


STX mencatat aktivitas perdagangan yang menonjol di pasar kripto saat ini. Dengan volume perdagangan 24 jam sekitar $7,29 juta, token ini menunjukkan partisipasi aktif dari pelaku pasar. Volume tersebut menandakan likuiditas yang cukup bagi para trader untuk mengeksekusi transaksi tanpa slippage yang berlebihan, menempatkan STX sebagai aset dengan likuiditas menengah di ekosistem mata uang digital.
Pergerakan harga menampilkan pola momentum jangka pendek yang menarik. Dalam 24 jam terakhir, harga STX naik 9,03%, menandakan sentimen investor yang positif pada sesi perdagangan terkini. Kinerja mingguan memperkuat tren ini dengan kenaikan 15,93% selama tujuh hari, menandakan minat beli yang konsisten. Namun, grafik per jam menunjukkan penurunan tipis 0,19%, mencerminkan volatilitas khas pasar kripto.
Pada valuasi saat ini, STX memiliki kapitalisasi pasar sekitar $560 juta, mengukuhkan posisinya sebagai cryptocurrency kelas menengah berdasarkan market cap. Kapitalisasi ini mencerminkan keyakinan investor terhadap infrastruktur blockchain Stacks dan ekosistem aplikasi terdesentralisasi yang dikembangkannya. Kombinasi antara volume perdagangan yang solid dan market cap yang mapan menunjukkan STX memiliki likuiditas memadai bagi partisipan institusi maupun ritel, baik untuk perdagangan spot maupun derivatif di bursa yang mendukung.
STX menempati posisi menengah dalam peringkat kapitalisasi pasar kripto, menandakan eksistensinya yang signifikan di ekosistem aset digital. Dengan pasokan beredar sekitar 1,82 miliar koin, ketersediaan token ini sangat memengaruhi dinamika harga dan struktur pasarnya. Rentang harga historis yang luas—dari level terendah $0,0456 hingga puncak $3,86—mencerminkan volatilitas tajam yang umum pada proyek blockchain baru. Selisih harga 85 kali lipat antara titik terendah dan tertinggi ini menyoroti interaksi antara dinamika pasokan, sentimen pasar, dan siklus adopsi. Sepanjang 2026, STX bergerak dalam kisaran $0,27–$0,31, menunjukkan periode stabilisasi relatif dibandingkan puncak sebelumnya. Dengan suplai 1,82 miliar token, sirkulasi besar ini, dikombinasikan dengan fluktuasi market cap, menghasilkan pergerakan harga yang signifikan pada tiap siklus pasar. Memahami korelasi antara pasokan dan harga menjadi kunci untuk menilai posisi pasar STX dan faktor-faktor yang memengaruhi valuasinya di pasar kripto yang kompetitif.
Pasar STX saat ini menunjukkan momentum perdagangan stabil di berbagai platform, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $7,72 juta yang menandakan partisipasi aktif trader global. Data ini menegaskan minat pasar yang konsisten terhadap aset, bahkan di tengah dinamika pasar yang luas. Token ini diperdagangkan di sekitar 33 bursa, menyediakan beragam kolam likuiditas dan peluang eksekusi, terlepas dari preferensi platform trader.
Dalam tujuh hari terakhir, STX mencatat kenaikan signifikan sebesar 15,93%, menandakan tekanan beli yang meningkat dan membaiknya sentimen pasar. Tren positif ini menunjukkan daya tarik STX sebagai instrumen perdagangan di berbagai cakupan waktu. Distribusi volume di berbagai bursa memastikan spread bid-ask yang wajar dan slippage minimal, baik untuk pelaku pasar ritel maupun institusi.
Kondisi likuiditas tetap stabil, dengan pola perdagangan harian yang konsisten memungkinkan eksekusi order yang lancar. Kehadiran STX di banyak bursa mengurangi ketergantungan pada satu platform, meningkatkan daya tahan pasar. Indikator volume dan likuiditas ini mengonfirmasi bahwa STX memiliki kedalaman pasar yang cukup untuk transaksi menengah, serta mendukung kepercayaan pasar terhadap aksesibilitas dan kemudahan perdagangan aset ini sepanjang 2026.
Stacks (STX) hadir secara luas di berbagai platform perdagangan kripto, sehingga meningkatkan aksesibilitas pasar dan likuiditas bagi investor global. STX tercatat secara signifikan di gate, salah satu bursa terbesar, yang menawarkan infrastruktur perdagangan tangguh dan kolam likuiditas besar. Listing ini memastikan akses mudah trader global ke pasangan perdagangan STX dan eksekusi transaksi dengan spread kompetitif.
