
Fragmentasi blockchain masih menjadi tantangan utama di dunia Web3, di mana pengguna harus memiliki akun terpisah, mengelola berbagai token gas, dan mengakses pool likuiditas yang terisolasi di masing-masing chain. Teknologi chain abstraction dari Particle Network mengatasi masalah tersebut dengan menghilangkan kompleksitas teknis yang sering kali menghambat interaksi multi-chain. Platform ini menghadirkan pengalaman terpadu, sehingga detail teknis chain tidak lagi menjadi hambatan bagi pengguna dan mereka tidak perlu memahami mekanisme bridge ataupun konversi token.
Solusi utama Particle Network terletak pada Universal Accounts, komponen infrastruktur penting yang menyatukan penyimpanan aset dan transaksi di berbagai blockchain, baik EVM maupun non-EVM. Dengan satu antarmuka dan saldo yang terintegrasi, pengguna dapat bertransaksi di chain mana pun tanpa harus berganti dompet atau mengelola token gas yang berbeda secara manual. Sejak peluncuran V2 pada akhir Januari, Universal Accounts telah memfasilitasi transaksi senilai lebih dari $430 juta, membuktikan besarnya kebutuhan akan solusi chain abstraction lintas chain.
Keunggulan teknis Particle Network tidak hanya menyatukan akun. Universal Liquidity memungkinkan transfer aset secara mulus melalui transaksi atomik multi-chain yang optimis, sehingga pengguna bisa berinteraksi dengan chain baru tanpa harus memegang token di chain tersebut. Selain itu, Universal Gas memungkinkan pembayaran transaksi menggunakan token apa pun yang dimiliki pengguna, baik PARTI, USDT, atau USDC dari blockchain mana saja. Semua fitur ini membentuk stack chain abstraction yang terintegrasi, mengubah pengalaman pengguna yang terfragmentasi menjadi interaksi yang terkoordinasi dan tanpa hambatan di seluruh ekosistem Web3.
Valuasi pasar token PARTI menampilkan FDV $3,5 miliar, mencerminkan struktur tokenomics yang solid dan memperkuat posisi Particle Network di ekosistem Web3. Dengan 23,3% token yang beredar, distribusinya menunjukkan strategi yang terencana dalam memasuki pasar dan menjaga kepentingan pemangku kepentingan untuk jangka panjang. Pasokan beredar sebanyak 233 juta token dari total satu miliar menghadirkan mekanisme pelepasan terukur, sehingga partisipan ekosistem dapat mengakses PARTI dengan tetap menjaga kendali inflasi.
Akses pasar semakin luas dengan listing Particle Network di 38 bursa perdagangan, termasuk platform terkemuka yang menyediakan likuiditas global dan memfasilitasi aktivitas trading. Deploy di dua blockchain, BSC dan BASE, memberikan fleksibilitas operasional, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan PARTI di berbagai ekosistem blockchain. Saat ini PARTI diperdagangkan di kisaran $0,09 dengan volume perdagangan 24 jam yang konsisten. Infrastruktur multi-bursa dan multi-chain ini memperkuat posisi PARTI untuk partisipasi institusional maupun ritel, mendukung ekosistem chain abstraction Particle Network dan memastikan infrastruktur pasar yang solid hingga 2026.
Perjalanan Particle Network menuju infrastruktur identitas Web3 adalah bentuk kematangan strategis dari kemampuan chain abstraction yang dimilikinya. Arsitektur modular Layer-1 yang menjadi pondasi, diperkuat dengan Universal Accounts, menempatkan Particle Network pada posisi optimal untuk transformasi ini. Pada 2030, roadmap Particle Network menargetkan integrasi identitas yang komprehensif, menghubungkan kredensial resmi pemerintah dengan decentralized finance dalam satu ekosistem.
Pengembangan ini mengadopsi prinsip desain berbasis privasi, sejalan dengan inisiatif industri seperti Ethereum “Dawn of Privacy”, menitikberatkan pada verifikasi zero-knowledge yang melindungi data pengguna dan tetap mendukung kepatuhan regulasi. Integrasi kredensial pemerintah menjadi langkah kunci—pengguna akan melakukan autentikasi melalui wallet identitas digital mereka, sehingga tercipta jembatan antara kerangka regulasi tradisional dan aplikasi terdesentralisasi. Pendekatan ini menjawab tantangan utama compliant DeFi, yakni protokol dapat memverifikasi kepatuhan pengguna tanpa mengorbankan privasi.
Ekosistem token PARTI menjadi pendukung utama pengembangan infrastruktur ini, memfasilitasi tata kelola dan partisipasi pada layer identitas. Roadmap menyoroti peningkatan performa melalui mekanisme finalitas yang lebih baik serta fitur privasi kelas institusi. Dengan membangun standar verifikasi kredensial yang tepercaya, Particle Network membuka jalur interaksi aman bagi pengguna individu maupun korporasi dengan layanan Web3. Visi 2030 Particle Network melampaui interoperabilitas multi-chain konvensional, menjadikan Particle sebagai pondasi infrastruktur identitas terdesentralisasi yang menjaga privasi dan sesuai regulasi.
PARTI adalah utility token native dari Particle Network yang menghadirkan chain abstraction dan interaksi lintas chain secara seamless. Kegunaan utama meliputi tata kelola jaringan, pembayaran biaya transaksi, insentif bagi developer, serta reward partisipasi ekosistem di platform Web3.
Chain abstraction Particle Network memudahkan interaksi lintas chain melalui Universal Accounts, yang menyediakan satu antarmuka untuk mengelola aset di berbagai blockchain. Pengguna menikmati transaksi yang seamless dan saldo terintegrasi di chain EVM maupun non-EVM, tanpa harus berganti jaringan blockchain.
Chain abstraction Particle Network memungkinkan interaksi multi-chain secara seamless melalui antarmuka terpadu tanpa transfer aset manual. Bridge tradisional hanya berfokus pada transfer aset antar chain tertentu, memerlukan tindakan pengguna secara langsung dan memiliki kemampuan integrasi yang terbatas.
Pengguna memperoleh manfaat interaksi lintas chain yang seamless melalui Universal Accounts, sehingga tidak perlu memiliki banyak wallet. Pemegang token PARTI mendapatkan akses ke likuiditas terintegrasi, biaya gas yang lebih efisien, dan transfer aset yang praktis di blockchain EVM maupun non-EVM dalam satu sistem akun.
Token PARTI memiliki suplai tetap sebanyak 1 miliar dengan jadwal pelepasan yang terstruktur. Distribusinya mencakup 9% untuk airdrop awal, 5% untuk IDO, dan 6% untuk airdrop Binance HODLer. PARTI berfungsi sebagai token tata kelola, mendukung Universal Gas, dan memfasilitasi settlement di Particle Chain.
Particle Network mengimplementasikan mekanisme konsensus terdesentralisasi dan validasi lintas chain untuk meningkatkan keamanan. Risiko utama meliputi volatilitas token native yang dapat memengaruhi stabilitas jaringan, serta potensi kerentanan smart contract dalam proses interoperabilitas.











