

Kontrak berjangka merupakan derivatif yang lazim digunakan di pasar keuangan modern untuk mengelola risiko dan melakukan lindung nilai atas posisi investasi.
Pasar berjangka resmi pertama kali berkembang di Belanda pada abad ke-17. Pada tahun 1848, Chicago Board of Trade menjadi bursa berjangka resmi pertama di dunia, yang menjadi fondasi sistem perdagangan derivatif masa kini.
Bursa mata uang kripto teratas menawarkan lebih dari 1.200 pasangan perdagangan futures dengan leverage hingga 500x, memberikan peluang luas bagi trader profesional.
Perdagangan futures memiliki hambatan masuk profesional yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan manajemen risiko yang matang serta pemahaman mendalam tentang pasar.
Kontrak berjangka adalah perjanjian hukum yang mengikat antara dua pihak untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga yang telah disepakati di tanggal tertentu di masa mendatang. Kontrak ini dapat mencakup komoditas fisik (hasil pertanian, energi, logam) maupun instrumen keuangan seperti mata uang, saham, indeks, dan mata uang kripto.
Perdagangan berjangka telah dikenal sejak zaman kuno, ketika para pedagang melakukan kesepakatan forward demi menjamin pasokan dan harga yang stabil. Sistem kontrak berjangka modern berkembang secara bertahap dari praktik dagang awal ini.
Kontrak berjangka modern, sebagaimana dikenal saat ini, muncul di Eropa pada abad ke-17 ketika pedagang Belanda memanfaatkan perjanjian ini untuk memperdagangkan bunga tulip dan komoditas lain. Dengan begitu, mereka mampu mengurangi risiko fluktuasi harga dan ketidakpastian hasil panen di masa depan.
Salah satu tonggak penting dalam perdagangan futures adalah berdirinya Chicago Board of Trade pada tahun 1848, bursa berjangka resmi pertama di dunia. Menjelang akhir abad ke-19, bursa ini memperkenalkan kontrak berjangka standar dengan ketentuan seragam untuk volume, kualitas produk, serta periode pengiriman, yang meningkatkan efisiensi dan likuiditas pasar secara signifikan.
Kontrak berjangka memungkinkan trader mengunci harga aset untuk transaksi di masa depan, sehingga terlindung dari pergerakan harga yang merugikan. Aset dasarnya bisa berupa hampir semua instrumen yang dapat diperdagangkan: komoditas (gandum, minyak, logam), saham, pasangan mata uang, mata uang kripto, maupun obligasi pemerintah.
Kontrak berjangka standar memiliki tanggal kedaluwarsa dan harga penyelesaian yang tetap. Tanggal atau bulan kedaluwarsa berfungsi untuk mengidentifikasi kontrak tertentu di pasar, sehingga trader dapat menyusun strategi secara presisi.
Untuk memahami kontrak berjangka, mari simak contoh klasik dari dunia pertanian.
Misalkan Alice adalah petani jagung dan Candy adalah pengolah yang membutuhkan jagung untuk produksinya. Alice perlu memastikan harga jual tidak turun di bawah biaya produksi agar terhindar dari kerugian, sedangkan Candy harus mendapatkan bahan baku dalam jumlah cukup dengan harga yang terjangkau dan dapat diprediksi demi kelangsungan produksinya.
Jika biaya produksi Alice adalah $100 per ton dan target harga beli maksimum Candy $110 per ton, mereka bisa menandatangani kontrak berjangka dengan harga kesepakatan $105 per ton untuk pengiriman enam bulan mendatang.