Selain gate, STX juga tersedia di beberapa platform utama seperti Bitfinex yang dikenal dengan fitur trading canggih dan order book dalam. Ketersediaan token di Upbit, bursa digital terkemuka Korea, menunjukkan peningkatan eksistensi STX di pasar Asia dan mencerminkan permintaan regional yang kuat. Cakupan bursa yang beragam ini menjadi faktor kunci aksesibilitas pasar STX—semakin luas platformnya, semakin baik likuiditas dan semakin rendah hambatan perdagangan.
Kehadiran multi-bursa STX membentuk jaringan likuiditas terintegrasi di berbagai venue, mendukung efisiensi penemuan harga dan eksekusi order tanpa hambatan. Ketersediaan token di banyak platform menciptakan peluang arbitrase yang menjaga konsistensi harga di berbagai pasar. Infrastruktur ini mendukung trader institusi dan ritel, mempermudah akses dan menjaga kesehatan pasar.
Posisi STX yang kuat di berbagai bursa menandakan kematangan cryptocurrency ini di ekosistem aset digital. Dengan tercatat di gate dan bursa utama lain, STX membuktikan tingkat kepercayaan pasar yang diperlukan untuk aktivitas perdagangan berkelanjutan dan penyediaan likuiditas rutin. Infrastruktur aksesibilitas ini krusial bagi pertumbuhan adopsi dan integrasi STX di lanskap perdagangan kripto global.
STX (Stacks) adalah layer yang dibangun di atas Bitcoin, yang memungkinkan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. STX memperluas fungsi Bitcoin dengan memfasilitasi pengembangan DApp tanpa mengorbankan keamanan dan kepastian settlement Bitcoin.
Pada 4 Januari 2026, STX menempati posisi ke-94 di CoinMarketCap. Untuk harga dan market cap terkini, silakan akses data pasar real-time langsung.
Volume perdagangan harian dan likuiditas STX berada pada tingkat sedang di pasar saat ini. Token ini menjaga aktivitas perdagangan stabil di berbagai platform utama, dengan likuiditas konsisten baik untuk pembeli maupun penjual. STX umumnya memiliki kedalaman yang cukup untuk kebutuhan trading standar.
STX adalah token native Stacks, jaringan Layer 2 di atas Bitcoin yang memungkinkan smart contract dan dApps. Dinamai Layer 2 Bitcoin karena beroperasi paralel dengan Bitcoin, memperluas fitur tanpa mengurangi tingkat keamanan Bitcoin.
STX memiliki risiko volatilitas harga dan pengembangan proyek, namun menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang melalui inovasi Layer-2 Bitcoin. Adopsi pasar dan kemajuan teknis menjadi katalis utama apresiasi nilai.
STX mengusung arsitektur Sidechain yang berbeda dari rollup Layer 2 konvensional. STX langsung memanfaatkan keamanan Bitcoin, memungkinkan eksekusi smart contract dan penerbitan aset dengan transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah dibandingkan Layer 2 tradisional.
STX merupakan cryptocurrency berbasis blockchain Bitcoin yang memungkinkan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. Fungsi utama Stacks adalah menyediakan infrastruktur Web3 yang aman dan didukung Bitcoin untuk pengembangan aplikasi dengan tingkat keamanan Bitcoin.
Anda dapat memperoleh STX melalui bursa terpusat utama yang mendukung pasangan perdagangan STX atau menggunakan decentralized exchange (DEX) untuk transaksi langsung. STX tersedia di berbagai platform—periksa daftar bursa untuk info terbaru tentang ketersediaan dan pasangan perdagangan.
STX adalah token native Stacks, solusi Layer 2 Bitcoin. Stacks mengaktifkan smart contract di Bitcoin melalui mekanisme Proof of Transfer (PoX), mengaitkan keamanan ke Bitcoin dan mendukung aplikasi DeFi serta aset jembatan seperti sBTC.
Mining STX memanfaatkan mekanisme konsensus Bitcoin melalui Proof of Transfer(PoX). Penambang menawar Bitcoin untuk mengamankan jaringan dan menerima reward STX serta biaya transaksi. Diperlukan kepemilikan Bitcoin dan software mining yang sesuai untuk bersaing dalam validasi blok.
STX berjalan di atas lapisan keamanan Bitcoin dengan perlindungan kriptografi tinggi. Sebagai Layer 2, STX mewarisi kekuatan Bitcoin. Risiko utama mencakup fluktuasi harga, ketidakpastian adopsi, dan kerentanan smart contract. Mekanisme keamanan STX solid, namun investor perlu memahami risiko teknologi sebelum berinvestasi.
STX adalah token asli blockchain Stacks yang mendukung smart contract di Bitcoin. Roadmap-nya menekankan ekspansi ekosistem DApps dan interoperabilitas Bitcoin. Fundamental yang kuat menopang prospek optimistis, dengan pertumbuhan volume transaksi dan adopsi diperkirakan seiring penguatan solusi Layer 2.











