
Fenomena Hasbik berhasil menarik perhatian investor, merek, dan profesional pemasaran digital, sekaligus menunjukkan betapa cepat dan tak terduganya lonjakan popularitas di era media sosial saat ini. Sosok Hasbik merupakan contoh utama keberhasilan personal branding—di mana karakter unik mampu mendorong pengakuan luas dan pencapaian komersial.
Perusahaan-perusahaan besar berkolaborasi dengan Hasbik dalam kampanye iklan untuk menjangkau generasi muda, khususnya di bidang hiburan, olahraga, dan esports. Kemampuannya menciptakan konten viral menjadikan Hasbik aset pemasaran bernilai tinggi bagi merek yang menginginkan eksposur organik ke jutaan orang. Kasus Hasbik memperlihatkan bagaimana figur media baru mengubah lanskap pemasaran digital dan membuka peluang baru dalam monetisasi pengaruh.
Video-video awal Hasbik viral pada awal 2020-an, menampilkan parodi konferensi pers UFC, interaksi cerdas dengan blogger, serta “konflik” yang direkayasa dengan figur media lain. Cuplikan-cuplikan ini meraih jutaan tayangan di TikTok dan Instagram, mengubah selebritas lokal Dagestan menjadi bintang internasional.
Persaingan Hasbik dengan Abdu Rozik memicu perhatian publik dan menghasilkan banyak meme. Pertarungan ini menjadi contoh klasik bagaimana konten berbasis konflik dapat mempercepat pertumbuhan audiens dan meningkatkan eksistensi media.
Dalam beberapa tahun berikutnya, Hasbik menandatangani kontrak dengan UFC sebagai duta media, rutin hadir di event besar, dan tampil dalam video promosi. Kehadirannya meningkatkan perhatian pada turnamen UFC serta memperluas jangkauan media sosial organisasi tersebut. Ia juga bekerja sama dengan platform kripto, produsen otomotif, dan merek apparel olahraga. Popularitasnya kini meluas ke Rusia, CIS, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, hingga Asia.
Belakangan ini, Hasbik tetap aktif di media sosial, secara rutin berkolaborasi dengan blogger top dan merek besar. Ia tampil dalam video musik artis ternama, sering menjadi tamu di podcast populer, dan terus memperkuat posisinya di budaya pop arus utama.
Gambar Hasbik muncul dalam koleksi NFT dan merchandise digital, menunjukkan kemampuannya mengikuti tren terbaru dalam ekonomi digital. Meme tentang Hasbik terus viral di seluruh dunia, menandakan statusnya sebagai kekuatan budaya yang bertahan lama. Hasbik juga telah meluncurkan bisnis sendiri, termasuk produk bermerek dan keterlibatan dalam berbagai proyek komersial.
Kehadiran media Hasbik sangat mengesankan:
Angka-angka ini menegaskan kemampuan Hasbik dalam memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, menjadikannya mitra yang sangat menarik bagi merek global dan strategi pemasaran internasional.
Kisah Hasbik membuktikan bahwa pemasaran viral dan personal branding dapat dengan cepat membawa seseorang ke panggung global. Bagi merek, kasusnya menyoroti bagaimana kolaborasi dengan figur yang berani dan karismatik dapat membangun kepercayaan dan koneksi emosional dengan audiens.
Di era di mana perhatian pengguna terpecah di antara berbagai konten tanpa batas, persona yang unik dan mudah diingat merupakan aset pemasaran utama. Hasbik membuktikan bahwa keaslian dan orisinalitas sering kali lebih efektif daripada iklan tradisional.
Merek yang bekerja sama dengan Hasbik mendapatkan akses ke audiens besar yang sangat aktif dan loyal. Hal ini sangat penting bagi perusahaan yang membidik konsumen muda dan mengincar pertumbuhan organik di media sosial. Contoh Hasbik juga menekankan nilai kolaborasi dengan influencer yang mampu memicu tren viral dan mendorong keterlibatan berkelanjutan.
Hasbik bukan sekadar meme atau blogger; ia adalah fenomena budaya otentik yang berkembang dari ketenaran lokal di Dagestan menjadi influencer global. Ia membuktikan bahwa karisma dan keunikan individu dapat membangun merek yang kuat, dan pemanfaatan platform sosial secara strategis memungkinkan monetisasi popularitas di level internasional.
Perjalanan Hasbik dari selebritas regional ke figur media global menjadi inspirasi bagi blogger dan pemasar yang ingin berkembang. Hasbik tetap menjadi salah satu figur paling dikenal dan berpengaruh di internet berbahasa Rusia, dengan dampak yang melampaui dunia digital hingga ke budaya dan ekonomi nyata.
Hasbik adalah selebritas internet dan blogger asal Rusia yang lahir di Aksha, Zabaykalsky Krai, kemudian pindah ke Makhachkala, Dagestan. Ia dikenal berkat konten media sosial dan popularitasnya yang kuat di kalangan anak muda.
Hasbik menjadi bintang internet setelah video viral tentang stroberi di Dagestan. Reaksi khas dan karismanya memikat jutaan orang online, menjadikannya kreator konten dan selebritas yang banyak dicari.
Hasbik dikenal sebagai kreator konten olahraga dan penyelenggara pop-MMA. Ia memproduksi video mixed martial arts dan mengorganisasi berbagai acara terkait, memperoleh pengakuan luas di luar Dagestan.
Per tahun 2026, Hasbik memiliki lebih dari 5 juta pengikut Instagram, termasuk blogger paling populer di platform tersebut.
Hasbik terlibat kontroversi terkait pertandingan yang dibatalkan dengan Abdu Rozik dan tuduhan kesepakatan tidak transparan dengan UFC. Interaksinya dengan Mike Tyson—yang mengiranya anak kecil—juga menarik perhatian. Ia sering dijadikan bahan lelucon terkait penampilan dan perilaku mudanya.
Hasbik memperoleh penghasilan dari kontrak UFC, yang dilaporkan melebihi $1 juta untuk promosi. Popularitasnya menarik sponsor dan mitra, menghasilkan pendapatan besar dari berbagai sumber.
Hasbik sangat berpengaruh di kalangan muda sebagai selebritas internet dengan jutaan pengikut. Meme dan konten viralnya membentuk budaya online, serta kolaborasi dengan influencer lain menarik audiens muda dan menciptakan tren baru di media sosial.











