

Keruntuhan harga SENTIS menjadi salah satu momen paling dramatis di pasar mata uang kripto pada awal tahun 2026. Dalam periode 24 jam, SENTIS mengalami penurunan tajam dari level tertinggi di kisaran $0,1847 hingga $0,318, jatuh ke $0,038 dan mencatat penurunan 4,70% hanya dalam satu hari. Pergerakan harga yang ekstrem ini menyoroti tingkat volatilitas tinggi yang lazim pada token berbasis AI di BNB Smart Chain.
Volatilitas harga SENTIS yang parah tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam 30 hari terakhir, token ini telah terkoreksi hingga 91,15%, menunjukkan tekanan jual yang terus-menerus dan penurunan kepercayaan pasar. Meski harga jatuh drastis, aktivitas perdagangan tetap tinggi dengan volume 24 jam mencapai $11,3 juta, menandakan trader tetap aktif meski tren menurun. Fenomena volume tinggi di tengah penurunan tajam ini menggambarkan karakter spekulatif aset mata uang kripto yang baru dirilis. Kapitalisasi pasar SENTIS juga menyusut signifikan ke sekitar $8,18 juta dari puncaknya, mengubah struktur valuasi dan sentimen investor di seluruh ekosistem.
Analisis teknikal mengidentifikasi level harga krusial yang membentuk struktur pasar SENTIS di tengah tren penurunan saat ini. Mata uang kripto ini menghadapi resistance penting di $0,05, yang menjadi batas atas dan berulang kali menahan kenaikan harga. Di bawahnya, trader mengamati zona support $0,04 sebagai lantai utama yang telah menahan beberapa upaya rebound. Jika harga menembus di bawah $0,04, SENTIS berpotensi tertekan lebih jauh menuju target $0,03155 yang diproyeksikan pada 16 Februari 2026.
Tren penurunan ini mencerminkan tekanan jual yang konsisten dan penurunan kepercayaan investor dalam beberapa pekan terakhir. Level support dan resistance berfungsi sebagai penghalang psikologis dan teknikal—support menjadi lantai di mana minat beli muncul, sedangkan resistance menjadi batas atas di mana tekanan jual meningkat. Untuk SENTIS, kisaran $0,04-$0,05 merupakan titik utama pertarungan antara bullish dan bearish. Trader yang menggunakan analisis teknikal memantau level tersebut sebagai referensi titik masuk atau keluar, mengantisipasi breakout atau reversal yang mengonfirmasi arah pergerakan. Aksi harga terkini mengisyaratkan perlunya kewaspadaan, terutama jika support di $0,04 gagal bertahan, sebab penembusan ini akan memperkuat sinyal bearish dan memicu penjualan menuju target harga terendah di kisaran yang telah diproyeksikan.
Pergerakan harga SENTIS mencerminkan keterkaitan erat dengan dinamika pasar mata uang kripto global, di mana pola volatilitas Bitcoin dan Ethereum menjadi indikator utama performa altcoin. Ketika Bitcoin mengalami fluktuasi besar, altcoin seperti SENTIS biasanya mengikuti, seiring investor institusional dan retail menyesuaikan portofolionya berdasarkan pergerakan kripto utama. Penurunan 4,70% yang baru terjadi mencerminkan pola yang juga terlihat di pasar selama tahun 2026 yang penuh volatilitas.
Volatilitas Bitcoin saat ini berada di level kritis, dengan analisis pasar memperkirakan 80% kemungkinan harga akan menguji level support $75.000. Potensi penurunan ini menimbulkan efek berantai di seluruh ekosistem kripto, termasuk pada valuasi SENTIS. Ethereum bahkan menunjukkan tingkat volatilitas lebih tinggi, dengan implied volatility sebesar 60% dibandingkan Bitcoin di 43%, menandakan sensitivitas harga di pasar ETH yang dapat memperburuk aksi jual altcoin.
Korelasi antara SENTIS dan dua kripto utama tersebut semakin kuat di masa ketidakpastian pasar. Ketika Bitcoin berkonsolidasi sementara Ethereum bergerak agresif, token dengan kapitalisasi pasar seperti SENTIS mengalami fluktuasi tajam. Faktor pemicu—mulai dari berita ekonomi global hingga perubahan regulasi—dapat memicu pergerakan persentase besar sejalan dengan fluktuasi kepercayaan investor. Perilaku pasar yang saling berkaitan inilah yang menjelaskan penurunan SENTIS yang sejalan dengan koreksi pasar kripto secara umum, terutama ketika likuidasi institusional dan aksi ambil untung terjadi serentak pada posisi Bitcoin dan Ethereum.
Volatilitas harga SENTIS dipicu oleh aksi jual saham teknologi mega-cap, ketidakpastian kebijakan perdagangan AS, dan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi AS. Faktor makroekonomi ini memicu penurunan pasar dan tekanan pada harga token.
SENTIS menghadapi volatilitas tinggi dengan penurunan tajam selama 24 jam dan 7 hari (36-43%). Risiko utama mencakup volume perdagangan tidak stabil, likuiditas rendah, serta perubahan sentimen pasar. Penurunan pasar kripto secara umum dan tantangan adopsi token juga turut memengaruhi performa.
Investor dapat menganalisis pergerakan harga SENTIS dengan memantau volume perdagangan, tren kapitalisasi pasar, dan data on-chain. Pantau indikator sentimen, pola grafik teknikal, dan faktor makroekonomi. Gabungkan analisis aksi harga historis dengan data pasar real-time untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar guna pengambilan keputusan perdagangan yang optimal.
SENTIS telah menunjukkan pergerakan harga yang fluktuatif, dengan level support utama di $10 dan resistance di $15. Level tersebut merefleksikan tren pasar dan pola perdagangan terkini pada mata uang kripto ini.
SENTIS memperlihatkan volatilitas moderat dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $2.989.103,15. Kapitalisasi pasarnya kompetitif di antara token ekosistem BNB Chain. Penurunan 7 hari terakhir sebesar -18,50% mencerminkan tren pasar yang lebih luas, menjadikan SENTIS aset dinamis bagi trader aktif.










