

Token STRK merupakan aset utilitas asli yang menjadi penggerak utama ekosistem Starknet, didesain untuk menjalankan tiga fungsi utama: staking, governance, dan pembayaran biaya transaksi. Dengan pasokan maksimum dibatasi pada 10 miliar token, STRK dikembangkan untuk mendukung scaling berbasis STARK secara terdesentralisasi, membedakannya di antara koin staking lainnya. Token ini memegang peran krusial dalam menjaga keamanan jaringan melalui mekanisme staking yang mulai berjalan sejak November 2024, sehingga peserta dapat mengunci aset mereka dan memperoleh imbalan sambil berkontribusi pada validasi dan operasional jaringan.
Pada intinya, mekanisme pasokan STRK mencerminkan struktur tokenomics yang dirancang secara matang untuk mendorong partisipasi jangka panjang. Validator dan staker memperoleh imbalan melalui kurva minting yang menyesuaikan dengan jumlah total STRK yang dikunci dalam protokol, menciptakan sistem insentif yang dinamis. Selain staking, pemegang STRK berhak atas governance, memungkinkan mereka berpartisipasi dalam pembaruan protokol dan menentukan arah pengembangan Starknet. Token ini juga berfungsi sebagai alat pembayaran biaya transaksi dalam ekosistem, memastikan pemegang tetap terlibat secara ekonomi dalam operasional jaringan. Dengan sekitar 50% dari total pasokan yang beredar saat ini, token ini menjaga distribusi yang seimbang untuk mendukung operasional saat ini sekaligus mendorong pertumbuhan di masa depan, menjadikan STRK aset multifungsi di ekosistem koin staking yang kompetitif.
Saat membandingkan STRK dengan pemain mapan di ekosistem staking, perbedaan valuasi pasar langsung terlihat. Ethereum tetap dominan dengan kapitalisasi pasar yang jauh lebih besar, sementara Solana menarik minat institusi dengan kapitalisasi pasar sebesar $70,32 miliar. STRK, sebagai solusi ZK-Rollup Layer 2, beroperasi pada skala berbeda dengan valuasi pasar $836,5 juta dan valuasi fully diluted $1,39 miliar, menjadikannya pemain baru dengan potensi pertumbuhan dibandingkan koin staking mapan.
Perbandingan yield staking menunjukkan dinamika menarik di antara platform ini:
| Koin | Yield APR | Market Cap | Harga |
|---|---|---|---|
| STRK | 7,28% | $836,5M | $0,0843 |
| ETH | 2,87% | $1,06T+ | $3.984 |
| SOL | 5,9-6,6% | $70,32M | $124 |
| AVAX | 7-11% | $5,96M | $14,12 |
APR STRK sebesar 7,28% menawarkan posisi kompetitif terhadap rentang Avalanche 7-11%, jauh melampaui yield konservatif Ethereum sebesar 2,87%. Walaupun harga token STRK masih rendah, imbal hasil staking yang relatif lebih tinggi dan posisi strategis di lapisan keamanan Ethereum memberikan keunggulan tersendiri bagi pelaku pasar yang berfokus pada yield di ekosistem staking kripto.
Starknet memiliki keunggulan di ranah Layer 2 lewat arsitektur validity proof dan framework inovatif Cairo VM. Sementara Polygon dan Arbitrum mengadopsi pendekatan scaling berbeda, STRK menghadirkan validitas transaksi yang terjamin kriptografi lewat teknologi STARK, berbeda dari model berbasis asumsi. Pondasi teknis ini menjadi diferensiasi utama yang menarik bagi pengguna yang menuntut jaminan keamanan tertinggi dari Ethereum.
Posisi pasar Starknet mencerminkan keunggulan teknologinya. Dengan kapitalisasi pasar $836,5 juta dan total value locked sekitar $500 juta, Starknet memiliki pangsa yang signifikan di antara solusi Ethereum Layer 2. Ekosistem ini mempertahankan 51,3 ribu alamat aktif yang menjalankan transaksi, menunjukkan tingkat partisipasi yang konsisten di luar fase adopsi awal. Pertumbuhan peserta ini menandakan daya tarik yang kuat di tengah persaingan solusi scaling yang memperebutkan perhatian pengembang dan pengguna.
Token STRK memperkuat posisi kompetitif platform melalui utilitas multifungsi. Pemegang dapat berpartisipasi dalam governance, memberikan suara pada parameter protokol, serta mendapatkan imbalan staking—membentuk insentif ekonomi yang sejalan dengan keamanan jaringan. Pendekatan tokenomics terintegrasi ini membedakan STRK dari token yang hanya berfungsi transaksional, menegaskan peran STRK sebagai bagian strategis dari kesuksesan jangka panjang Starknet, bukan sekadar alat pembayaran biaya.
STRK adalah token asli Starknet yang menjaga keamanan jaringan dan memungkinkan transaksi. Token ini memberikan insentif bagi peserta jaringan dan memastikan operasional serta fungsionalitas jaringan berjalan optimal.
Staking STRK memungkinkan Anda memperoleh imbalan sekaligus menjaga keamanan jaringan Starknet. Staker menerima bagian dari biaya transaksi sesuai kondisi jaringan dan ketentuan staking. Semakin besar jumlah staking, semakin tinggi potensi imbal hasil yang diterima.
STRK memberikan yield staking lebih tinggi sekitar 9,74 persen dibandingkan ETH 3-6 persen, SOL 8 persen, dan ATOM 15 persen. STRK memiliki tokenomics dan profil risiko-imbal hasil yang khas, disesuaikan dengan arsitektur solusi scaling Starknet.
STRK memiliki pasokan beredar $1,39 miliar dengan valuasi fully diluted $19 miliar. Kurang dari 10% total pasokan telah beredar, menandakan peluang pertumbuhan jangka panjang seiring semakin banyak token masuk ke pasar dari waktu ke waktu.
STRK menawarkan yield staking kompetitif di atas 9,74%, mengungguli return Ethereum 3-6%. Namun, investor tetap menghadapi risiko volatilitas pasar, likuiditas, serta ketidakpastian regulasi yang umum pada aset kripto baru.
Starknet memanfaatkan bukti kriptografi STARK untuk validasi transaksi off-chain, mengelompokkan ribuan transaksi dalam satu proof yang diajukan ke Ethereum. Berbeda dengan blockchain lain yang mengandalkan konsensus staking on-chain, mekanisme validity-rollup Starknet menggabungkan staking token STRK dengan kriptografi canggih, menghasilkan keamanan dan skalabilitas yang lebih tinggi dibandingkan model staking tradisional.











