
Pasar futures Avalanche menunjukkan perbedaan mencolok antara pergerakan harga dan posisi trader. Saat AVAX melemah pada sesi-sesi terakhir, open interest pada kontrak futures justru melonjak 8%, menandakan akumulasi kuat oleh pelaku institusi maupun ritel meskipun tren harga cenderung bearish.
| Metode | Status Saat Ini | Implikasi |
|---|---|---|
| Pergerakan Harga | Turun | Tekanan bearish jangka pendek |
| Futures Open Interest | +8% | Fase akumulasi bullish |
| Sentimen Pasar | Campuran | Posisi kontrarian |
Kesenjangan ini mengungkap dinamika pasar penting. Ketika open interest meningkat di tengah penurunan harga, biasanya trader berpengalaman mulai membangun posisi long pada valuasi rendah, mengantisipasi pembalikan ke rata-rata. Data AVAX memperkuat hal ini, dengan volume perdagangan harian rata-rata 1,39 juta token di bursa utama, menandakan likuiditas tetap tinggi di tengah pelemahan harga.
Kenaikan open interest 8% ini sangat berbeda dengan kondisi pasar secara umum, di mana banyak altcoin justru mengalami gelombang likuidasi. Harga AVAX saat ini di $13,45 telah turun 74,42% dari puncak tahunannya, sehingga menjadi titik masuk menarik bagi investor jangka panjang. Ekspansi futures ini mengindikasikan kepercayaan institusional pada potensi pemulihan AVAX, terutama karena ETF Bitwise Avalanche masih menunggu persetujuan SEC.
Level support teknikal di $12,57 tetap kokoh, sedangkan resistance di $14,77 menjadi incaran trader breakout. Kombinasi open interest yang meningkat dan zona support yang terjaga memperlihatkan potensi fase akumulasi sebelum apresiasi harga yang signifikan, memberi peluang pada pelaku pasar yang sabar dan telah memposisikan diri sebelum katalis utama muncul.
Data pasar derivatif Avalanche menunjukkan posisi bullish yang dominan di balik momentum harga belakangan ini. Tingkat pendanaan konsisten berada di teritori positif, mencerminkan optimisme luas di antara trader leverage yang bertaruh pada kelanjutan tren naik. Kondisi pendanaan positif ini menandakan posisi long bersedia membayar premi untuk mempertahankan eksposur, yang menjadi ciri klasik sentimen pasar bullish.
Data posisi klien Capital.com per 22 September 2025 memperjelas bias bullish ini. Posisi long menguasai 95,6% dari seluruh posisi CFD AVAX, sedangkan posisi short hanya 4,4%. Skew posisi ekstrem ini mengindikasikan konsensus kuat di antara trader bahwa harga akan naik.
Struktur teknikal juga mendukung sentimen tersebut. AVAX diperdagangkan di atas cluster moving average utama, di mana rata-rata 20 hari berada di atas rata-rata 50, 100, dan 200 hari pada $29, $26, dan $23. Penyelarasan bullish ini memperkuat konfirmasi teknikal atas momentum positif yang tercermin pada tingkat pendanaan.
Beberapa katalis turut diperhitungkan pelaku pasar untuk mendukung prospek optimis ini: adopsi institusional lewat integrasi aset dunia nyata, peningkatan jaringan yang mempercepat throughput dan menekan biaya, serta potensi persetujuan ETF, menjadi alasan berlanjutnya lingkungan pendanaan positif. Kombinasi tingkat pendanaan positif, posisi bullish ekstrem, dan struktur teknikal yang solid membentuk narasi yang kuat terhadap penguatan tren naik AVAX.
Rasio put/call opsi AVAX di atas 1,5 menunjukkan perubahan sentimen pasar ke arah bearish. Rasio ini dihitung dengan membagi volume opsi put dengan call, menandakan investor secara signifikan lebih banyak bertaruh pada penurunan. Rasio tinggi ini seringkali berkorelasi dengan peristiwa kapitulasi, di mana aksi jual panik mencapai puncaknya.