Saat kontrak jatuh tempo, tiga skenario utama dapat terjadi:
| Skenario | Hasil Panen Akhir | Harga Pasar Akhir | Biaya Alice | Harga Beli Candy | Keuntungan Akhir Alice |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Di Atas Ekspektasi | Di Bawah $100/ton | $100/ton | $105/ton | Lebih dari $5/ton |
| 2 | Sesuai Ekspektasi | Sekitar $100/ton | $100/ton | $105/ton | $5/ton |
| 3 | Di Bawah Ekspektasi | Di Atas $100/ton | $100/ton | $105/ton | Kurang dari $5/ton |
Sebagai pembeli kontrak berjangka, Candy berhak membeli jagung pada harga yang telah disepakati, terlepas dari kondisi pasar yang berlaku. Selain itu, pembeli dapat mengalihkan kontrak kepada pihak lain di pasar sekunder, sehingga terbebas dari kewajiban pengiriman fisik.
Kripto futures dan kontrak berjangka tradisional memiliki struktur dasar yang sama, namun berbeda cukup signifikan pada sejumlah aspek utama yang wajib dipahami trader.
| Karakteristik | Futures Tradisional | Kripto Futures |
|---|---|---|
| Aset Dasar | Komoditas, logam mulia, indeks saham, pasangan mata uang | Mata uang kripto dan aset digital |
| Jam Perdagangan | Terbatas pada jam bursa (umumnya 8–12 jam/hari) | Perdagangan 24/7, tanpa jeda |
| Pengiriman Fisik | Wajib pada beberapa kasus (terutama komoditas) | Tidak wajib, hanya penyelesaian tunai |
| Pembatasan Perdagangan Lintas Negara | Hambatan regulasi yang signifikan | Hambatan masuk relatif rendah |
| Volatilitas | Lebih rendah dan dapat diprediksi | Lebih tinggi dengan fluktuasi tajam |
Kapitalisasi pasar mata uang kripto jauh lebih kecil dibandingkan pasar tradisional. Sebagai contoh, dalam beberapa tahun terakhir, kapitalisasi pasar kripto hanya berkisar $1–3 triliun—lebih kecil dari kapitalisasi pasar emas saja ($15–20 triliun). Akibatnya, harga mata uang kripto cenderung jauh lebih volatil, sehingga membuka peluang keuntungan besar sekaligus risiko tinggi.
Kripto futures menawarkan banyak keunggulan: perdagangan tanpa henti 24/7, pembatasan geografis minimal, tanpa kebutuhan pengiriman fisik, serta volatilitas harga tinggi yang bisa dimaksimalkan trader ahli.
Kripto futures sangat efektif untuk manajemen risiko dan lindung nilai bagi aktivitas mining maupun perdagangan aset digital secara aktif. Instrumen ini memberi sarana bagi investor institusi dan ritel untuk melindungi portofolio dari pergerakan harga yang merugikan.
Platform perdagangan kripto terkemuka menghadirkan beragam peluang:
Perdagangan futures menuntut keahlian tinggi, kemampuan analisis teknis dan fundamental yang mendalam, manajemen risiko yang disiplin, serta ketahanan mental dalam menghadapi tekanan pasar.
Platform kripto modern menyediakan akses perdagangan futures melalui antarmuka web intuitif maupun aplikasi mobile.
Kunjungi beranda platform trading di browser Anda. Arahkan kursor ke menu “Futures” atau “Derivatives” pada navigasi atas. Pilih jenis futures yang diinginkan dari dropdown—kontrak perpetual, futures kuartalan, atau opsi lainnya.
Buka aplikasi mobile platform. Di bagian bawah, ketuk “Futures” pada menu utama. Anda akan diarahkan ke antarmuka perdagangan futures yang lengkap dan ramah seluler.
Antarmuka platform futures umumnya terdiri atas komponen berikut:
Bilah menu atas – Pilih pasangan perdagangan, ganti kontrak, atur tampilan dengan cepat
Bagian bawah layar – Pantau posisi terbuka, riwayat order, transaksi aktif, dan saldo tersedia
Buku pesanan (kiri) – Menampilkan order beli/jual saat ini, kedalaman pasar, serta transaksi terbaru
Panel penempatan order (kanan) – Masukkan parameter transaksi, pilih jenis order, dan konfirmasi eksekusi
Grafik harga (tengah) – Visualisasi pergerakan harga berikut indikator teknikal
Untuk mulai trading futures, transfer dana Anda dari akun spot ke akun futures khusus. Ini memisahkan risiko antara jenis transaksi.
