

Pada 2025, kerangka regulasi untuk platform crypto swap berada dalam lanskap yang sangat terfragmentasi, dengan pengawasan utama tersebar di SEC, CFTC, regulator perbankan, dan otoritas negara bagian. GENIUS Act yang diundangkan pada Juli 2025 menjadi titik balik dengan memindahkan pengawasan utama stablecoin ke otoritas perbankan federal, bukan hanya di bawah yurisdiksi SEC. Kerangka ini menetapkan template prudensial menyeluruh untuk cadangan stablecoin dan manajemen risiko penebusan.
Kerangka Crypto Task Force SEC memberikan pedoman terkait persyaratan registrasi, protokol DeFi, dan aset tokenisasi. Di saat yang sama, SEC dan CFTC mengumumkan inisiatif harmonisasi untuk memperbarui regulasi aset digital di luar stablecoin. Staf SEC menerbitkan beberapa surat tanpa tindakan yang menjelaskan bahwa aktivitas staking protokol tertentu dan liquid staking tidak melanggar hukum sekuritas federal, sehingga memperjelas regulasi bagi operasi DeFi spesifik.
Pemenuhan persyaratan anti-pencucian uang (AML) dan pencegahan pendanaan terorisme (CFT) tetap krusial, terlepas dari struktur platform. Platform crypto swap wajib menavigasi penerapan travel rule dalam Bank Secrecy Act, persyaratan kustodian, serta Securities Investor Protection Act tahun 1970. Regulasi berfokus pada pembuatan aturan yang transparan dan netral teknologi, bukan penegakan, mencerminkan kebijakan pemerintahan Trump dalam mendukung lingkungan pasar yang lebih terprediksi bagi bisnis aset digital.
Platform crypto swap yang beroperasi global harus menavigasi regulasi yang kompleks, dengan standar kepatuhan berbeda di setiap yurisdiksi namun tetap mematuhi prinsip inti AML/KYC. Di Amerika Serikat, platform wajib mendaftar sebagai Money Services Businesses pada FinCEN dan menjalankan program AML berbasis risiko di bawah Bank Secrecy Act. Uni Eropa menerapkan Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCA) dengan Travel Rule wajib untuk seluruh transfer, memerlukan data identitas pengirim dan penerima. Inggris menggunakan pendekatan berbasis risiko melalui FCA Money Laundering Regulations, sementara Singapura menerapkan MAS Payment Services Act efektif sejak April 2024. Hong Kong melaksanakan lisensi ganda melalui SFC dengan persyaratan AMLO ketat, dan Jepang mewajibkan Travel Rule melalui Payment Services Act. UEA, lewat VARA dan ADGM, mewajibkan penunjukan petugas kepatuhan serta kepatuhan terhadap regulasi global. Meski terdapat perbedaan, semua yurisdiksi mewajibkan customer due diligence dan enhanced due diligence bagi klien berisiko tinggi, termasuk politically exposed persons. Implementasi Travel Rule berlaku di seluruh wilayah utama, membuat infrastruktur berbagi data menjadi kebutuhan penting. Operator platform dapat dikenai sanksi hingga jutaan jika tidak patuh. Kepatuhan yang berhasil membutuhkan keahlian yurisdiksi dan sistem AML terintegrasi yang mendukung berbagai kerangka regulasi sekaligus. Pendekatan multilapis ini mencerminkan pematangan industri dan komitmen regulator dalam mencegah kejahatan finansial di layanan aset digital.
Pengawasan regulasi terhadap platform swap semakin intensif melalui kerangka transparansi audit menyeluruh dan mekanisme penegakan. Standar PCAOB dan tuntutan transparansi yang diperkuat menetapkan pengungkapan audit detail serta protokol pelaporan regulasi wajib untuk 2025, mewajibkan perusahaan menerapkan sistem kepatuhan berbasis teknologi yang terstruktur baik. Kerangka ini menuntut pelaporan modal dan keuangan yang ketat serta kepatuhan terhadap standar perilaku bisnis eksternal.
Lanskap penegakan regulasi menunjukkan tingginya ekspektasi regulator. Pada tahun fiskal 2023, Divisi Penegakan CFTC mengajukan 96 tindakan penegakan di berbagai pasar, menghasilkan penalti, restitusi, dan disgorgement lebih dari 4,3 miliar dolar. Kasus utama meliputi tindakan bersamaan terhadap tiga operator protokol DeFi yang menawarkan transaksi leverage ilegal tanpa registrasi sebagai swap execution facilities atau designated contract markets, ditambah kegagalan menjalankan program identifikasi pelanggan. Selain itu, delapan entitas didakwa atas klaim palsu registrasi CFTC saat menawarkan layanan perdagangan tanpa izin.
Tindakan penegakan ini berdampak langsung pada operasional platform melalui investasi infrastruktur kepatuhan wajib, gangguan aktivitas operasional, dan penurunan reputasi. Platform wajib memperkuat kontrol internal, mengoptimalkan prosedur dokumentasi, dan menerapkan kerangka audit yang tangguh. Usulan amandemen CFTC mengkodifikasi pengecualian kepatuhan yang sebelumnya diberikan melalui surat tanpa tindakan, sehingga memperjelas jalur operasional. Platform di luar kerangka yang berlaku akan terkena penalti besar, mengubah praktik industri dan struktur biaya operasional secara mendasar.
Swap coin adalah cryptocurrency yang memungkinkan pertukaran aset digital secara instan dengan harga pasar terkini. Koin ini mendukung perdagangan terdesentralisasi, sehingga pengguna dapat mendiversifikasi aset dan mengakses berbagai ekosistem blockchain secara efisien.
Swapcoin adalah layanan pertukaran crypto-to-crypto yang memungkinkan pengguna memperdagangkan cryptocurrency langsung dalam dompet mereka. Layanan ini menawarkan perdagangan aman, penyelesaian instan, dan tarif kompetitif untuk pertukaran aset secara efisien.
Anda bisa membeli SWAP coin dengan memilih opsi Beli di platform pilihan, memasukkan jumlah, lalu mengonfirmasi transaksi. Untuk berdagang, gunakan fitur Swap untuk menukar SWAP dengan cryptocurrency lain. Pantau riwayat transaksi Anda di menu Aktivitas.
SWAP coin memungkinkan pertukaran cryptocurrency langsung dalam dompet, sehingga pengguna dapat memperdagangkan aset digital secara praktis. Koin ini meningkatkan likuiditas, menurunkan biaya transaksi, serta mendukung perdagangan peer-to-peer tanpa perantara.
SWAP coin menawarkan keamanan tinggi dengan minim perantara, sehingga risiko ancaman siber berkurang. Namun, volatilitas pasar dan dinamika regulasi tetap menjadi risiko utama. Lakukan analisis menyeluruh sebelum berinvestasi.