Polanya di berbagai pasar menunjukkan rasio put/call di atas 1,5 kerap menjadi titik balik sebelum pemulihan. Pada masa ini, tekanan jual terakumulasi dari trader ritel dan institusi menciptakan peluang pembalikan. Data menyiratkan bahwa saat sentimen seburuk ini, sebagian besar berita negatif telah terefleksi dalam harga AVAX.
Untuk mengonfirmasi kapitulasi sejati, selain rasio put/call, trader perlu memantau indikator pelengkap seperti pola skew opsi, open interest, dan volume likuidasi. Open interest tinggi pada opsi put, dengan skew makin berat ke proteksi downside, memperkuat sinyal kapitulasi. Tingkat pendanaan serta gelombang likuidasi juga menjadi konfirmasi tambahan—pendanaan negatif ekstrem menandakan posisi short berleverage yang rentan dibalikkan secara cepat.
| Indikator | Sinyal Bearish | Ambang Kapitulasi |
|---|---|---|
| Rasio Put/Call | Di atas 1,0 | Di atas 1,5 |
| Options Skew | Put diunggulkan | Dominasi put ekstrem |
| Open Interest | Kenaikan put | Konsentrasi put |
Memahami sinyal-sinyal yang saling terkait ini membantu trader membedakan antara koreksi sementara dan kapitulasi sejati yang membuka peluang masuk strategis.
Pada 2025, Avalanche (AVAX) mengalami koreksi ekstrem yang memicu gelombang likuidasi belum pernah terjadi di pasar kripto. Penurunan harga tajam sebesar $2,11 dalam waktu singkat memicu efek domino penutupan posisi paksa, menghapus nilai pasar hingga $222 juta.
Mekanisme likuidasi terjadi ketika trader leverage dengan posisi AVAX di berbagai harga mendapati kolateral mereka tak lagi cukup memenuhi margin. Ketika harga menembus support utama, protokol likuidasi otomatis langsung aktif, memaksa penutupan massal posisi leverage pada harga yang merugikan.
| Metode Dampak Pasar | Nilai |
|---|---|
| Magnitudo Penurunan Harga | $2,11 |
| Total Nilai Pasar Terhapus | $222 Juta |
| Profil Korban Utama | Trader Berleverage |
Efek likuidasi beruntun ini menyoroti risiko inheren di ekosistem trading leverage. Penurunan harga AVAX mencapai 27 persen dalam sesi-sesi terakhir, mengubah koreksi teknikal menjadi krisis likuiditas sistemik. Trader dengan leverage 5x–10x langsung terkena margin call tanpa peluang menambah kolateral.
Kejadian ini menegaskan pentingnya manajemen risiko: ukuran posisi sangat menentukan di pasar volatil, dan leverage memperbesar kerugian maupun keuntungan secara eksponensial. Data on-chain menunjukkan konsentrasi besar likuidasi di level harga tertentu, mengindikasikan stop-loss berkelompok trader institusi dan ritel, sehingga memperdalam tekanan turun dan memperpanjang spiral likuidasi.
Ya, AVAX adalah investasi yang menjanjikan. Dengan teknologi solid dan ekosistem yang berkembang pesat, AVAX berpotensi mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Para ahli memperkirakan nilainya bisa mencapai $500 pada 2026.
Ya, AVAX berpotensi mencapai $100. Prediksi ahli menyebutkan AVAX bisa menembus $185,66 pada 2029 dan rata-rata $779,28 di 2033, menandakan prospek pertumbuhan jangka panjang yang kuat.
Ya, AVAX Coin memiliki prospek masa depan yang cerah. Posisi pasarnya tetap kuat, didorong pertumbuhan, adopsi, dan inovasi yang konsisten di sektor blockchain.
AVAX adalah token asli blockchain Avalanche, digunakan untuk membayar biaya transaksi serta keamanan jaringan. Avalanche merupakan blockchain generasi ketiga yang menawarkan transaksi lebih cepat dan biaya rendah, serta mendukung aplikasi terdesentralisasi dan jaringan blockchain kustom.











