

Sistem peringkat kapitalisasi pasar mata uang kripto menampilkan struktur hierarkis aset digital berdasarkan total kapitalisasi pasar, yang dihitung dengan mengalikan jumlah pasokan yang beredar dengan harga terkini. Sepuluh besar mata uang kripto menurut kapitalisasi pasar biasanya menguasai sebagian besar dominasi pasar, memusatkan modal investor dan aktivitas perdagangan. Sebagai gambaran, Pi Network menempati peringkat ke-56 dengan sekitar 0,076% dominasi pasar dan kapitalisasi pasar sebesar $1,607 miliar, serta volume perdagangan 24 jam sebesar $2,53 juta. Ini menunjukkan kuatnya korelasi antara peringkat kapitalisasi pasar dengan volume perdagangan dan pengaruh di pasar. Mata uang kripto berkapitalisasi pasar tinggi menikmati likuiditas lebih baik, adopsi institusional yang luas, serta stabilitas harga yang lebih tinggi dibandingkan aset dengan peringkat lebih rendah. Pangsa dominasi koin utama secara langsung memengaruhi sentimen pasar kripto dan pola volatilitas keseluruhan. Investor yang menelaah tangga peringkat kapitalisasi pasar kripto akan melihat posisi 10 besar diisi oleh proyek mapan dengan rekam jejak solid, sedangkan aset di luar peringkat 50 umumnya mengalami volatilitas lebih tinggi dan volume perdagangan lebih rendah. Pemahaman terhadap metrik kapitalisasi pasar ini membantu trader mengidentifikasi mata uang kripto dengan likuiditas optimal untuk transaksi besar dan stabilitas pasar yang lebih kuat dalam lanskap perdagangan dinamis tahun 2026.
Volume perdagangan merupakan indikator utama aktivitas pasar dan likuiditas di berbagai aset digital. Dengan menganalisis tren volume perdagangan 24 jam dan 7 hari, investor dapat menilai kekuatan pergerakan harga dan kondisi pasar mata uang kripto tertentu. Volume tinggi menandakan minat investor yang kuat dan stabilitas harga yang baik, sedangkan volume rendah dapat mengindikasikan partisipasi pasar yang menurun atau periode konsolidasi.
Pi Network (PI) menjadi contoh bagaimana pola volume mengungkap dinamika pasar. Aset ini mencatat volume perdagangan 24 jam sekitar 2,53 juta, mencerminkan aktivitas harian yang moderat. Namun, tren 7 hari menunjukkan pola yang lebih dinamis—volume harian berfluktuasi signifikan, dari serendah 2,4 juta hingga setinggi 28 juta pada sesi terbaru. Variasi ini menandakan perubahan sentimen pasar dalam sepekan, dengan lonjakan volume yang berkorelasi dengan periode volatilitas meningkat.
| Periode Waktu | Volume (PI) | Indikasi Pasar |
|---|---|---|
| 24 Jam | 2.525.712 | Aktivitas harian saat ini |
| Rata-rata 7 Hari | Variabel (2,4J-28J) | Pergeseran momentum mingguan |
| Puncak Terbaru | 27.999.962 | Minat perdagangan meningkat |
Peningkatan tajam volume perdagangan kerap menjadi sinyal awal pergerakan harga besar, menandakan pelaku pasar utama mulai membangun posisi. Sebaliknya, volume menurun saat harga turun sering kali menjadi tanda melemahnya kepercayaan trader—hal ini sangat relevan mengingat penurunan Pi Network dalam 7 hari terakhir sebesar -7,24%.
Penilaian likuiditas pada aset digital utama dilakukan dengan menganalisis distribusi volume perdagangan di berbagai platform. Pi Network, yang menempati peringkat ke-56 secara global, menjadi contoh dengan kehadirannya di 9 bursa berbeda dan volume perdagangan 24 jam sekitar $2,5 juta, memberikan kedalaman pasar yang cukup bagi pelaku pasar. Distribusi cakupan bursa memengaruhi langsung aksesibilitas dan stabilitas harga—aset yang hanya tersedia di satu platform menghadapi risiko slippage lebih tinggi dan fleksibilitas perdagangan yang terbatas, sedangkan aset yang tersebar di banyak bursa mendapatkan manfaat dari harga kompetitif dan lebih banyak opsi eksekusi. Aset digital papan atas umumnya terdaftar di bursa utama, mengurangi risiko rekanan dan membuka partisipasi institusional. Hubungan antara volume perdagangan dan likuiditas sangat bervariasi; volume tinggi yang terkonsentrasi pada sedikit bursa dapat menandakan pola perdagangan spekulatif, sementara distribusi volume yang merata di berbagai platform mengindikasikan adopsi pasar yang matang. Penilaian likuiditas juga melibatkan bid-ask spread, kedalaman order book, dan waktu penyelesaian transaksi. Untuk aset digital baru, memperluas cakupan bursa sangat krusial bagi penetrasi institusional dan menurunkan hambatan adopsi arus utama serta potensi pertumbuhan.
Per Januari 2026, kapitalisasi pasar kripto global mencapai sekitar $2,8 triliun, menunjukkan pertumbuhan lebih dari 120% dibandingkan level tahun 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh adopsi institusional yang meningkat, kepastian regulasi, dan integrasi keuangan global.
Per Januari 2026, 10 mata uang kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar adalah: Bitcoin, Ethereum, BNB, Solana, XRP, Cardano, Dogecoin, Polkadot, Litecoin, dan Polygon. Bitcoin dan Ethereum tetap mendominasi, sedangkan solusi layer-2 dan blockchain throughput tinggi tumbuh pesat.
Pada 2026, pasar kripto membukukan rata-rata volume perdagangan harian di atas $150 miliar. Bitcoin, Ethereum, dan Solana memimpin aktivitas perdagangan, sementara solusi layer-2 serta token AI mencatat kenaikan volume signifikan sejalan dinamika pasar yang terus berkembang.
Per Januari 2026, Bitcoin dan Ethereum menguasai sekitar 65-70% kapitalisasi pasar kripto gabungan. Bitcoin umumnya memiliki pangsa 45-50%, sedangkan Ethereum mempertahankan 15-20% dari total kapitalisasi pasar kripto.
Pada 2026, adopsi institusional di pasar kripto semakin pesat dengan kapitalisasi total menembus 3 triliun USD. Dominasi Bitcoin stabil di sekitar 45%, sementara altcoin mulai banyak mendapat dukungan institusi. Volume perdagangan melonjak 60%, didorong oleh perkembangan ETF dan kepastian regulasi di pasar utama. Solusi layer-2 makin matang, sehingga biaya transaksi turun signifikan. Protokol DeFi berbasis AI menjadi arus utama, secara signifikan mengubah dinamika pasar.











