Data on-chain terbaru mengungkapkan Avalanche menempati posisi kedua dalam rata-rata volume transaksi bulanan per pengguna, dengan nilai impresif $206.000. Angka ini menandakan adopsi yang semakin luas di kalangan pengguna yang melakukan transaksi bernilai besar di jaringan.
Perbandingan volume transaksi antar platform blockchain utama menunjukkan kinerja Avalanche sangat menonjol:
| Blockchain | Volume Transaksi Bulanan Per Pengguna |
|---|---|
| Ethereum | $521.000 |
| Avalanche | $206.000 |
| Optimism | $82.000 |
| TRON | $71.000 |
Pencapaian ini terjadi di tengah pertumbuhan pesat Avalanche, di mana volume transaksi naik 585% sejak Mei 2025. C-Chain Avalanche menutup Agustus dengan 35,8 juta transaksi, tertinggi kedua dalam sejarah blockchain ini.
Peningkatan transaksi ini bersamaan dengan perkembangan institusional, seperti keputusan Wyoming meluncurkan stablecoin negara bagian pertama di Avalanche, bukan jaringan lain. Pilihan ini menegaskan keandalan Avalanche dalam menangani instrumen keuangan teregulasi dan tokenisasi aset dunia nyata.
Walaupun harga AVAX sempat berfluktuasi, turun dari sekitar $30 di awal Oktober menjadi sekitar $18,91 saat ini, data transaksi yang solid menunjukkan kepercayaan pengguna terhadap kinerja dan efisiensi jaringan. Kontras antara harga dan aktivitas ini memberikan dinamika menarik bagi para analis adopsi blockchain.
Avalanche menorehkan tonggak penting dengan melampaui 50 juta alamat wallet unik di seluruh jaringan Layer 1 yang terindeks. Capaian ini menegaskan pertumbuhan adopsi dan perluasan ekosistem Avalanche. Volume transaksi naik 103%, mendekati 50 juta, dan jumlah alamat aktif melonjak menjadi 691.575, menandakan keterlibatan pengguna yang sangat kuat.
Metrik pertumbuhan memperlihatkan tren menonjol dalam penggunaan wallet aktif harian:
| Periode | Wallet Aktif | Peningkatan (%) |
|---|---|---|
| 4 Maret 2025 | 360.000 | 140% |
| Hari Sebelumnya | 150.000 | - |
Didirikan oleh Emin Gün Sirer, Kevin Sekniqi, dan Ted Yin, Avalanche memantapkan diri sebagai platform revolusioner untuk aplikasi terdesentralisasi, keuangan on-chain, dan blockchain interoperabel. Protokol konsensus uniknya menghadirkan smart contract dengan finalisasi transaksi 1 detik dan kompatibilitas penuh dengan toolkit Ethereum—dua faktor utama yang mempercepat adopsinya.
Pertumbuhan ekosistem semakin diperkuat oleh proyek besar seperti MapleStory Universe, FIFA, dan institusi keuangan terkemuka yang membangun solusi Avalanche L1 khusus. Mereka memanfaatkan teknologi Avalanche untuk menghadirkan pengalaman produk spesifik, menunjukkan fleksibilitas dan aplikasi nyata baik di sektor gaming maupun korporasi.
AVAX memiliki potensi pertumbuhan kuat di ekosistem Web3. Inovasi teknologi dan adopsi yang meningkat membuatnya layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang.
Ya, AVAX berpotensi menembus $100 pada 2025 jika tren performa pasar dan tingkat adopsi tetap kuat. Data dan perkembangan ekosistem saat ini mendukung kemungkinan tersebut.
AVAX adalah cryptocurrency asli dari platform Avalanche, digunakan untuk pembayaran transaksi dan distribusi reward dalam ekosistem.
Berdasarkan tren pasar saat ini, AVAX diproyeksikan bergerak di kisaran $17,7 hingga $91,1 pada 2025, dengan $20,2 sebagai level support utama.











