
NEAR Protocol menempati posisi kompetitif unggul berdasarkan sejumlah metrik blockchain utama. Dari sisi throughput transaksi, NEAR mencatat rata-rata 80 transaksi per detik dengan puncak testnet mencapai 4.135 TPS, menempatkannya secara solid di ekosistem Layer-1. Protokol ini konsisten menjaga rata-rata biaya transaksi sebesar $0,0245, menawarkan efisiensi biaya yang lebih baik dibandingkan solusi blockchain konvensional.
| Metrik | NEAR Protocol | Rentang Pesaing |
|---|---|---|
| Pengguna Aktif Bulanan | 51,2 juta | Solana: 57Jt, Ethereum: 9,6Jt |
| Rata-rata Biaya Transaksi | $0,0245 | Lebih tinggi pada sebagian besar L1 |
| TPS Jaringan (Rata-rata) | 80 TPS | Bervariasi antar jaringan |
Adopsi pengguna menegaskan kekuatan pasar NEAR. Per Mei 2025, NEAR memiliki 51,2 juta dompet aktif, menduduki peringkat kedua di antara blockchain Layer-1. Hal ini menunjukkan keterlibatan pengguna yang kuat terhadap arsitektur platform yang skalabel. Kapitalisasi pasar NEAR mencapai $2,21 miliar, merefleksikan kepercayaan investor terhadap kapabilitas teknis serta potensi pertumbuhan protokol ini.
Metrik performa NEAR menampilkan blockchain yang dioptimalkan untuk aksesibilitas pengguna dan adopsi pengembang. Kombinasi kecepatan transaksi kompetitif, biaya sangat rendah, dan basis pengguna besar menjadikan NEAR pesaing utama di pasar Layer-1 yang kian kompetitif. Fokus protokol pada skalabilitas melalui state sharding serta desain mobile-first terus menarik minat pengembang dan pengguna yang menginginkan solusi blockchain efisien.
NEAR Protocol tampil menonjol melalui infrastruktur teknologi inovatif yang secara langsung mengatasi tantangan skalabilitas blockchain. Platform ini mengadopsi teknologi sharding, khususnya mekanisme Nightshade, yang memungkinkan jaringan memproses hingga 100.000 transaksi per detik—sekitar 10 kali lebih cepat dibandingkan blockchain Layer 1 lainnya.
| Fitur | NEAR Protocol | Dampak Performa |
|---|---|---|
| Mekanisme Konsensus | Proof-of-Stake (PoS) | Operasi hemat energi dan berkelanjutan |
| Kecepatan Transaksi | 100.000 TPS | Kapasitas throughput kelas enterprise |
| Pendekatan Skalabilitas | State sharding | Skalabilitas linear seiring pertumbuhan node jaringan |
| Finalitas Transaksi | Finalitas cepat | Waktu konfirmasi lebih singkat |
Tidak hanya mengedepankan kecepatan, NEAR juga memprioritaskan aksesibilitas pengembang melalui perangkat dan dokumentasi yang komprehensif untuk memudahkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi. Biaya transaksi rendah, didukung arsitektur state sharding yang efisien, secara signifikan menekan biaya operasional bagi pengembang dan pengguna akhir. Komitmen terhadap lingkungan diwujudkan lewat kemitraan bersama perusahaan carbon offset, memastikan netralitas karbon jaringan.
Kemampuan interoperabilitas lintas rantai NEAR, termasuk teknologi Rainbow Bridge, memungkinkan transfer aset yang lancar antar ekosistem blockchain. Struktur tata kelola NEAR yang kini beralih ke model pengambilan keputusan berbasis komunitas melalui NEAR Decentralized Collective (NDC), mampu mengurangi risiko sentralisasi dan memberikan infrastruktur transparan untuk deployment perusahaan yang bersifat kritikal. Pendekatan menyeluruh yang menggabungkan keunggulan teknis, efisiensi ekonomi, dan keberlanjutan ini, memosisikan NEAR sebagai solusi komprehensif untuk kebutuhan infrastruktur Web3.
Lanskap blockchain Layer 1 mengalami perubahan besar antara 2021 dan 2025, mendefinisikan ulang tatanan persaingan. Dominasi Bitcoin melonjak signifikan, meraih 59,1% pangsa pasar pada 2025, naik drastis dari posisi tahun 2021. Sementara itu, posisi Ethereum melemah menjadi 7,9% pangsa pasar, meski tetap memegang Total Value Locked tertinggi di atas $200 miliar—menunjukkan perbedaan antara konsentrasi TVL dan dinamika pasar secara menyeluruh.
| Platform Blockchain | Pangsa Pasar 2025 | Metrik Performa Utama |
|---|---|---|
| Bitcoin | 59,1% | Pemimpin pasar |
| Ethereum | 7,9% | $200M+ TVL |
| Solana | Pemimpin baru | DeFi chain terbesar kedua |
| BNB Chain | Signifikan | $7M+ TVL |
| NEAR | Menengah | 455 pengembang aktif |
Solana muncul sebagai rantai DeFi terbesar kedua, meraih pertumbuhan pesat berkat peningkatan throughput transaksi dan ekspansi ekosistem. Sektor DeFi secara keseluruhan tumbuh 137% menjadi $129 miliar pada 2024, menandakan minat institusional yang kuat. Platform Layer 1 kini semakin menonjol melalui use case spesifik, bukan sekadar bersaing dalam kecepatan transaksi. NEAR Protocol berada di kelas menengah dengan 455 pengembang aktif, menandakan keterlibatan ekosistem yang stabil. Restrukturisasi pasar ini mencerminkan perubahan preferensi investor ke model keamanan teruji dan infrastruktur mapan, yang mengubah posisi kompetitif seluruh ekosistem Layer 1.
Ya, NEAR memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Fokus pada skalabilitas dan perangkat pengembang yang ramah menempatkannya pada jalur pertumbuhan dan adopsi berkelanjutan di ekosistem Web3.
Ya, NEAR berpotensi mencapai $100 dalam jangka panjang. Beberapa prediksi memperkirakan level harga ini dapat tercapai antara 2030–2050, asalkan kondisi pasar tetap kuat dan proyek terus berkembang.
NEAR coin adalah token asli dari NEAR Protocol, sebuah platform blockchain yang skalabel. Token ini digunakan untuk biaya transaksi, staking, dan tata kelola dalam ekosistem NEAR, serta mendukung aplikasi terdesentralisasi dan smart contract.
NEAR dan Solana memiliki keunggulan masing-masing. NEAR menawarkan skalabilitas superior dan biaya rendah, sementara Solana memiliki kecepatan transaksi lebih tinggi dan ekosistem lebih mapan. Keduanya sama-sama menjanjikan.