Saat menempatkan order futures, tentukan harga masuk dan volume kontrak (atau jumlah mata uang dasar), lalu pilih arah transaksi: “Open Long” (ekspektasi harga naik) atau “Open Short” (ekspektasi harga turun).
Platform kripto utama mendukung leverage hingga 500x, sehingga Anda bisa mengendalikan posisi jauh di atas modal awal. Leverage maksimum bergantung pada margin awal (deposit minimum untuk membuka posisi) dan margin pemeliharaan (saldo minimum agar posisi tetap terbuka).
Ada dua mode margin utama dalam futures trading:
Pada mode ini, margin dibagi untuk beberapa posisi pada satu atau lebih aset kripto. Keuntungan atau kerugian dari satu posisi otomatis menyesuaikan margin posisi lain, sehingga mengurangi risiko likuidasi posisi yang menguntungkan. Cocok untuk trader berpengalaman dengan portofolio terdiversifikasi.
Pada mode isolated margin, hanya margin yang dialokasikan pada satu posisi yang berisiko. Jika terjadi kerugian, hanya porsi margin tersebut yang terdampak, sehingga saldo akun lain tetap aman dari likuidasi. Mode ini paling aman untuk pemula karena membatasi kerugian hanya pada margin yang diatur.
Secara default, kebanyakan platform mengaktifkan mode isolated margin untuk trader baru agar risiko tetap minim di tahap awal.
Sukses trading futures dimulai dari rencana perdagangan yang terdokumentasi—sebagai panduan Anda di tengah volatilitas pasar kripto.
Tetapkan tujuan spesifik:
Tentukan target keuangan Anda: hasil yang diharapkan selama periode tertentu dan batas kerugian maksimum yang bisa diterima. Bersikap realistis—trader profesional menilai return tahunan 10–20% sebagai pencapaian luar biasa.
Gunakan TP/SL (Take-Profit / Stop-Loss):
Selalu pasang order take-profit dan stop-loss sebelum membuka posisi. Jangan pernah trading tanpa perlindungan order. Contoh: target profit 10% dengan batas rugi maksimum 5% agar rasio risiko:imbalan tetap ideal 1:2.
Manajemen ukuran posisi dan risiko:
Jangan pertaruhkan seluruh dana Anda pada satu posisi meski yakin prediksi benar. Profesional menyarankan risiko hanya 1–2% dari total saldo per transaksi. Dengan demikian, Anda mampu bertahan meski mengalami kekalahan beruntun.
Contoh perhitungan:
Jika saldo akun Anda $10.000, risiko per transaksi adalah $200 (2%). Jika stop-loss 5% dari harga masuk, maka ukuran posisi adalah $4.000 ($200 ÷ 0,05 = $4.000). Dengan demikian, jika stop-loss kena, kerugian hanya 2% modal.
Analisis teknikal sangat penting untuk trader futures karena memungkinkan Anda memproyeksikan arah harga berdasarkan data dan pola historis.
Support dan resistance:
Ini adalah konsep dasar yang wajib dipahami setiap trader.
Level support – rentang harga di mana permintaan cenderung meningkat dan harga memantul. Trader masuk posisi beli pada level ini.
Level resistance – rentang harga di mana pasokan meningkat dan harga berbalik arah. Trader keluar posisi jual di level ini.
Tips praktis: Pertimbangkan entry long di support kuat dan short di resistance. Selalu konfirmasi dengan indikator teknikal dan analisis volume lain.
Indikator teknikal utama:
Moving Average (MA): Menentukan arah tren dengan merata-rata pergerakan harga jangka pendek. Jika MA jangka pendek (misal 50 hari) melampaui MA jangka panjang (misal 200 hari), itu sinyal bullish.
Relative Strength Index (RSI): Menunjukkan aset overbought (di atas 70) atau oversold (di bawah 30). Skor di atas 70 mengindikasikan potensi koreksi, di bawah 30 potensi rebound.
