

Fear & Greed Index adalah indikator angka yang menunjukkan emosi utama pelaku pasar kripto. Berawal dari dunia keuangan tradisional di mana indikator serupa menganalisis pasar saham, alat ini kini diadaptasi untuk kripto—terutama Bitcoin (BTC), yang pergerakan harganya sering menjadi penentu ekosistem aset digital.
Indeks ini menggunakan skala 0–100, dengan rentang tertentu merepresentasikan sentimen pasar:
Fear muncul saat harga kripto anjlok atau ada berita negatif. Jika fear mendominasi, investor khawatir rugi lebih besar dan melakukan penjualan massal, sehingga permintaan serta harga turun—sering membuat aset menjadi undervalued. Kondisi oversold ini biasanya jadi peluang beli bagi trader berpengalaman. Secara historis, pembalikan besar pasar sering dimulai dari momen fear ekstrem.
Greed terjadi saat bull run, harga melonjak, dan trader—terpicu euforia dan FOMO—berlomba membeli dengan harga berapa pun. Analisis rasional diabaikan, aksi spekulatif mendorong aset menjadi overvalued. Greed biasanya mendahului koreksi pasar, ketika investor lebih berpengalaman mengambil profit dan yang terlambat masuk rentan rugi.
Fear and Greed Index menawarkan manfaat utama bagi pelaku pasar:
Identifikasi Tren Pasar: Nilai rendah (fear) dapat menjadi sinyal masuk investasi jangka panjang atau trading spekulatif. Nilai tinggi (greed) bisa jadi waktu yang tepat untuk ambil profit atau keluar posisi.
Manajemen Emosi: Indeks membantu trader menghindari keputusan impulsif akibat FOMO atau FUD, sehingga tindakan lebih rasional lewat analisis sentimen objektif.
Strategi Kontrarian: Trader profesional memanfaatkan indeks untuk melawan arus—membeli saat fear dominan, menjual saat greed. Prinsipnya, “Berani greedy saat yang lain takut, dan takut saat yang lain greedy.”
Manajemen Risiko: Indeks memberi sinyal kondisi overbought atau oversold, penting untuk pasang stop-loss dan mengatur ukuran posisi secara bijak.
Fear and Greed Index dihitung dari analisis multifaktor, setiap metrik memiliki bobot terhadap skor akhir:
Volatilitas (25%): Mengukur volatilitas Bitcoin dan penurunan maksimum dibanding rata-rata 30 dan 90 hari. Volatilitas tinggi dan penurunan tajam menandakan fear; pertumbuhan stabil menunjukkan greed dan kepercayaan pasar.
Volume Perdagangan (25%): Membandingkan volume saat ini dengan rata-rata 30 dan 90 hari. Volume melonjak di pasar naik mengindikasikan greed; volume turun saat harga turun menandakan fear dan sikap wait-and-see.
Media Sosial (15%): Menganalisis jumlah dan sentimen mention Bitcoin/kripto online. Aktivitas positif, volume tinggi mencerminkan greed dan euforia, posting negatif, kepanikan dan ajakan jual menandakan fear.
Survei Pasar (15%): Beberapa platform melakukan survei langsung ke trader dan investor untuk mengukur ekspektasi serta pandangan pasar.
Bitcoin Dominance (10%): Proporsi Bitcoin dalam total kapitalisasi pasar kripto. Kenaikan dominasi BTC merupakan tanda fear—investor mencari perlindungan di Bitcoin. Penurunan dominasi menunjukkan greed, modal mengalir ke altcoin demi risiko dan return lebih tinggi.
Google Trends (10%): Menilai pencarian Bitcoin dan kripto. Lonjakan pencarian “beli bitcoin” atau “cara investasi kripto” menandakan greed dan FOMO; “bitcoin crash” atau “jual kripto” mengindikasikan fear.
Indeks mengambil data dari banyak sumber terpercaya:
Data Pasar: Harga, volume, dan volatilitas dari bursa serta agregator kripto terkemuka, baik spot maupun derivatif.
Media Sosial: Analisis posting dan diskusi di X, Reddit, Telegram, dan forum kripto dengan algoritma NLP untuk mengukur sentimen.
Mesin Pencari: Google Trends memantau popularitas dan perubahan pencarian terkait kripto global.
Survei dan Riset: Platform dan firma analitik rutin polling pelaku pasar untuk data sentimen kualitatif.
Mayoritas platform memperbarui indeks setiap hari pada waktu tetap. Beberapa, seperti CoinStats, update setiap 12 jam, sehingga sentimen pasar bisa dipantau hampir real-time. Frekuensi update bergantung pada kecepatan agregasi dan pemrosesan data dari berbagai sumber. Update harian menjaga keseimbangan antara data terkini dan penyaringan fluktuasi jangka pendek.
