
Pasar futures FTN menunjukkan pelemahan tajam, dengan open interest anjlok 20% seiring memburuknya kondisi teknikal. Indikator ini menjadi tolok ukur krusial atas komitmen pelaku pasar dan arah sentimen secara menyeluruh.
| Indikator Pasar | Status Terkini | Implikasi Pasar |
|---|---|---|
| Perubahan Open Interest | -20% | Penurunan posisi leverage |
| Posisi Harga | Di bawah moving average utama | Konfirmasi bearish |
| Tren Teknikal | Bearish tegas | Tekanan turun berkelanjutan |
Turunnya open interest mencerminkan menurunnya partisipasi dari pelaku institusi dan ritel, mengindikasikan penurunan kepercayaan terhadap prospek pemulihan FTN dalam waktu dekat. Ketika open interest berkurang bersamaan dengan penurunan harga, umumnya ini menandakan likuidasi posisi long alih-alih pergerakan siklikal pasar biasa.
Pada saat ini, FTN diperdagangkan di bawah seluruh moving average utama—sinyal bearish penting yang telah dikonfirmasi oleh banyak analis. Tidak adanya level support di bawah zona perdagangan saat ini membuka peluang bagi tekanan turun lanjutan. Pelaku pasar mulai mengurangi leverage, pola yang secara historis mendahului penurunan harga berikutnya.
Kombinasi open interest yang menurun dan posisi teknikal yang lemah menandakan pergeseran signifikan sentimen pasar ke arah kehati-hatian. Trader yang menanggapi sinyal ini cenderung mengurangi eksposur, sehingga dapat mempercepat tekanan jual sampai level support yang kuat mampu menstabilkan minat beli dan memicu masuknya modal baru.
Funding rate negatif menandakan perubahan penting dalam sentimen pasar: posisi short mulai mendominasi pasar futures perpetual. Saat funding rate negatif, trader short membayar trader long, yang berarti harga kontrak berada di bawah harga spot—indikator klasik pasar bearish, di mana trader memperkirakan harga akan turun.
Sepanjang 2025, pasar derivatif kripto konsisten menunjukkan fenomena ini. Berdasarkan data Glassnode, funding rate perpetual pertama kali menjadi negatif pada awal Januari, menandai tonggak teknikal signifikan. Terbaru, funding rate Bitcoin tercatat -0,023% pada 25 April 2025, merefleksikan tekanan jual jangka pendek yang kian kuat.
Divergensi antara Bitcoin dan Ethereum sangat mencolok. Bitcoin menunjukkan funding rate netral hingga negatif yang menandakan kewaspadaan, sedangkan Ethereum mencatat funding rate tertinggi sepanjang sejarah dengan open interest $30 miliar, menandakan posisi long yang terlalu panas dan rentan terkoreksi. Tabel berikut menggambarkan dinamika tersebut:
| Metrik | Bitcoin | Ethereum |
|---|---|---|
| Status Funding Rate | Negatif (-0,023%) | Stabil/Tinggi |
| Tren Open Interest | Menurun | Rekor Tertinggi ($30M) |
| Sinyal Pasar | Short Bottoms Kemungkinan | Risiko Koreksi |
| Posisi Trader | Dominasi Short | Long Overheating |
Ketidakseimbangan struktural seperti ini biasanya mendahului fase rebalancing pasar, di mana leverage berlebihan menjadi tidak berkelanjutan dan likuidasi paksa menular ke seluruh pasar.
Rasio put/call FTN yang mencapai 70% menjadi indikator utama sentimen pasar, menunjukkan posisi defensif tajam di antara trader opsi. Tingginya rasio ini menandakan kekhawatiran investor, di mana opsi put—yang melindungi dari risiko penurunan—secara signifikan melebihi opsi call yang digunakan untuk potensi kenaikan.
Lonjakan rasio put/call ke level ini menegaskan bahwa pelaku pasar mengutamakan perlindungan modal ketimbang mengejar pertumbuhan. Sikap defensif ini lazim terlihat di masa ketidakpastian atau menjelang koreksi pasar. Data menunjukkan trader aktif melakukan hedging portofolio terhadap risiko penurunan, bukan memosisikan diri untuk reli harga.
| Indikator Sentimen | Tingkat Rasio | Implikasi Pasar |
|---|---|---|
| Rasio Put/Call | 70% | Posisi Defensif Ekstrem |
| Konteks Historis | 0,48-0,69 | Rentang Normal |
| Status Terkini | Di Atas Rata-Rata | Aversion Risiko |
Namun, rasio ekstrem seperti ini seringkali mengandung sinyal kontrarian. Saat sentimen defensif sudah sangat terkonsentrasi, pasar kerap rebound setelah aksi jual berbasis ketakutan selesai. Konsentrasi posisi perlindungan yang tinggi justru bisa membuka peluang pemulihan harga ketika pesimisme berlebihan telah mencapai puncaknya.
Bagi investor yang memantau dinamika pasar FTN, rasio ini adalah referensi penting tentang sentimen risiko yang berlaku. Untuk menentukan apakah posisi ini mencerminkan kehati-hatian yang realistis atau ketakutan berlebihan, perlu analisis fundamental dan teknikal secara bersamaan. Rasio put/call 70% menjadi salah satu indikator kunci dalam analisis pasar yang menyeluruh.
FTN adalah token utilitas dari blockchain Fasttoken, yang memungkinkan transaksi cepat dan aman dalam ekosistemnya. Token ini telah dikenal di pasar kripto pada 2025.
Elon Musk tidak memiliki koin kripto resmi. Namun, Dogecoin (DOGE) sangat erat dikaitkan dengannya karena dukungan dan promosinya yang konsisten.
Harga FTN tertinggi yang pernah tercatat adalah €4,03, yang dicapai sebelumnya.
Bitcoin (BTC) diperkirakan akan mengalami kenaikan harga signifikan pada 2025. Ethereum (ETH) dan Binance Coin (BNB) juga menunjukkan potensi kenaikan harga yang kuat berdasarkan tren pasar dan analisis ahli.