Bollinger Bands: Menandai kisaran volatilitas harga dan peluang pembalikan. Sentuh upper band = overbought; sentuh lower band = oversold.
Kedisiplinan mental sering diremehkan, padahal sangat krusial untuk sukses di futures trading.
Kendalikan keserakahan dan ketakutan:
Dua emosi yang paling berbahaya adalah keserakahan di pasar bullish dan panik saat pasar turun. Jangan menambah posisi tanpa analisis saat harga naik, dan jangan buru-buru keluar saat koreksi jika tidak sesuai rencana trading Anda.
Jangan mengejar harga puncak atau dasar:
Kesalahan umum pemula adalah mencoba membeli di dasar atau menjual di puncak. Sebaiknya tunggu sinyal entry yang benar-benar valid, meski Anda kehilangan sebagian pergerakan harga.
Ambil waktu istirahat rutin:
Trading futures adalah maraton. Jaga kesehatan mental dan fisik dengan beristirahat dari pasar. Hindari trading saat lelah, stres, atau emosi tidak stabil.
7.4.1 Leverage: Gunakan dengan Bijak
Leverage tinggi bisa memperbesar profit, tetapi juga meningkatkan risiko likuidasi jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda.
Pemula sebaiknya memakai leverage kecil (3x atau 5x), lalu naikkan secara bertahap setelah konsisten profit dan berpengalaman.
7.4.2 Diversifikasi Risiko
Jangan pernah menempatkan semua modal pada satu aset atau pasangan. Diversifikasi ke beberapa aset yang tidak saling berkorelasi dapat mengurangi dampak volatilitas ekstrem di satu pasar dan menjaga modal tetap stabil.
Pertimbangkan distribusi modal ke koin kapitalisasi besar (Bitcoin, Ethereum), altcoin kapitalisasi menengah, serta token kapitalisasi kecil dengan risiko tinggi secara proporsional.
7.4.3 Penyesuaian Posisi Secara Berkala
Kondisi pasar selalu berubah—strategi Anda juga harus adaptif. Evaluasi ukuran posisi berdasarkan volatilitas, tingkat keyakinan, dan kondisi pasar saat ini.
Ketika ketidakpastian tinggi (misal menjelang rilis data makroekonomi atau regulasi penting), sebaiknya kurangi posisi atau alokasikan dana ke cash hingga volatilitas mereda.
Futures adalah kontrak untuk pengiriman aset di masa mendatang pada harga tetap. Perdagangan spot berarti membeli aset dan langsung diselesaikan. Futures memungkinkan leverage dan short selling; spot mensyaratkan kepemilikan aset secara langsung.
Futures adalah kontrak beli/jual pada harga tetap di tanggal tertentu. Trading artinya membuka posisi (long/short), mengelola saat harga berubah, dan menutup sebelum jatuh tempo. Profit dihasilkan dari selisih harga masuk dan keluar.
Risiko utama: leverage memperbesar kerugian, volatilitas harga, dan likuidasi. Pemula sebaiknya mulai kecil, gunakan stop-loss, pahami pasar sebelum trading, dan kelola risiko posisi.
Leverage memungkinkan Anda mengontrol posisi lebih besar dengan modal lebih kecil. Leverage 10x berarti Anda mengendalikan 10 kali deposit Anda. Pilih leverage mengikuti pengalaman: pemula 2–5x, berpengalaman 5–10x. Makin tinggi leverage, makin besar potensi untung dan risiko.
Futures komoditas meliputi energi, logam, dan hasil pertanian. Futures finansial meliputi mata uang, indeks, dan mata uang kripto. Bedanya: futures komoditas berbasis aset fisik, futures finansial berbasis instrumen atau kuotasi keuangan.
Mulai dengan deposit minimum (biasanya $10–50). Buka akun, selesaikan verifikasi, dan setor dana. Pilih pasangan trading, tentukan ukuran posisi, serta atur titik masuk dan keluar. Mulai dengan jumlah kecil untuk memahami mekanisme pasar.