Alternative.me: Sumber utama Fear and Greed Index kripto. Menyediakan update indeks BTC harian, nilai terkini dengan penjelasan mendalam, serta data historis (7, 30, 90 hari dan tahunan). Chart interaktif memudahkan visualisasi tren sentimen dan harga BTC. Situs ini juga transparan soal metodologi dan bobot metrik.
CoinMarketCap: Platform pelacak kripto terpopuler yang memiliki Fear and Greed Index sendiri. Menyediakan chart indeks, API untuk integrasi ke aplikasi atau trading bot, serta analitik dan berita tambahan untuk analisis pasar menyeluruh.
CoinStats: Unggul karena update indeks tiap 12 jam—dua kali lipat dari standar. CoinStats juga menyediakan chart indeks untuk Bitcoin dan kripto besar lain seperti Ethereum, serta integrasi mulus dengan aplikasi mobile dan widget untuk monitoring berkelanjutan.
TradingView, platform analisis teknikal populer, tidak menyertakan Fear and Greed Index secara default—namun trader bisa mengintegrasikannya:
Custom Pine Scripts: Pengguna advanced dapat membuat indikator Pine Script untuk mengambil data indeks dari API Alternative.me atau CoinMarketCap dan overlay di chart TradingView.
Indikator Korelatif: TradingView menyediakan tools untuk melacak sentimen pasar tak langsung—misal ATR, Bollinger Bands, volume, RSI, dan indikator distribusi/akumulasi.
Feed Berita & Sentimen Sosial: TradingView mengintegrasikan berita serta ide komunitas yang bisa digunakan untuk membaca sentimen dan membandingkan dengan Fear and Greed Index.
Bagi trader yang mengutamakan mobile atau ingin memantau sentimen di mana saja, tersedia beberapa opsi praktis:
CoinStats (iOS & Android): Aplikasi CoinStats menawarkan tracking portofolio dan harga kripto serta widget Fear and Greed Index bawaan, yang bisa dipasang di layar utama ponsel untuk akses sentimen instan.
Blockfolio (FTX): Aplikasi portofolio kripto ini menampilkan sentimen pasar dan mendukung integrasi Fear and Greed Index, dengan alert kustom untuk level indeks tertentu.
HTML Widget: Situs seperti Alternative.me menawarkan widget HTML yang dapat di-embed ke website, blog, atau dashboard trading Anda—menciptakan pusat informasi real-time sesuai kebutuhan.
Bitcoin Fear and Greed Index berubah zona tergantung kondisi pasar, faktor makro, dan berita. Analisa historis menunjukkan indeks sering mencapai ekstrem di titik balik utama:
Ekstrem Fear (0-24): Umum terjadi setelah crash tajam, berita negatif (misal larangan regulasi, peretasan exchange, kebangkrutan besar), atau di akhir bear market panjang. Periode ini sering mendahului reversal besar dan awal bull cycle baru.
Ekstrem Greed (75-100): Khas di puncak bull market—saat hype media tinggi, investor baru masuk, dan kanal sosial dipenuhi sentimen bullish. Fase ini biasanya diakhiri koreksi tajam.
Indeks altcoin kurang standar, karena mayoritas perhitungan berfokus pada Bitcoin sebagai pemimpin pasar. Namun, sentimen altcoin umumnya mengikuti BTC karena korelasi kuat:
Kenaikan Dominasi BTC: Ketika porsi Bitcoin naik, altcoin biasanya mengalami fear karena modal keluar. Investor mencari keamanan Bitcoin di masa tidak pasti.
Penurunan Dominasi BTC: Ketika dominasi Bitcoin turun, altcoin mencerminkan greed karena investor mengejar aset berisiko dan return tinggi—umum saat “altseason.”
Crypto Fear and Greed Index memiliki konsep serupa CNN Fear & Greed Index di bursa saham, namun ada perbedaan mendasar:
Volatilitas: Pasar kripto jauh lebih volatil dibanding saham, membuat indeks kripto lebih dinamis dan cepat bergerak ke ekstrem.
Sumber Data: Indeks saham mengandalkan volatilitas, opsi, yield obligasi, dan data tradisional lain. Indeks kripto menggabungkan input modern seperti media sosial dan Google Trends, sesuai investor yang lebih muda dan digital native.
Kecepatan Reaksi: Pasar kripto buka 24/7, sehingga pergeseran sentimen lebih cepat dibanding pasar saham dengan jam terbatas dan akhir pekan.
Pengaruh Retail: Proporsi investor retail di kripto lebih besar, sehingga indeks sentimen lebih sensitif pada tren sosial dan psikologi massa.
Fear and Greed Index dapat menjadi landasan strategi trading yang praktis. Berikut pendekatannya dengan contoh spesifik:
Kapan Dipakai: Indeks di ekstrem fear (0–24) atau fear (25–49), menandakan pasar oversold dan aset kemungkinan undervalued.
Strategi Contoh:
Tips Tambahan: Di masa fear ekstrem, pertimbangkan dollar-cost averaging (DCA) dengan membeli bertahap saat harga turun untuk menurunkan rata-rata entry Anda.
Kapan Dipakai: Indeks menunjukkan greed (51–74) atau ekstrem greed (75–100), sinyal pasar overbought dan risiko koreksi tinggi.
Strategi Contoh:
Pendekatan Alternatif: Untuk holding spot jangka panjang, ekstrem greed adalah saat tepat ambil sebagian profit—jual 20–30% untuk amankan hasil, tetap sisakan sebagian untuk kemungkinan naik lebih lanjut.
Strategi kontrarian berarti melawan arus: beli saat fear dominan, jual saat greed memuncak:
Indeks lebih efektif jika digabungkan dengan alat teknikal dan fundamental lain:
Jangan Hanya Andalkan Indeks: Indeks penting, tapi selalu kombinasikan dengan analisis teknikal dan fundamental.
Gunakan Akun Demo: Uji strategi di akun demo sebelum trading live untuk mengetahui kecocokan indeks dan indikator lain dengan gaya Anda.
Review Data Historis: Pelajari perilaku indeks di berbagai kondisi pasar dan korelasinya dengan pergerakan harga BTC.
Kelola Risiko: Selalu pasang stop-loss. Hindari leverage tinggi (di atas 10x) di pasar volatil untuk mencegah risiko likuidasi.
Diversifikasi: Jangan taruh semua modal di satu aset. Sebar risiko pada BTC, altcoin utama, dan stablecoin.
Pantau Media Sosial: Rutin cek sentimen di X, Reddit, Telegram, dan forum kripto untuk validasi sinyal indeks dan deteksi pergeseran awal.
Bersabar: Jangan buru-buru masuk saat ada sinyal fear atau greed. Tunggu konfirmasi indikator dan pastikan strategi sesuai kondisi pasar.
Catat Trading Journal: Dokumentasikan setiap trade, termasuk nilai indeks di entry dan exit, untuk mengenali pola dan memperbaiki strategi.
Crypto Fear and Greed Index adalah alat penting untuk membaca sentimen pasar dan mendukung keputusan trading yang optimal. Indeks ini membantu trader dan investor mengenali momen fear atau greed ekstrem—dan memanfaatkan sinyal tersebut untuk peluang beli atau jual yang lebih baik.
Agar efektif, gunakan pendekatan holistik: pantau indeks secara rutin, kombinasikan dengan analisis teknikal dan fundamental, kelola risiko secara ketat, dan terus belajar. Ingat, indeks hanyalah salah satu alat—paling optimal jika dipakai bersama indikator lain.
Lacak indeks di platform kredibel seperti Alternative.me, CoinMarketCap, atau CoinStats, uji strategi di akun demo, dan praktikkan manajemen modal disiplin. Dengan begitu, Anda bisa mengubah emosi pasar jadi keunggulan dan membangun kesuksesan trading kripto jangka panjang.
Fear and Greed Index mengukur emosi investor di pasar kripto—terutama fear dan greed. Dengan memberikan nilai angka pada sentimen pasar, indeks ini membantu trader mengenali tren dan pergerakan harga. Indeks berkisar dari 0 (ekstrem fear) hingga 100 (ekstrem greed), merefleksikan mood psikologis pasar.
Indeks menggabungkan beberapa faktor berbobot: volatilitas (25%), volume perdagangan dan dinamika pasar (25%), sentimen media sosial (15%), Bitcoin dominance (10%), dan Google Trends (10%). Semua berkontribusi pada skor akhir dari 0 (ekstrem fear) hingga 100 (ekstrem greed).
Anda bisa memantau Crypto Fear and Greed Index di CoinMarketCap. Kunjungi https://coinmarketcap.com/charts/fear-and-greed-index/ untuk data sentimen real-time.
Indeks menunjukkan sentimen pasar. Nilai rendah (0-20) menandakan fear dan peluang beli, skor tinggi (80-100) mengingatkan risiko pasar overheating. Gabungkan indeks dengan analisis teknikal dan fundamental untuk keputusan optimal.
Indeks merefleksikan mood pasar, bukan proyeksi harga di masa depan. Paling efektif jika dipakai bersama analisis teknikal dan indikator lain. Di pasar kripto yang volatil, gunakan sebagai alat pendukung—bukan satu-satunya acuan.
Fear index rendah menunjukkan pasar mendekati titik terendah, peluang beli muncul. Greed index tinggi mengindikasikan pasar di puncak lokal dan rawan koreksi.
Indeks umumnya bergerak berlawanan arah dengan harga Bitcoin. Saat indeks tinggi (ekstrem greed), harga cenderung naik; saat rendah (ekstrem fear), harga biasanya turun. Indeks merefleksikan emosi investor dan sering mendahului pergerakan harga.










